Pengamat: Munculnya partai baru membuat konstelasi politik 2024 ketat
Elshinta
Selasa, 31 Agustus 2021 - 23:55 WIB |
Pengamat: Munculnya partai baru membuat konstelasi politik 2024 ketat
Pengamat politik Jerry Massie (ANTARA/HO/Jerry Massie)

Elshinta.com - Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, menyebutkan, munculnya partai baru seperti Partai Gelora, Partai Ummat dan Masyumi akan membuat konstelasi politik 2024 semakin ketat.

"Dari partai baru ini, maka tiga partai ini yang bakal laris manis," kata Jerry di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, agar lolos dalam verifikasi Kemenkumham dan KPU, maka partai-partai baru harus mempersiapkan bayak hal, tidak hanya infrastruktur partai, tapi juga soal political branding​​ dan political marketing yang kuat agar mampu lolos ke Parlemen. Jika tidak, mereka bisa disengat partai-partai mainstream.

"Sedangkan mereka saya sebut grassroot party atau partai arus bawah yang belum dikenal. Goal setting, concept and vision (sasaran, konsep dsn visi) mereka harus jelas. Agar bisa diterima publik," jelas Direktur Eksekutif P3S ini.

Selain itu sasaran, konsep dan visi partai baru juga harus jelas agar bisa diterima publik. Memang diakui dia, kekuatan keuangan, massa dan jaringan akan mampu membuat partai baru ini bersinar dan berkibar.

"Tinggal mau ke arah moderat, bipartisan, konservatif atau liberal. Partai-partai baru perlu memilih arahnya kemana? Paling penting ideologi tetap Pancasila, NKRI dan UUD 1945," ujarnya. 

Jerry menuturkan kekuatan finansial akan menentukan partai-partai baru lolos serta verifikasi Kemenkumham.

Dia memperkirakan, ada lima partai baru yang akan lolos, yakni Partai Ummat, Gelora, Masyumi, Nusantara, PUKM.

"Tapi dari para aktor politik, Partai Ummat dan Gelora yang berpotensi lolos. Apalagi sang arsitek Partai Ummat Amien Rais dan Partai Gelora Anis Matta yang sudah banyak makan garam di kancah politik tanah air," katanya.

Dia berharap partai-partai baru yang akan lolos nanti sebaiknya tetap oposisi biar kekuatan oposisi semakin tajam karena sampai kini tinggal Demokrat dan PKS di jalur oposisi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden perintahkan KSP segera cari solusi persoalan garam rakyat
Rabu, 27 Oktober 2021 - 21:05 WIB
Presiden RI Joko Widodo memerintahkan kepada Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko untuk segera menca...
Presiden Jokowi dorong ASEAN-Australia terus bangun kepercayaan
Rabu, 27 Oktober 2021 - 19:05 WIB
Presiden RI Joko Widodo mendorong ASEAN dan Australia untuk terus membangun kepercayaan agar dapat b...
Ketua MPR minta pemerintah beri perhatian lebih kepada keraton
Rabu, 27 Oktober 2021 - 16:39 WIB
Ketua MPR, Bambang Soesatyo, mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan perhatian lebih ...
Menpan RB temukan dugaan kecurangan SKD di sejumlah daerah
Rabu, 27 Oktober 2021 - 14:05 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menemukan du...
Menpan RB tegaskan ASN terlibat kecurangan CASN harus dipecat
Rabu, 27 Oktober 2021 - 13:18 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menegaskan o...
Wapres minta badan publik harus terbuka dengan kritik
Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:05 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta seluruh lembaga yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara ha...
Presiden Jokowi ingatkan kepala daerah kebut vaksinasi COVID-19
Selasa, 26 Oktober 2021 - 13:06 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh kepala daerah untuk mempercepat vaksinasi COVI...
 Kapolres Lhokseumawe bahas sosialisasi dan percepatan vaksinasi dengan pimpinan parpol
Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:13 WIB
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan para pimpinan parta...
Mendagri tunjuk Suhajar Diantoro jadi Pelaksana tugas Sekjen Kemendari
Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:46 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menunjuk Staf Menteri Bidang Pemerintahan Suhajar Diantoro menja...
Parpol nasionalis dan religius sangat menentukan pada Pilpres Pemilu 2024
Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:24 WIB
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) merupakan perwujudan demokrasi dalam Sistem Presiden...