Penyidik ungkap modus `money game` pada Bank NTB Syariah
Elshinta
Senin, 23 Agustus 2021 - 15:15 WIB |
Penyidik ungkap modus `money game` pada Bank NTB Syariah
Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol. I Gusti Putu Gede Ekawana. ANTARA/Dhimas B.P.

Elshinta.com - Penyidik tindak pidana perbankan pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat mengungkap adanya modus money game (permainan uang) dalam transaksi milik nasabah Bank NTB Syariah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol. I Gusti Putu Gede Ekawana di Mataram, Senin,  menyebutkan indikasi tersebut muncul dalam bentuk manipulasi transaksi uang nasabah.

"Contohnya ketika nasabah transfer uang tetapi uangnya tidak langsung dikirim ke rekening tujuan, malah mampir ke rekening lain yang berkaitan dengan terlapornya," kata Ekawana.

Terlapor dalam kasus ini diduga salah seorang oknum pegawai dengan jabatan penyelia pelayanan nontunai berinisial PS.

Modus tersebut juga, kata Ekawana,​​​​​ dijalankan layaknya sistem "gali lubang, tutup lubang". Apabila ada nasabah yang komplain terkait dengan keterlambatan pengiriman, oknum itu akan mengambilkan dari uang transaksi lainnya.

"Jadi, berantai, bahkan ada yang 2 bulan sampai 3 bulan setelah komplain, baru diproses. Kalau tidak ada yang komplain, transaksi dengan modus mampir ke rekening yang diatur tetap jalan terus," ujarnya.

Temuan tersebut, lanjut dia, terlihat dari rekening 440 nasabah. Modusnya telah berjalan selama 8 tahun hingga menghimpun Rp11,9 miliar.

Dana nasabah tersebut diduga mengalir ke rekening pribadi.

"Itu dari sekitar 440 nasabah. Kalau dari laporan pihak bank, ya, yang kemarin itu nilainya Rp11,9 miliar," ucapnya.

Dengan demikian, penyidik Subdit II Perbankan kini telah meningkatkan status penanganan perkaranya ke tahap penyidikan.Semua saksi yang dimintai keterangan di tahap penyelidikan, kata dia, bakal dipanggil lagi untuk pemeriksaan.

"Karena ini dananya dana bank, jadi arahnya ke perbankan. Bukan korupsi karena tidak ada anggaran daerah yang diselewengkan. Namun, nanti kami lihat sumber anggarannya dari mana," kata Ekawana.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bea Cukai dan BNN ungkap peredaran narkoba jaringan Malaysia di Kolaka
Rabu, 27 Oktober 2021 - 13:07 WIB
Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap peredaran narkoba yang diduga dari jaringan ...
Penyidik Kejati agendakan ulang pemeriksaan dua saksi karena mangkir
Rabu, 27 Oktober 2021 - 12:30 WIB
Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan mengagendakan ulang pemeriksaan terhadap dua ora...
LPSK turun ke Distrik Kiwirok lindungi 8 nakes korban penyerangan KKB
Rabu, 27 Oktober 2021 - 09:59 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan perlindungan langsung kepada delapan tenaga ...
Pimpinan DPRA dicecar seputar pengadaan Kapal Aceh Hebat oleh KPK
Selasa, 26 Oktober 2021 - 23:25 WIB
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengaku dicecar pertanyaan seputar pengadaan Kapal Aceh...
Kapolri: Ke depan saya ingin polisi dicintai masyarakat
Selasa, 26 Oktober 2021 - 23:10 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo berharap ke depan seluruh anggota polisi dapat dicintai ol...
Polres Balangan ungkap kasus peredaran narkoba
Selasa, 26 Oktober 2021 - 22:10 WIB
Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Balangan, Kalimantan Selatan, mengungkap kasus peredaran obat ...
Pemkab Pati pulangkan 14 pemandu karaoke asal luar daerah
Selasa, 26 Oktober 2021 - 20:40 WIB
Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memulangkan 14 pemandu karaoke asal luar daerah yang terjari...
Pengamat sarankan Jaksa Agung benahi kinerja kejaksaan di daerah
Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:56 WIB
Baru-baru ini, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan rasa kecewanya atas adanya oknum jaksa yang ...
Pelaku penembakan Briptu HT terancam penjara seumur hidup
Selasa, 26 Oktober 2021 - 15:59 WIB
Oknum anggota Polsek Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, Brigadir Polisi Kepala MN (38), yang menembak...
BKN: Oknum ASN terlibat kecurangan SKD CASN di Buol
Selasa, 26 Oktober 2021 - 15:36 WIB
Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) terlibat tindak kecurangan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dala...