Stamina terkuras faktor David Jacobs gagal ke final Paralimpiade Tokyo
Elshinta
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 19:55 WIB |
Stamina terkuras faktor David Jacobs gagal ke final Paralimpiade Tokyo
Atlet para-tenis meja Indonesia David Jacobs saat berlaga pada perempat final para-tenis meja kelas 10 Paralimpiade Tokyo 2020 melawan atlet China Lian Hao di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Sabtu (28/8/2021). ANTARA/HO-NPC Indonesia/pri

Elshinta.com - Stamina terkuras menjadi salah satu faktor kegagalan David Jacobs melaju ke final cabang olahraga para-tenis meja kelas 10 perorangan putra, kata Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia Rima Ferdianto dalam pernyataan resminya, Sabtu.

Pada Sabtu, David Jacobs memang melakoni dua pertandingan sekaligus. Pada semifinal di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, dia kalah dari pemain Prancis Mateo Boheas 2-3 (9-11, 8-11, 11-3, 11-5, 8-11).

Kekalahan itu mengakibatkan David Jacobs gagal melaju ke partai puncak. Meski begitu, dia berhak mendapatkan medali perunggu di Paralimpiade Tokyo bersama Filip Radovic (Montenegro) yang kalah Patryk Chojnowski di babak empat besar.

Sebelum melakoni laga semifinal, pada pagi harinya, David Jacobs harus menjalani pertandingan berat selama lima gim untuk menyingkirkan pemain China, Lian Hao di perempat final.

Selang beberapa jam, David harus menjalani pertandingan semifinal melawan Boheas. Merosotnya kondisi fisik menjadi salah satu penyebab penampilan David Jacobs tidak maksimal pada laga kedua.

"Penampilan David tidak bisa maksimal karena kondisi fisiknya sudah kelelahan. Fisik David cukup terkuras banyak saat ia harus bertarung habis-habisan melawan Lian Hao di babak delapan besar tadi pagi,” kata Rima yang juga pelatih para-tenis meja Indonesia.

"Pada pertandingan semifinal tadi, penampilan David menurun. Hal itu terlihat dari forehand top spin-nya David sudah tidak terlalu tajam lagi. Defense lawan juga bagus hari ini jadi menyulitkan David dalam menyerang," ujar Rima menambahkan.

Pencapaian David Jacobs merebut medali perunggu para-tenis meja di Paralimpiade 2020 merupakan sebuah kejutan.

Pasalnya pada nomor perorangan ini, David Jacobs dan kawan-kawan tidak ditargetkan merebut medali mengingat persaingan cukup ketat. Target medali justru diharapkan datang dari nomor ganda putra.

"Bersyukur kita bisa dapat medali perunggu perorangan. Semoga di nomor ganda kita bisa meraih prestasi yang lebih bagus lagi," kata Rima

Medali perunggu David Jacobs di Paralimpiade 2020 merupakan perunggu keduanya di pesta olahraga terbesar untuk atlet disabilitas di dunia tersebut. Sebelumnya David meraih medali serupa pada Paralimpiade London 2012.

Selanjutnya, Indonesia akan menurunkan pasangan David Jacobs dan Komet Akbar untuk berlaga di nomor beregu putra para-tenis meja kelas 9-10 Paralimpiade Tokyo 2020.

Berdasarkan laman Paralimpiade Tokyo, mereka akan mulai bersaing pada babak 16 besar di Tokyo Metropolitan Gymnasium pada Selasa (31/8).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
FIFA dorong dunia internasional jadi rumah baru bagi atlet Afghanistan
Rabu, 27 Oktober 2021 - 07:15 WIB
FIFA mendorong dunia internasional untuk menggalakkan upaya membantu para atlet asal Afghanistan men...
Federer turun peringkat lebih jauh karena cedera tak kunjung sembuh
Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:35 WIB
Mantan petenis nomor satu dunia Roger Federer turun empat tempat lagi dalam peringkat ATP terbaru, S...
Sepatu Michael Jordan laku terjual Rp20,8 miliar
Selasa, 26 Oktober 2021 - 06:15 WIB
Sepasang sepati Nike Air Ships yang dikenakan legenda NBA Michael Jordan selama musim pertamanya ber...
Peringati HUT ke-9 Kaltara, Ibrahim Rusli siap renang bebas susuri Sungai Kayan
Senin, 25 Oktober 2021 - 12:23 WIB
Perenang antar pulau kembali akan membuat gebrakan. Kali ini dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Pro...
Sepatu kets Michael Jordan terjual Rp21 miliar, tembus rekor lelang
Senin, 25 Oktober 2021 - 12:12 WIB
Sepasang sepatu kets yang dikenakan oleh superstar NBA Michael Jordan pada awal kariernya terjual ha...
Banten juara umum Pekan Olahraga Tradisional Nasional 2021
Senin, 25 Oktober 2021 - 08:30 WIB
Kontingen Provinsi Banten berhasil meraih juara umum pada Pekan Olah Raga Tradisional Nasional (Potr...
14 atlet kempo Indonesia turun pada Kejuaraan Dunia 2021 di Turki
Minggu, 24 Oktober 2021 - 22:21 WIB
Pengurus Pusat Federasi Kempo Indonesia (FKI) menurunkan 14 atletnya pada Kejuaraan Dunia Kempo 2021...
Ini hasil pertandingan NBA
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:46 WIB
Sebanyak 16 tim bersaing dalam lanjutan pertandingan Liga Bola Basket Amerika Serikat (NBA) musim 20...
Federal Oil Indonesia ingin FOGM2 raih poin maksimal di Italia
Minggu, 24 Oktober 2021 - 15:25 WIB
ExxonMobil Lubricants melalui merek pelumas Federal Oil Indonesia berharap dua pebalap Federal Oil G...
 HUT ke-70, PP PERBASI tekadkan target ke FIBA World Cup 2023
Minggu, 24 Oktober 2021 - 14:11 WIB
Hari ulang tahun (HUT) PP PERBASI ke-70 pada 23 Oktober 2021 dirayakan dengan penuh keakraban.