TIF ke-9 digelar awal September tampilkan kesenian tradisional
Elshinta
Jumat, 03 September 2021 - 06:23 WIB |
TIF ke-9 digelar awal September tampilkan kesenian tradisional
Pertunjukan TIF 2019 di Toraja, Sulsel. ANTARA Foto/Ho

Elshinta.com - Toraja International Festival (TIF) ke-9 kembali dihelat dengan menyuguhkan kesenian tradisional yang berlangsung di Rante Buntu Pempon, Rantepao Toraja Utara, Sulawesi Selatan, 3-4 September 2021.

Pelaksana dan penggagas TIF 2021 Franki Raden di Makassar, Rabu, tahun ini TIF ke-9 juga akan memberikan fokus kepada penampilan kesenian tradisional Toraja dan Sulawesi Selatan.

"Hal istimewa dari penampilan ini adalah grup-grup kesenian yang kami pilih untuk tampil adalah grup-grup kesenian yang secara turun-temurun masih menjaga kelestarian dan keaslian mereka dalam menampilkan musik dan tarian khas Toraja dan Sulawesi Selatan," urainya.

Ia mengatakan pertunjukan TIF 2021 murni mengangkat kesenian tradisional lantaran tidak sedikit dari kesenian tersebut yang telah hampir punah.

"Kali ini kita fokus pada kesenian tradisional karena sudah hampir punah, jadi kita juga memberi kesempatan kaum muda untuk kembangkan akar budaya," ujarnya.

Salah satu contoh misalnya grup musik paduan suara laki-laki dan wanita tradisional Toraja yang bernama Ma’nimbong dan Ma’dandan. Kedua jenis kesenian ini berasal dari Desa Lokolemo yang terletak jauh di atas wilayah pegunungan Pangala, daerah dimana pahlawan Toraja yang terkenal, Pongtiku berasal.

Ma’nimbong dan Ma’dandan adalah sebuah musik tutur vokal yang mungkin sudah berusia ribuan tahun dan merupakan prototip musik vokal di dunia jika ditinjau dari konsep estetika dan struktur komposisi musik tersebut.

Musik vokal yang pada prinsipnya menggunakan melodi satu nada berbentuk drone ini usianya dapat dibandingkan dengan lukisan purba yang ada di goa Leang-Leang, Maros, Sulawesi Selatan. Demikian pula hal dengan bentuk kesenian bernama Pepe Pepe Baine dari wilayah Gowa.

Bentuk kesenian teatrikal yang bernuansa magis ini juga menunjukkan betapa purba dan uniknya Pepe Pepe Baine. Pada akhirnya semua bentuk kesenian yang akan ditampilkan secara khusus di atas panggung TIF ke-9 ini menunjukkan tuanya peradaban masyarakat di bumi Nusantara.

Pada saat di belahan bumi lain manusia masih berkeliaran di hutan memburu mangsanya dengan batu untuk bisa survive, manusia di bumi Nusantara sudah memiliki kebudayaan dengan nuansa keindahan yang sangat tinggi.

Untuk bisa menjadi saksi dari indahnya peradaban manusia Indonesia yang sangat unik dan menarik ini, tontonlah perhelatan TORAJA INTERNASIONAL FESTIVAL atau TIF pada tanggal 4 September Pk 19.00 (OFF AIR) di Rante Buntu Penpom, Toraja Utara atau pada tanggal 12 September Pk 20.00 (WIB) melalui channel YOUTUBE: LOKASWARA PROJECT.

Sejak penyelenggaraan di tahun ke-3, yaitu tahun 2015, TIF telah berhasil meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Toraja Utara sebesar 300 persen. Para turis dari mancanegara dan nusantara umumnya menjadwalkan kunjungan mereka ke Toraja berkenaan dengan waktu pelaksanaan TIF yang setiap tahunnya jatuh ada pertengahan bulan Juli.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Mensos Risma serahkan bansos korban terdampak gempa di Bali
Senin, 18 Oktober 2021 - 22:24 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini hari ini telah memberikan bantuan sosial (bansos) kepada par...
 Serahkan penghargaan kepada juara MQK Aceh, ini pesan Kapolres Lhokseumawe
Senin, 18 Oktober 2021 - 22:06 WIB
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, S.I.K, M.H menyerahkan penghargaan kepada tiga perwakilan pe...
 Sembilan santri Aceh Utara raih prestasi dapat santunan binaan ratusan juta rupiah
Senin, 18 Oktober 2021 - 16:05 WIB
Malam puncak acara MQK 2 sekaligus penutupan kegiatan, Aceh Utara berhasil Memboyong uang pembinaan ...
PKN 2021 angkat tema `Cerlang Nusantara Pandu Masa Depan`
Senin, 18 Oktober 2021 - 11:08 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengangkat tema `Cerlan...
Balai Arkeologi Kalsel temukan sejumlah artefak di Gunung Mas
Minggu, 17 Oktober 2021 - 20:56 WIB
Balai Arkeologi Kalimantan Selatan (Kalsel) menemukan berbagai artefak saat melakukan penelitian di ...
Sebanyak 589 khafilah ikuti STQH nasional di Sofifi
Minggu, 17 Oktober 2021 - 10:01 WIB
Sebanyak 589 kafilah peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVI yang beras...
Geliat upaya pelestarian Ulos lewat para penenunnya
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 17:45 WIB
Wastra nusantara termasuk Ulos yang menjadi kain khas masyarakat Batak terus diupayakan pelestarian...
Wapres berkunjung ke GKI Pniel Kotaraja Jayapura
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 17:30 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin berkunjung ke Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pniel Kotaraja di Jayapur...
30 karya lukis anak bangsa dipamerkan di Kazakhstan
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 14:36 WIB
Sebanyak 30 karya lukis hasil karya anak bangsa dipamerkan di Museum Kepresidenan Pertama Republik K...
Dekranasda dorong pengembangan usaha miniatur perahu kater
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 06:45 WIB
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Bel...
Live Streaming Radio Network