HK sosialisasikan tarif baru di gerbang tol Bakauheni Selatan
Elshinta
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 23:55 WIB |
HK sosialisasikan tarif baru di gerbang tol Bakauheni Selatan
Petugas Hutama Karya ruas Bakter sedang melakukan sosialisasi di gerbang tol Bakauheni Selatan dan Natar tentang penyesuaian tarif baru. ANTARA/HO- Hutama Karya

Elshinta.com - PT Hutama Karya ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) melakukan sosialisasi tarif baru tol Trans Sumatera di pintu keluar Gerbang Tol Bakauheni Selatan dan Natar, kepada pengendara yang melintas di jalan bebas hambatan tersebut.

"Hari ini kita lakukan sosialisasi penyesuaian tarif baru di gerbang tol Bakauheni Selatan dan Natar, kepada pengendara yang akan masuk dan ke luar tol," kata Branch Manager PT Hutama Karya ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Hanung Hanindito, di Bandarlampung, Sabtu

Menurut dia, dengan sosialisasi secara masif ini maka masyarakat dan pengendara bisa mengetahui tentang besaran tarif yang akan disesuaikan mulai minggu dini hari 29 Agustus 2021.

Ia menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan secara bersamaan dan serentak di 11 gerbang ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

"Kita terus lakukan sosialisasi sampai besok hari. Dari kendaraan pribadi, truk dan bus semua dilakukan sosialisasi agar mengetahui tentang penyesuaian tarif tol ini," katanya

Hanung juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, berkendara dalam kondisi prima, mengecek kondisi kendaraan, memastikan kecukupan saldo e-Toll sebelum melintas di jalan tol.

"Apabila pengguna jalan lupa untuk mengisi saldo e-Toll dapat menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang dimiliki oleh Hutama Karya dimana di dalamnya terdapat fitur Cek Saldo UE dan juga dapat melakukan Top up saldo UE,"katanya.

Selanjutnya, melaporkan ke Call Centre masing-masing cabang tol apabila terjadi tindak kejahatan yang ada di jalan tol maupun rest area, serta mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku dan membatasi diri untuk keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang mendesak.

PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter) di Lampung memberlakukan penyesuaian tarif baru secara resmi mulai Minggu (29/8) pukul 00.00 WIB.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro mengatakan bahwa penyesuaian tarif penting untuk dilakukan sebagai wujud kepastian pengembalian investasi.

“Selain telah diatur sesuai dengan regulasi dari pemerintah, penyesuaian tarif juga perlu dilakukan untuk menjaga kepercayaan investor dan untuk membangun iklim investasi jalan tol yang kondusif. Perlu ada pengembalian dana yang diperoleh dari pendapatan tol, agar pengembaliannya sesuai dengan business plan yang sudah disepakati demi keberlanjutan jalan tol tersebut,” ujar Koentjoro dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Penyesuaian tarif telah diikuti dengan peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di mana perusahaan berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh pengguna jalan tol.

“Dari sisi pelayanan transaksi, kami telah menambah beberapa gardu tol, yakni dua gardu tol di Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan, yang semula lima gardu menjadi tujuh gardu serta dua gardu tol di GT Kotabaru dari empat gardu menjadi enam gardu. Kami juga melakukan penambahan enam unit Mobile Reader di GT Bakauheni Selatan dan dua unit Mobile Reader di GT Terbanggi Besar. Dari sisi peningkatan pelayanan lalu lintas, Hutama Karya juga konsisten dalam melaksanakan giat penertiban kendaraan ODOL,” kata Koentjoro.

Setelah dilakukan sosialisasi masif sejak 12 Juni 2021 berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 732/KPTS/M/2021 tentang Penyesuaian Tarif Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter) tanggal 9 Juni 2021, Hutama Karya selaku pengelola Tol Bakter menginformasikan bahwa penyesuaian tarif tersebut secara resmi akan diberlakukan terhitung mulai Minggu (29/08) pukul 00.00 WIB.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bahlil: Presiden buka pintu investasi seluas-luasnya bagi semua negara
Rabu, 27 Oktober 2021 - 20:05 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan agar Indonesia harus membuka pintu seluas-luasnya ke...
Danjen Koppasus salurkan bansos warga terdampak COVID-19 di Bantul
Rabu, 27 Oktober 2021 - 19:41 WIB
Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Koppasus) TNI Angkatan Darat Mayjen TNI Mohammad Ha...
Ganjar nilai perlu kajian harga paling wajar tes PCR
Rabu, 27 Oktober 2021 - 18:53 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai perlunya ada kajian dari tim mengenai harga paling wajar...
Dinkes: Kasus aktif di Bandung naik karena tambahan dari PTM
Rabu, 27 Oktober 2021 - 18:07 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara menyebut kasus aktif di Bandung meng...
Indonesia-Swedia sepakati ekonomi biru sebagai sumber pertumbuhan
Rabu, 27 Oktober 2021 - 18:05 WIB
Pemerintah Indonesia-Swedia menyepakati kerja sama dalam ekonomi biru sebagai sumber pertumbuhan eko...
Wamenkes sebut dobel transfer insentif nakes akibat kendala teknis
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:39 WIB
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono mengemukakan peristiwa dobel transfer insentif te...
Laboratorium PCR bergerak di Jambi siaga 24 jam
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:29 WIB
Laboratorium PCR bergerak yang dioperasikan Rumah Sakit Pertamina Baiturrahim Jambi  siaga melakuk...
Sri Mulyani harapkan lulusan PKN STAN jaga integritas dan profesional
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:17 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengharapkan wisudawan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN ...
OJK: Penempatan likuiditas perbankan di SBN capai Rp1.502,91 triliun
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:05 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penempatan likuiditas perbankan di Surat Berharga Negara (SBN)...
Petani di Kolaka mulai panen padi
Rabu, 27 Oktober 2021 - 16:53 WIB
Petani di Desa Wowa Tamboli dan Kelurahan Tonganapo Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Te...