UMKM kuliner sambut aturan PPKM yang baru
Elshinta
Selasa, 24 Agustus 2021 - 20:35 WIB |
UMKM kuliner sambut aturan PPKM yang baru
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah kuliner menyambut positif aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang baru, memperbolehkan konsumen makan di tempat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Alhamdulillah, sudah mulai buka normal kembali, dengan protokol kesehatan," kata pemilik warung sarapan pagi, Ocu Pardi di Batam, Selasa.

Dalam SE Wali Kota Batam yang terbit 24 Agustus 2021, diatur restoran dan kafe sedang dan besar yang berada di lokasi sendiri maupun di pusat perbelanjaan diperbolehkan melayani makan di tempat dengan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 25 persen, dua orang per meja, serta menerapkan protokol kesehatan lebih ketat.

Sedangkan warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ia menyatakan, semenjak aturan PPKM berlaku lebih dari sebulan lalu, kedainya harus ditutup beberapa lama. Kemudian sempat buka kembali, namun tidak melayani makan di tempat.

Saat kebijakan itu diterapkan, pendapatannya berkurang drastis, hingga sulit untuk bertahan.
Pardi berharap aturan PPKM yang baru dapat menggulirkan ekonomi seperti sedia kala. Ia pun berkomitmen untuk tetap menjalankan protokol kesehatan di kedai makannya.

"Sekarang pelanggan masih sepi, efek PPKM yang berjilid kemarin," kata dia.

Sementara itu, sejumlah pedagang kaki lima juga sudah memadati pusat jajanan Welcome to Batam, meski jumlah pengunjung relatif berkurang dibandingkan sebelumnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Pandemi Covid-19 berdampak pada keberlangsungan koperasi
Kamis, 14 Oktober 2021 - 13:13 WIB
Pandemi Covid-19 berdampak pada  keberlangsungan koperasi di Salatiga, Jawa Tengah seperti meningka...
Bantuan CSR PT PLN Minahasa sasar pengelolaan sampah dan UMKM
Rabu, 13 Oktober 2021 - 07:01 WIB
Bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengendalian Pembangk...
 Dukung UMKM Indonesia, Dubes Heri Akhmadi inisiasi pembentukan SME Center di Tokyo
Jumat, 01 Oktober 2021 - 12:56 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama Pembent...
Sambut PON, UMKM Mimika melakukan inovasi makanan berbahan sagu
Minggu, 26 September 2021 - 18:44 WIB
Ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ...
Dekranasda NTT dorong kaum milenial jadi pelopor wirausaha
Minggu, 26 September 2021 - 10:44 WIB
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Julie Sutrisn...
Pemerintah buat regulasi haruskan investor kolaborasi dengan UMKM lokal
Sabtu, 11 September 2021 - 20:23 WIB
Pemerintah telah membuat regulasi yang mengharuskan agar investor berkolaborasi dengan pengusaha UMK...
 Pengusaha UMKM Labu Jipang khas Muria Kudus terus berinovasi saat pandemi
Sabtu, 11 September 2021 - 18:26 WIB
Berada di tangan terampil labu jipang yang biasanya untuk sayur atau lalapan dapat menghasilkan prod...
Dukung usaha mikro Pertamina gelontorkan pendanaan UMK Pertashop di Gunung Kidul
Sabtu, 11 September 2021 - 17:48 WIB
Pertamina melakukan penyaluran Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PPUMK) untuk pendirian Perta...
Pemkot Pekalongan usulkan 1.000 UMKM terima BPUM
Jumat, 03 September 2021 - 20:31 WIB
Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengusulkan kepada pemerintah agar 1.000 usaha mikro kecil ...
UMKM kuliner sambut aturan PPKM yang baru
Selasa, 24 Agustus 2021 - 20:35 WIB
Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah kuliner menyambut positif aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegi...
Live Streaming Radio Network