Indonesia kembali terima 6,08 juta dosis vaksin COVID-19
Elshinta
Jumat, 27 Agustus 2021 - 18:37 WIB |
Indonesia kembali terima 6,08 juta dosis vaksin COVID-19
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Indonesia kembali menerima vaksin dari Sinovac dalam bentuk jadi dengan merek Coronavac sebanyak 5 juta dosis dan Astrazeneca sebanyak 1.086.000 dosis melalui mekanisme skema pembelian langsung.

"Dengan hadirnya kedua vaksin tersebut, berarti Indonesia sudah kedatangan vaksin COVID-19 sebanyak 208,7 juta dosis," ujar Sekretaris Perusahaan sekaligus Juru Bicara COVID-19 Bio Farma Bambang Heriyanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (27/8).

Indonesia kembali mendatangkan dua merek vaksin dari AstraZeneca sebanyak 1.086.000 dan Sinovac sebanyak 5.000.000, sehingga total kedatangan vaksin pada Jumat (27/8) ini mencapai 6.086.000 dosis vaksin dari dua merek tersebut di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Banten.

Menurut Bambang Heriyanto, pemerintah terus berupaya mendatangkan vaksin untuk mengamankan stock vaksin COVID-19.

Menurut data Kementerian Kesehatan per 26 Agustus 2021 pukul 17.00 WIB dari 34 provinsi hanya satu provinsi yang stok vaksinnya di bawah 14 hari.

Dia memaparkan, vaksin yang telah terdistribusi sebanyak 123.256.044. Dari jumlah tersebut Coronavac 1 dosis sebanyak 3 juta dosis, vaksin COVID-19 Bio Farma sebanyak 89.366.140 dosis, AstraZeneca sebanyak 15.982.584 dosis, Moderna sebanyak 7.558.810, CoronaVac 2 dosis sebanyak 6.848.644 dosis,dan Sinopharm dari hibah 499.866 dosis. Adapun total vaksin yang terdistribusi selama 1-26 Agustus 2021 mencapai 36.631.654 dosis.

"Bio Farma senantiasa akan terus mendistribusikan vaksin COVID-19 ke lokasi yang membutuhkan sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan," ujar Bambang Heriyanto.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG: Sumut berpotensi panas menyengat tiga hari ke depan
Minggu, 17 Oktober 2021 - 06:30 WIB
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca panas menyengat masih berpo...
BMKG: Waspada hujan disertai petir di sejumlah wilayah Indonesia
Minggu, 17 Oktober 2021 - 06:01 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai potensi terjadin...
106, 67 juta penduduk Indonesia telah jalani vaksinasi COVID-19
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 23:45 WIB
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan hingga Sabtu siang 106.669.970 (106,67 juta) penduduk In...
Petani kopi arabika organik di Poso bakal dibina pengusaha asal Jerman
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 22:45 WIB
Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah menyepakati kerja sama dengan sejumlah pengusaha a...
Kominfo jabarkan enam strategi antisipasi gelombang tiga COVID-19
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 22:30 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan bahwa pemerintah memiliki enam strategi utama untu...
Menteri BUMN: Investasi \
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 22:15 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan nilai investasi Proyek Strategis Nas...
Wamen Parekraf harapkan `Exotic NTT` tingkatkan kunjungan wisatawan
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 21:15 WIB
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) Angela Tanoesoedibjo mengharapkan pame...
Disbudpar Kudus gelar Festival Kopi Muria untuk promosikan kopi lokal
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 21:01 WIB
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggelar Festival Kopi Muria sebagai ...
Pimpinan DPRD Surabaya buka layanan cek data dan konsultasi bagi warga
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 20:01 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mengisi masa reses sidang tahun III masa persidangan I tahun ...
Pupuk Sriwidjaja: Program Makmur beri manfaat nyata bagi petani
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:15 WIB
PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, anak perusahaan Pupuk Indonesia, mengungkapkan program Makmur...
Live Streaming Radio Network