CORE minta pemda berpartisipasi dorong realisasi PEN lebih cepat
Elshinta
Senin, 23 Agustus 2021 - 17:00 WIB |
CORE minta pemda berpartisipasi dorong realisasi PEN lebih cepat
Warga berjalan dengan latar gedung-gedung bertingkat di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (3/8/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta.

Elshinta.com - Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia minta pemerintah daerah untuk berpartisipasi dalam mendorong realisasi anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) secara lebih cepat agar penyerapannya dapat maksimal hingga akhir tahun.

“Dukungan pemda dalam mendorong realisasi PEN harus lebih cepat,” kata Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet kepada Antara di Jakarta, Senin.

Yusuf mengatakan lambatnya penyerapan anggaran PEN didaerah menyebabkan realisasi terhambat yaitu per 13 Agustus 2021 baru sebesar Rp320,35 triliun atau 43 persen dari pagu Rp744,77 triliun.

Padahal pemerintah sendiri menargetkan bahwa realisasi dan penyerapan anggaran program PEN ini dapat mencapai Rp723,7 triliun atau 97,2 persen dari pagu Rp744,45 triliun.

Yusuf menyebutkan baru ada tiga daerah yang realisasi anggaran penanganan COVID-19 nya telah berada di atas 50 persen yaitu Jawa Timur 61 persen, Kalimantan Timur 63 persen dan Nusa Tenggara Timur (NTT) 66 persen.

Sementara beberapa provinsi lain masih di bawah 50 persen seperti Kalimantan Selatan 47 persen, Sulawesi Utara 46 persen, Sumatera Utara 40 persen, Jambi 40 persen, Sulawesi Selatan 35 persen, DKI Jakarta, 35 persen, Gorontalo 34 persen, dan DI Yogyakarta 30 persen.

Kemudian Bengkulu 27 persen, Nusa Tenggara Barat (NTB) 26 persen, Sumatera Barat 21 persen, Bali 16 persen, Maluku Utara 16 persen, Kalimantan Tengah 15 persen, Lampung 12 persen, Papua 12 persen, dan Kalimantan Utara 11 persen.

Menurut Yusuf, pemda dapat membangun komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan seluruh pihak termasuk pemerintah pusat agar pelaksanaan program atau kegiatan dapat terealisasi.

“Upaya ini juga dapat dilakukan dengan memperkuat pengawasan yang dibantu aparat eksternal seperti BPKP,” ujarnya.

Ia mengingatkan, untuk penyerapan anggaran PEN bidang kesehatan harus didorong karena realisasinya relatif lebih kecil dibandingkan pos lain yaitu hanya Rp76,64 triliun atau 34,7 persen dari pagu Rp214,96 triliun.

“Tren ini berulang dari apa yang terjadi pada periode sama tahun lalu. Padahal kita tahu bahwa realisasi anggaran PEN kesehatan menjadi penting dalam upaya pemulihan ekonomi,” katanya.

Tak hanya itu, penyerapan anggaran perlindungan sosial juga harus dalam rangka mendukung konsumsi masyarakat di tengah restriksi mobilitas sehingga pemulihan dapat berlanjut pada semester II-2021.

Anggaran bidang perlindungan sosial dalam program PEN 2021 telah terealisasi Rp97,18 triliun atau 52,1 persen dari pagu Rp186,64 triliun per 13 Agustus.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menkeu dorong pemerataan pemulihan ekonomi di pertemuan World Bank-IMF
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 18:30 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani mendorong pemulihan ekonomi yang merata pada pertemuan Komite Pembangun...
Penjualan naik, Kemenperin dorong industri alat berat pacu produksi
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 11:01 WIB
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri alat berat memacu produksi di tengan lonja...
BPS: Mobilitas penduduk di tempat belanja alami pemulihan
Jumat, 15 Oktober 2021 - 10:49 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono menyampaikan bahwa aktivitas penduduk di tempat belanja da...
Rupiah Jumat pagi menguat 48 poin
Jumat, 15 Oktober 2021 - 10:14 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi...
IHSG Jumat dibuka menguat 19,15 poin
Jumat, 15 Oktober 2021 - 10:02 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, dibuka menguat 19,15 poin
 Pertamina Pata Niaga pastikan stok BBM aman di Sumut
Kamis, 14 Oktober 2021 - 18:55 WIB
Manajemen PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan, stok Bahan...
Mensos ajak mahasiswa cari solusi atasi masalah kemiskinan
Kamis, 14 Oktober 2021 - 18:36 WIB
Upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, melainkan perlu m...
IHSG ditutup menguat dipicu optimisme pemulihan ekonomi
Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:34 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat, dipic...
Rupiah menguat tajam pasca rilis data inflasi AS
Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:25 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (14/10) sore ditutup m...
Peran konsultan pajak jelang bonus demografi, Indonesia Emas 2045
Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:05 WIB
Tahun 2045 menjadi momentum bersejarah bagi Indonesia yang genap 100 tahun merdeka  hingga memuncul...
Live Streaming Radio Network