Tim Gabungan BKSDA Sumbar tangkap dua pelaku penjual tulang harimau
Elshinta
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 16:38 WIB |
Tim Gabungan BKSDA Sumbar tangkap dua pelaku penjual tulang harimau
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Tim Gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Satuan Reskrim Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat, menangkap dua pelaku yang diduga memperdagangkan bagian tubuh satwa dilindungi berupa tulang harimau.

"Kedua pelaku, yakni Darmenra (46) warga Aek Manis, Sibolga, Sumatera Utara, dan Fahman Nasution (54) warga Jorong Kuamang, Kampung Bolu Laga Ujung Gading, Pasaman Barat, keduanya diamankan di di sebuah kafe di Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (20/8)," kata Kepala Resor BKSDA  Agam  Ade Putra, di Simpang Empat, Sabtu (21/8).

Ia mengatakan dari tangan kedua pelaku petugas diamankan satu set tulang belulang harimau yang disimpan dalam sebuah tas dan satu unit kendaraan sepeda motor yang digunakan para pelaku.

Penangkapan terhadap pelaku berawal ketika tim gabungan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi jual beli bagian tubuh satwa dilindungi di sebuah kafe.

Setelah mendapatkan informasi itu, tim bergerak mendalami informasi dan ternyata benar ada kedua pelaku bersama barang bukti dan petugas langsung mengamankan keduanya.

"Pembelinya berasal dari Sumatera Utara dan menurut keterangan, pelaku sedang ke ATM sebuah bank di ujung gading, namun setelah ditelusuri tidak berhasil ditemukan," sebutnya.

Dari hasil intrograsi petugas, pelaku mengakui akan menjual satu set tulang itu seharga Rp12 juta dan apabila berhasil akan dilanjutkan dengan jual beli bagian tubuh satwa berupa dua lembar kulit harimau dengan harga yang disepakati sebesar Rp150 juta.

"Pengakuan pelaku, barang tersebut dikuasai para pelaku sudah selama hampir empat bulan dan akan dijual dengan harga yang disepakati," ujarnya.

Setelah itu, tim melakukan pengembangan dengan membawa pelaku ke tempat penyimpanan dua lembar kulit harimau di rumah di daerah Situak Barat, Pasaman Barat.

Namun ternyata teman pelaku yang menyimpan kulit harimau tersebut melarikan diri.

"Kedua pelaku telah ditetapkan tersangka dan saat ini sudah ditahan di Polres Pasaman Barat," katanya.

Pelaku melanggar Pasal 21 ayat 2 huruf d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan sanksi ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi tangkap tukang ojek pelaku pemerkosa relawan PON XX 
Selasa, 26 Oktober 2021 - 15:05 WIB
Polsek Sentani Timur berhasil menangkap seorang pelaku tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang wa...
Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polresta Cirebon ringkus delapan pelaku penganiayaan
Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:25 WIB
Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut meng...
Pengembangan kasus tambang ilegal, polisi tetapkan 2 tersangka pemilik senpi ilegal
Senin, 25 Oktober 2021 - 17:46 WIB
Hasil pengembangan kasus pemblokiran jalan di Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang awal Okt...
 Angkut BBM bersubsidi tanpa izin, 2 warga Kota Banda Aceh diamankan
Senin, 25 Oktober 2021 - 10:44 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus berhasil mengamankan dua orang yang diduga mela...
Perampokan terjadi di Padang satu korban meninggal
Minggu, 24 Oktober 2021 - 14:59 WIB
Kasus dugaan perampokan dilaporkan terjadi di sebuah rumah Jalan Kelok, Belimbing, Kecamatan Kuranji...
 Polda Aceh bongkar praktik tambang ilegal galian C, 2 unit alat berat diamankan
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:24 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus kembali mengungkap dan membongkar praktik tamba...
 Kasus begal libatkan anak di Denpasar, orang tua minta maaf kepada korban
Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:24 WIB
Orang tua anak yang berkonflik dengan hukum telah melakukan musyawarah/perdamaian dengan korban di M...
 Polda Jateng bongkar sindikat pinjaman online yang berpusat di Yogya
Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:58 WIB
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah membongkat sindikat pen...
Polres bekuk pelaku investasi bodong buron 3 bulan
Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:34 WIB
Ayu Sekar Rini, 25 tahun, seorang ibu rumah tangga warga Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupate...
 Aset tersangka kasus arisan fiktif miliaran rupiah di Salatiga dilacak petugas
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:47 WIB
Jajaran Reskrim Polres Salatiga, Jawa Tengah melacak aset dari kedua tersangka kasus arisan fiktif, ...