Tanpa penonton, Paralimpiade Tokyo diyakini gaet miliaran pemirsa
Elshinta
Rabu, 18 Agustus 2021 - 23:23 WIB |
Tanpa penonton, Paralimpiade Tokyo diyakini gaet miliaran pemirsa
Seorang petugas keamanan berjalan melewati logo Paralimpiade Tokyo 2020, di tengah pandemi COVID-19 di Tokyo, Jepang (16/8/2021). ANTARA/REUTERS/Issei Kato/aa. (REUTERS/ISSEI KATO)

Elshinta.com - Presiden Komite Paralimpiade Internasional (IPC) Andrew Parsons pada Rabu cukup percaya diri untuk mengatakan Paralimpiade Tokyo 2020 akan menjangkau miliaran pemirsa dari berbagai belahan dunia setelah penyelenggara mengambil keputusan ajang tersebut digelar tanpa penonton di stadion.

Parsons mengakui keputusan tersebut jelas berdampak kepada banyak hal, tetapi dia yakin Paralimpiade tetap akan menjadi pusat perhatian dunia, meski hanya bisa disaksikan lewat layar kaca.

"Tentu saja, fakta bahwa kami tidak akan memiliki penonton di arena merupakan tantangan, tetapi kami yakin kami bisa menjangkau lebih dari empat miliar penonton melalui penyiaran," kata dia seperti dikutip AFP.

"Kami akan menjangkau lebih banyak negara dan lebih banyak pemirsa daripada sebelumnya."

Sekitar 4.400 atlet diperkirakan berpartisipasi dalam Paralimpiade Tokyo. Mereka akan diwajibkan  melakukan tes COVID-19 setiap hari serta pembatasan akses, sama seperti yang telah diterapkan selama Olimpiade.

​​​​​​​Parsons mengatakan penerapan sistem gelembung selama Olimpiade kemarin makin meyakinkannya bahwa Paralimpiade juga bisa berlangsung aman.

"Pembelajaran utama adalah kami dapat menggelar pertandingan dengan aman," kata dia.

"Kami tahu jumlah kasus infeksi makin tinggi di Tokyo dan Jepang. Jadi kami ingin melindungi masyarakat Jepang dan para atlet. Itulah kenapa kami tidak akan merasa puas."

Penyelenggara Paralimpiade melaporkan 58 kasus positif COVID-19. Namun Parsons menegaskan Paralimpiade tidak akan menjadi klaster penyebaran virus, melainkan ajang menyebarkan gelombang positif seperti yang terlihat dalam pembukaan Olimpiade

Sementara itu, jajak pendapat konsisten menunjukkan penolakan publik Jepang terhadap Olimpiade sebelum dibuka, meski pada akhirnya ribuan orang rela berdiri di luar stadion atau di sepanjang jalan umum untuk ikut memeriahkan multievent empat tahunan terbesar di dunia itu.

Namun jajak pendapat yang diambil setelah Olimpiade berakhir menunjukkan mayoritas publik Jepang merasa keputusan tetap menggelar Olimpiade sudah tepat.

"Saya pikir penduduk Jepang akan bangga, tidak hanya para atlet Paralimpiade Jepang," kata Parsons.

"Karena mereka mengadakan acara yang akan mengubah dunia. Saya pikir kita akan melihat gelombang positif yang sama."

Ketua IPC juga percaya warisan Paralimpiade akan membuat event ini bermanfaat.

“Pandemi telah memperlihatkan beberapa ketidaksetaraan dalam masyarakat terhadap penyandang disabilitas,” kata dia.

"Ini adalah momen di mana mereka paling membutuhkan suara mereka untuk didengar. Paralimpiade adalah satu-satunya acara global yang menempatkan penyandang disabilitas sebagai pusat perhatian," tutup dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PM bolehkan petenis tak bervaksin ikuti Australian Open
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:28 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison hari ini mengatakan petenis yang belum divaksinasi dibolehk...
FIFA dorong dunia internasional jadi rumah baru bagi atlet Afghanistan
Rabu, 27 Oktober 2021 - 07:15 WIB
FIFA mendorong dunia internasional untuk menggalakkan upaya membantu para atlet asal Afghanistan men...
Federer turun peringkat lebih jauh karena cedera tak kunjung sembuh
Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:35 WIB
Mantan petenis nomor satu dunia Roger Federer turun empat tempat lagi dalam peringkat ATP terbaru, S...
Sepatu Michael Jordan laku terjual Rp20,8 miliar
Selasa, 26 Oktober 2021 - 06:15 WIB
Sepasang sepati Nike Air Ships yang dikenakan legenda NBA Michael Jordan selama musim pertamanya ber...
Peringati HUT ke-9 Kaltara, Ibrahim Rusli siap renang bebas susuri Sungai Kayan
Senin, 25 Oktober 2021 - 12:23 WIB
Perenang antar pulau kembali akan membuat gebrakan. Kali ini dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Pro...
Sepatu kets Michael Jordan terjual Rp21 miliar, tembus rekor lelang
Senin, 25 Oktober 2021 - 12:12 WIB
Sepasang sepatu kets yang dikenakan oleh superstar NBA Michael Jordan pada awal kariernya terjual ha...
Banten juara umum Pekan Olahraga Tradisional Nasional 2021
Senin, 25 Oktober 2021 - 08:30 WIB
Kontingen Provinsi Banten berhasil meraih juara umum pada Pekan Olah Raga Tradisional Nasional (Potr...
14 atlet kempo Indonesia turun pada Kejuaraan Dunia 2021 di Turki
Minggu, 24 Oktober 2021 - 22:21 WIB
Pengurus Pusat Federasi Kempo Indonesia (FKI) menurunkan 14 atletnya pada Kejuaraan Dunia Kempo 2021...
Ini hasil pertandingan NBA
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:46 WIB
Sebanyak 16 tim bersaing dalam lanjutan pertandingan Liga Bola Basket Amerika Serikat (NBA) musim 20...
Federal Oil Indonesia ingin FOGM2 raih poin maksimal di Italia
Minggu, 24 Oktober 2021 - 15:25 WIB
ExxonMobil Lubricants melalui merek pelumas Federal Oil Indonesia berharap dua pebalap Federal Oil G...