Kena tipu, motor mahasiswi UIN dibawa dua lelaki asing di Jalan RA Kartini Kota Depok
Elshinta
Rabu, 18 Agustus 2021 - 18:05 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Kena tipu, motor mahasiswi UIN dibawa dua lelaki asing di Jalan RA Kartini Kota Depok
Sumber foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Natasha, mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan menjadi korban penipuan. Sepeda motor miliknya dirampas oleh dua orang asing lelaki di Halte Jalan RA Kartini dekat Kantor Kelurahan Depok, Pancoran Mas, Kota Depok. 

Dilaporkan Kontributor Elshinta Hendrik Raseukiy, kejadian terjadi sekitar pukul 19:00 WIB, Senin (16/8). Elshinta yang sedang melintas, menemukan Natasha sedang histeris, menangis meratapi sepeda motor Scoopynya, beserta STNK-nya, telepon selular, dan dompetnya diambil terduga pelaku tersebut dengan cara menipu memakai kata-kata manis.

Natasha yang sedang histeris juga jadi perhatian dari sejumlah warga dan pengojek online yang berada di lokasi. Tempat kejadian perkara, (TKP) tak jauh dari pangkalan ojek di sekitar Stasiun Depok, Kota Depok. 

Natasha, mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah ini juga bekerja di Pasar Tip Top ini mengatakan, "Kedua orang itu berboncengan dengan sebuah sepeda motor. Yang berusia lebih tua mengaku bernama Ustad Udin dari Cirebon. Sedangkan pengendara motor mengaku bernama Riski. Orang yang mengaku Ustad Udin Natasha, sempat memperlihat kemampuan mengeluarkan jari mulutnya. Dan kemudian mengeluarkan batu yang dapat digenggam dari sakunya. Dikasihkan ke saya. Katanya batu itu dapat bergetar," kisah Natasha. 

Ceritanya, Sekira pukul 19.00 WIB Natasha, usai bertugas di tempat kerjanya di Pasar Tip Top, di Jalan Siliwangi Kota Depok. Hendak menuju pulang ke rumahnya di Sawangan Kota Depok. 

Ketika, setelah berbalik arah di putaran di depan Tip Tip. sebut Natasha, masih di seberang Tip Top, dia diberhentikan oleh dua lelaki pengendara motor. 

Lelaki paruh baya yang mengaku bernama Udin, bertanya jalan pulang ke Cirebon kepada Natasha karena dia tersesat jalan pulang. Natasha dengan maksud menolong menjelaskan semampunya. Kemudian Natasha beranjak pergi. Namun, Udin dan Riski dengan sepeda motornya terus masih mengikuti Natasha.

Sebut Natasha, di sepanjang Jalan Siliwangi hingga Jalan RA Kartini, mareka sempat berhenti beberapa kali, karena lelaki mengaku bernama Udin ini terus mengikuti dan mengajak berbincang Natasha. Terpaksa Natasha berhenti.

Mulailah Udin berbicara pandai agama dengan mendoakan yang baik-baik pada Natasha, seperti didoakan dapat segera berangkat Umrah, Cepat lulus kuliah, dapat jodoh yang baik. 

Akhirnya, sesampai di sebuah Halte Di Jalan Kartini mereka berhenti. Natasha makin terpengaruh dan bingung. Disini, Udin sempat lakukan aksi menepuk bahu Natasha sembari mengeluarkan jarum dari mulutnya. 

Udin dan Riski mengaku baru saling kenal, yang mana udin mengaku baru saja menolong Riski dari masalah. 

Kepada Rizki Dan Natasha, Udin memberikan masing-masing sebuah batu putih yang dapat digenggam dan bergetar. 

Disaat inilah, Udin meminta kunci sepeda motor Nattasha, STNK telepon selular dan dompet untuk dipercayakan kepadanya. 

Udin mengatakan, bahwa dia memerlukan motor untuk membeli sesuatu. Tinggallah Natasha dan Riski di Halte. 

Kemudian, setalah, sekian lama, Riski pun pamit kepada Natasaha untuk mencari Udin yang lama tak kembali. Demikian pula, sekian lama menghilang kepergian, Riski pun tidak kembali. Barulah Natasha tersadar, dan kebingungan. 

Baru sadar bahwa motor dan barangnya sudah hilang. Lalu kemudian, Natasha histeris menangis. Ketika sadar barangnya telah hilang.

Kejadian ini mengundang perhatian warga dan pengojek. Oleh dua warga sekitar, Bagas dan Iwan, ditemani Elshinta mengajak dan membaa Natasha dengan sepeda motornya Bagas untuk melaporkan peristiwa ini ke Polres Metro Depok. Setelah menerima mendengar cerita Natasha, dua petugas Inafis Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint System) membawa Natasha untuk mengecek lokasi kejadian.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi tangkap tukang ojek pelaku pemerkosa relawan PON XX 
Selasa, 26 Oktober 2021 - 15:05 WIB
Polsek Sentani Timur berhasil menangkap seorang pelaku tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang wa...
Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polresta Cirebon ringkus delapan pelaku penganiayaan
Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:25 WIB
Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut meng...
Pengembangan kasus tambang ilegal, polisi tetapkan 2 tersangka pemilik senpi ilegal
Senin, 25 Oktober 2021 - 17:46 WIB
Hasil pengembangan kasus pemblokiran jalan di Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang awal Okt...
 Angkut BBM bersubsidi tanpa izin, 2 warga Kota Banda Aceh diamankan
Senin, 25 Oktober 2021 - 10:44 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus berhasil mengamankan dua orang yang diduga mela...
Perampokan terjadi di Padang satu korban meninggal
Minggu, 24 Oktober 2021 - 14:59 WIB
Kasus dugaan perampokan dilaporkan terjadi di sebuah rumah Jalan Kelok, Belimbing, Kecamatan Kuranji...
 Polda Aceh bongkar praktik tambang ilegal galian C, 2 unit alat berat diamankan
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:24 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus kembali mengungkap dan membongkar praktik tamba...
 Kasus begal libatkan anak di Denpasar, orang tua minta maaf kepada korban
Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:24 WIB
Orang tua anak yang berkonflik dengan hukum telah melakukan musyawarah/perdamaian dengan korban di M...
 Polda Jateng bongkar sindikat pinjaman online yang berpusat di Yogya
Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:58 WIB
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah membongkat sindikat pen...
Polres bekuk pelaku investasi bodong buron 3 bulan
Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:34 WIB
Ayu Sekar Rini, 25 tahun, seorang ibu rumah tangga warga Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupate...
 Aset tersangka kasus arisan fiktif miliaran rupiah di Salatiga dilacak petugas
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:47 WIB
Jajaran Reskrim Polres Salatiga, Jawa Tengah melacak aset dari kedua tersangka kasus arisan fiktif, ...