Menlu Inggris katakan perlunya terlibat dengan Taliban
Elshinta
Kamis, 02 September 2021 - 20:15 WIB |
Menlu Inggris katakan perlunya terlibat dengan Taliban
Warga Afganistan mengantre di luar gedung sebuah bank untuk menarik uang tunai di Kabul, Afganistan, Rabu (1/9/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/wsj.

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan adanya kebutuhan untuk terlibat dengan Taliban tentang Afghanistan, tetapi menegaskan bahwa Inggris tidak berencana segera mengakui pemerintahan mereka.

Raab berbicara selama konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani di Doha, di mana ia mengunjungi perumahan bagi para pengungsi yang dievakuasi dari Afghanistan setelah Taliban berkuasa bulan lalu.

Raab mengatakan dia telah berdiskusi dengan para pejabat Qatar untuk memastikan Afghanistan tidak menyimpan terorisme di masa depan, mencegah krisis kemanusiaan, menjaga stabilitas regional, dan meminta pertanggungjawaban Taliban atas janji publik mereka untuk membentuk pemerintahan yang lebih inklusif.

"Komitmen kami di pihak Inggris untuk Afghanistan tetap ada. Kami perlu menyesuaikan diri dengan kenyataan baru," kata Raab kepada wartawan, Kamis.

"Prioritas langsung kami adalah untuk mengamankan perjalanan bagi warga negara Inggris yang tersisa, dan juga warga Afghanistan yang bekerja untuk Inggris, dan orang lain yang mungkin paling berisiko," ujar dia, menambahkan.

Raab mengatakan bahwa dia akan berbicara dengan para pemimpin regional untuk memastikan perjalanan yang aman melalui negara ketiga.

Inggris telah memindahkan kedutaannya di Afghanistan dari Kabul ke ibu kota Qatar, Doha.

Sementara itu, Sheikh Mohammed mengatakan Qatar sedang berbicara dengan Taliban dan bekerja dengan Turki untuk mendapatkan dukungan teknis potensial untuk memulai kembali operasi di bandara Kabul.

"Kami terlibat dengan mereka (Taliban), terlibat juga dengan Turki jika mereka dapat memberikan bantuan teknis di bidang itu. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan akan ada kabar baik," kata Sheikh Mohammed.

"Belum ada indikasi yang jelas kapan (bandara) itu akan beroperasi penuh. Kami tetap berharap bahwa kami akan dapat mengoperasikannya sesegera mungkin."

Militan Islam garis keras Taliban menguasai Ibu Kota Kabul bulan lalu, tetapi belum menyebutkan nama pemerintah atau mengungkapkan bagaimana mereka berniat untuk memerintah.


Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China berupaya keras stabilkan harga batu bara
Kamis, 21 Oktober 2021 - 21:47 WIB
China sedang berupaya keras menstabilkan harga batu bara dan menjaga pasokan.
Melbourne siap keluar dari `lockdown` COVID terlama di dunia
Kamis, 21 Oktober 2021 - 11:28 WIB
Jutaan orang di Melbourne bersiap untuk pada Kamis malam keluar dari penguncian (lockdown) COVID-19 ...
Emas turun di Asia, naiknya imbal hasil obligasi AS kurangi daya tarik
Rabu, 20 Oktober 2021 - 10:34 WIB
Harga emas turun tipis di perdagangan Asia pada Rabu (20/10) pagi, karena melonjaknya imbal hasil ob...
Korea Utara tembakkan rudal balistik dari kapal selam
Rabu, 20 Oktober 2021 - 10:25 WIB
Korea Utara melakukan uji tembak rudal balistik baru dari kapal selam (SLBM) di lepas pantai timurny...
Vaksin HPV pertama China kantongi prakualifikasi WHO
Senin, 18 Oktober 2021 - 14:59 WIB
Vaksin HPV pertama yang dikembangkan sendiri oleh China, Cecolin, mengantongi prakualifikasi dari Or...
Sydney longgarkan banyak pembatasan COVID saat vaksinasi melejit
Senin, 18 Oktober 2021 - 09:11 WIB
Ribuan anak kembali ke sekolah-sekolah Sydney pada Senin ketika kota terbesar Australia itu melongga...
Paviliun Indonesia kedatangan 50 ribu pengunjung di World Expo Dubai
Minggu, 17 Oktober 2021 - 15:29 WIB
Paviliun Indonesia kedatangan 50 ribu pengunjung lebih pada perhelatan World Expo 2020 Dubai sejak d...
Lapak makanan-minuman Indonesia diminati di Shanghai
Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:01 WIB
Lapak-lapak produk makanan dan minuman sangat diminati di ajang \"The Colours of Indonesia\" di Shan...
Komitmen bersama Indonesia dengan warga dunia membantu Afghanistan
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 10:01 WIB
Negeri Afghanistan kini sudah berubah wajah, meski kondisi fisik yang poran-poranda akibat konflik d...
KJRI Shanghai gelar `The Colours of Indonesia`
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 08:40 WIB
Konsulat Jenderal RI di Shanghai, China, menggelar “The Colours of Indonesia: Kopi Indonesia in Sh...