Australia peringatkan negara bagian soal pembukaan kembali
Elshinta
Rabu, 25 Agustus 2021 - 12:50 WIB |
Australia peringatkan negara bagian soal pembukaan kembali
Seorang pria dengan masker berjalan dengan anjingnya melewati jalanan kota yang sepi selama diberlakukan penguncian untuk menekan penyebaran virus corona (COVID-19) di Sydney, Australia, Senin (23/8/2021). (REUTERS/LOREN ELLIOTT)

Elshinta.com - Pemerintah federal Australia memperingatkan para pemimpin negara bagian pada Rabu bahwa bantuan ekonomi darurat saat ini bisa dicabut jika tingkat vaksinasi COVID-19 di negara itu mencapai 70-80 persen, bahkan jika negara bagian dan teritori memutuskan untuk tetap mengendalikan perbatasan.

Bendahara negara Josh Frydenberg meminta negara-negara bagian dan teritori untuk tetap pada rencana pembukaan nasional empat-tahap yang disepakati bulan lalu.

Sejumlah pihak telah menyarankan penundaan mengingat jumlah kasus harian COVID-19 tetap tinggi di Sydney.

Para pemimpin negara bagian dan menteri-menterinya seharusnya tidak berharap bantuan ekonomi darurat terus berlanjut seperti sekarang ketika target 70-80 persen itu tercapai, kata Frydenberg kepada Seven News.

Australia tengah bergumul dengan gelombang ketiga wabah virus corona.

Lebih dari setengah 25 juta populasi negara itu menjalani penguncian di dua kota terbesar, Sydney dan Melbourne, dan di ibu kota Canberra, di tengah upaya percepatan vaksinasi bagi jutaan penduduknya.

Sekitar 31 persen warga Australia berusia 16 tahun telah divaksin penuh, sementara 54 persen baru disuntik satu dosis.

Berdasarkan rencana pembukaan nasional yang diumumkan Perdana Menteri Scott Morrison bulan lalu, kebebasan yang lebih besar dan hak-hak istimewa akan diberikan kepada mereka yang telah divaksin jika tingkat vaksinasi orang dewasa mencapai 70 persen.

Perbatasan internasional juga akan dibuka kembali secara bertahap jika vaksinasi mencapai 80 persen.

Sejumlah ekonom memprediksi pembatasan ketat akan mendorong ekonomi senilai 2 triliun dolar Australia (sekitar Rp28.830,1 triliun) ke jurang resesi.

Di Victoria, jumlah kasus baru turun dalam dua hari terakhir, dari 50 ke 45 kasus. Negara bagian itu tengah mempercepat vaksinasi dengan membolehkan warga berusia 16 tahun ke atas untuk mendaftar mulai Rabu. Lonjakan pendaftar daring secara tiba-tiba telah melumpuhkan sistem. Banyak pendaftar melampiaskan frustasi mereka di media sosial.

Kasus COVID-19 di Australia masih relatif rendah. Hingga kini totalnya hanya sedikit di atas 45.700 kasus dan 984 kematian.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Indonesia tawarkan 3 proyek investasi sektor energi terbarukan kepada Jepang
Rabu, 20 Oktober 2021 - 14:24 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia ...
Serangan di Norwegia gunakan senjata tikam, bukan busur panah
Selasa, 19 Oktober 2021 - 09:40 WIB
Lima orang yang tewas di sebuah kota kecil di Norwegia pekan lalu semuanya ditikam dan bukan ditemba...
Tiga kasus baru Ebola dikonfirmasi di Kongo timur
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:34 WIB
Tiga kasus baru Ebola dikonfirmasi di Republik Demokratik Kongo timur, sehingga total menjadi lima ...
 Dubes Heri Akhmadi kawal langsung layanan jemput bola keimigrasian WNI di Hokkaido
Senin, 18 Oktober 2021 - 15:22 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi hadir dan memonitor langsung kegi...
Arab Saudi imbau warganya tidak bepergian ke Lebanon
Senin, 18 Oktober 2021 - 11:57 WIB
Arab Saudi mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Lebanon sehubungan dengan situasi keamanan te...
Partai koalisi Australia sebut tak akan tergesa-gesa soal nol emisi
Senin, 18 Oktober 2021 - 11:32 WIB
Partai mitra di pemerintah koalisi Australia mengatakan pada Senin mereka tidak akan tergesa-gesa me...
Dubes Prancis diminta pulang dari Belarus
Senin, 18 Oktober 2021 - 10:55 WIB
Duta besar Prancis telah diperintahkan pergi dari Belarus dan dia telah meninggalkan negara tersebut...
 Dubes Heri ajak Prefektur Hokkaido Jepang manfaatkan kemudahan investasi di Indonesia
Minggu, 17 Oktober 2021 - 20:47 WIB
Duta Besar Republik (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi mengajak pemerintah dan kalangan bisnis di ...
Temui Verstegen, Bahlil siap kawal investasi pala di Fakfak
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 09:30 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan CEO...
RI, Turki sepakati koridor perjalanan untuk pulihkan ekonomi
Jumat, 15 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Pemerintah Indonesia dan Turki telah mencapai kesepakatan tentang koridor perjalanan yang akan memud...
Live Streaming Radio Network