Gubernur NTT: Nahdlatul Ulama milik bersama
Elshinta
Minggu, 05 September 2021 - 19:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Gubernur NTT: Nahdlatul Ulama milik bersama
Sumber foto: Yos Syukur/elshinta.com.

Elshinta.com - Nahdlatul Ulama (NU) bukan saja sebuah organisasi keagamaan, akan tetapi  merupakan sebuah organisasi kebangsaan, yang patut dimiliki oleh seluruh anak bangsa ini. 

NU bukan hanya milik kelompok tetapi merupakan milik bangsa karena orang-orang didalam NU mempunyai satu kesamaan yaitu berpikir untuk bangsa. 

Hal itu disampaikan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) ketika menghadiri acara pembukaan Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama ke 10 Provinsisi NTT di Asrama Haji Kupang, Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, Jumat (3/9).

Politisi NasDem itu menambahkan, Salah satu bukti bahwa NU milik bersama adalah saat ini saudara-saudara yang beragama Khonghucu, hari ini bisa merayakan hari raya imlek, berkat salah satu petinggi NU yaitu alm. K. H. Abdurahman Wahid. 

"Kehadiran saya pada acara ini bukan hanya suatu kewajiban sebagai seorang gubernur tetapi kehadiran saya saat ini untuk menunjukan rasa terimakasih saya kepada para ulama yang telah menjadi fondasi pendiri dari seluruh nilai-nilai kebangsaan," ungkap VBL.

"Maka dari itu organisasi NU tidak boleh hanya dijaga oleh saudara-saudara kita yang beragama Islam tetapi oleh kita semua karena orgnisasi ini milik kita bersama," tegas gubernur NTT seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta, Yos Syukur Minggu (5/9).

Lebih lanjut Gubernur VBL menyampaikan, semua didalam Provinsi ini berhenti melihat kemiskinan sebagai salah satu yang telah memenjarakan cara berpikir, cara bertindak dan cara berkata.

"Kita harus terlahir bebas untuk melihat masa depan kita. Karena jika kita hanya melihat semata-mata dari sisi kemiskinan provinsi ini maka kita tidak akan keluar dari kemiskinan ini. Tetapi kita harus menjadi orang-orang besar dengan cara berpikir yang besar agar kita bisa keluar dari kemiskinan," tegasnya.

Menurut VBL, perubahan tidak memerlukan banyak orang yang terlibat karena sebanyak apapun orang yang terlibat tetapi tidak dilakukan dengan “Militan” maka akan sia-sia upaya perubahan tersebut. Akan tetapi jika dilakukan dengan “Militansi”, dengan pengetahuan dan keyakinan maka perubahan itu akan terlihat. 

"Oleh karena itu saya terus mendorong agar kita tidak hidup hanya untuk menerima nasib kita akan tetapi kita harus menentukaan nasib kita kita harus punya keyakinan bahwa provinsi ini mempunyai masa depan yang luar biasa," tutup VBL.

Acara pembukaan Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama ke 10 Provinsi NTT dirangkaikan dengan penyerahan Hibah tanah dari Pemerintah Provinsi NTT Kepada Pengurus Besar NU Provinsi NTT.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wagub Jateng: Budidaya maggot solusi kurangi sampah organik
Rabu, 27 Oktober 2021 - 16:41 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan budidaya maggot atau larva lalat black so...
Keraton Yogyakarta peringati Hari Sumpah Pemuda lewat pentas musik
Rabu, 27 Oktober 2021 - 14:53 WIB
Keraton Yogyakarta akan menyelenggarakan Pentas Musikan Mandalasana untuk memperingati Hari Sumpah P...
PARFI: Karya Oddie Agam dikenang sepanjang masa
Rabu, 27 Oktober 2021 - 14:41 WIB
Ketua humas Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Evry Joe mengatakan Oddie Agam yang meninggal p...
Timbulkan kegaduhan, PB Mathla`ul Anwar sesalkan pernyataan Menag 
Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:08 WIB
Pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas soal Kementerian Agama (Kemenag) hadiah negara ...
 Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS bersama masyarakat pasang kubah masjid
Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:10 WIB
Sebanyak 10 anggota Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Pos Kotis Batalyon dipimpin oleh Letda Chk Tom...
 MUI: Percepatan vaksinasi kepentingan dai dan umat
Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:24 WIB
Majelis Ulama Indonesia mengingatkan, percepatan cakupan vaksinasi Covid-19 adalah kepentingan umat ...
 Jefry Romdonny: Batalnya pemberangkatan ibadah haji karena wabah Covid-19
Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:58 WIB
Diseminasi Pembatalan Pemberangkatan Haji Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 Angkatan XXVII digelar di H...
Menag klarifikasi pernyataannya terkait Kemenag hadiah negara untuk NU
Senin, 25 Oktober 2021 - 14:46 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengklarifikasi pernyataannya soal Kementerian Agama merupakan had...
Wapres sebut pandemi COVID-19 berdampak pada keagamaan
Senin, 25 Oktober 2021 - 12:35 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan kondisi krisis pandemi COVID-19 memberikan dampak pada kehid...
 PW Muhammadiyah Sumut: IMM intelektual muda harus terus berinovasi
Minggu, 24 Oktober 2021 - 17:45 WIB
Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke XIX Sumatera Utara, dilaksanakan di...