Tiga tahun Ganjar-Yasin mengabdi Jateng, fokus genjot digitalisasi UMKM
Elshinta
Senin, 06 September 2021 - 14:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Tiga tahun Ganjar-Yasin mengabdi Jateng, fokus genjot digitalisasi UMKM
Ilustrasi. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemprov Jawa Tengah melakukan ikhtiar digitalisasi UMKM, di tengah turbulensi ekonomi akibat pandemi Covid-19. Upaya ini merupakan wujud pemenuhan visi misi Ganjar-Yasin, yang kini memasuki tahun ketiga melayani rakyat Jateng.

Data dari Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, sebanyak 44.338 pelaku usaha kecil menengah terdampak wabah Covid-19. Dari jumlah tersebut, UKM yang paling banyak terdampak adalah bidang makanan minuman sebanyak 65,33 persen. Disusul UKM bidang perdaganan sebesar 16,40 persen, dan jasa 6,93 persen. 

"Jika dilihat dari permasalahannya, secara prosentase 52,98 persen UKM mengalami kendala dalam pemasaran. Selain itu ada kendala dari permodalan sebanyak 30,24 persen," ujar Kepala Dinkop UKM Jateng Emma Rachmawati seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Senin (6/9).

Kondisi ini tidak berbeda jauh, ketika PPKM darurat mulai diberlakukan 5-20 Juli 2021. 

Oleh karenanya, Pemprov Jateng melakukan upaya masif guna mengubah strategi berdagang konvensional pelaku UMKM ke digital. Di antaranya, dengan peningkatan literasi digital, pelatihan, bimbingan teknis dan workshop. 

Kerjasama pun dijalin dengan platform jualan dan pelatihan daring. 

Di antaranya promosi melalui start up decacorn Gojek melalui promo Banner Go-Food, yang telah mendapatkan omset Rp 2,5 miliar. Promosi virtual UKM Virtual Expo (UVO) yang menjaring pembeli hingga luar negeri dan menangguk omset hingga Rp 4,8 miliar. 

Adapula kerjasama yang dilakukan dengan Go-Jek melalui platform Go-Shop. Pada tahun ini, Pemprov Jateng juga bekerjasama dengan Marketplace digital Shopee untuk mendirikan Kampus UMKM. 

Selain itu, ada pula pelatihan online oleh Mbizmarket, guna mempersiapkan UMKM ikut dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. 

"Pak Gubernur juga ikut memromosikan UMKM melalui Lapak Ganjar. Kami juga ada pelatihan marketing online. Kerjasama dengan Go-Jek melalui Go-Shop juga dilakukan di beberapa kabupaten atau kota, seperti di Surakarta raya, Sragen, Kota Solo, Sukoharjo dan Kabupaten Karanganyar. Adapula Banyums, Kabupaten Semarang dan Kot Tegal," sebutnya. 

Tak lupa, pelatihan bagi UMKM pun diberikan. Di antaranya dengan program Hetero Space, kompetisi start up. Selain itu adapula pendampingan yang dilakukan di UMKM Center di Banyumanik-Kota Semarang.

Upaya-upaya tersebut didukung pula dengan produk hukum. Melalui Instruksi Gubernur Jateng no 4/2021, yang merupakan respon dari undang-undang cipta kerja, guna memaksimalkan pengadaan barang dan jasa dari sektor UKM. 

Hingga Agustus 2021, terdapat 622 UKM yang terdiri dari 291 UKM berbadan hukum dan 331 non badan hukum. Sementara transaksi yang telah bergulir sebanyak 620 paket dengan nilai Rp 1.556.385.378.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
UMKM online bukan sekadar tren
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 10:01 WIB
Tren onboarding usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) ke platform online sedang terus naik dala...
Smesco: Fasilitas `Fulfillment Center` bantu efisienkan ongkir UMKM
Kamis, 21 Oktober 2021 - 23:47 WIB
Fasilitas layanan Fulfillment Center yang dihadirkan Smesco Indonesia mampu mengefisienkan biaya ...
Jamkrindo dukung pengembangan kerajinan perak di Yogyakarta
Minggu, 17 Oktober 2021 - 11:01 WIB
PT Jamkrindo mendukung penuh pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta melalui berbagai program keberl...
PT Pos Indonesia beri tarif khusus pengiriman pempek
Minggu, 03 Oktober 2021 - 16:35 WIB
PT Pos Indonesia memberikan tarif khusus untuk pengiriman barang untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan ...
39 UMKM promosikan produk di `In Store Promotion 2021` Kemendag
Kamis, 23 September 2021 - 07:45 WIB
Sebanyak 39 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mempromosikan produknya pada program `In \'Store P...
Pemkab Batang dorong pedagang pasar beradaptasi manfaatkan digital
Rabu, 22 September 2021 - 21:45 WIB
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mendorong para pedagang pasar tradisional bisa beradaptasi...
Pemkot Depok fasilitasi pemasaran produk kerajinan ke Eropa
Rabu, 15 September 2021 - 10:25 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat memfasilitasi pemasaran produk kerajinan (craft) dari 13 p...
Program Rumah BUMN dinilai dapat lahirkan UMKM `go global`
Jumat, 10 September 2021 - 21:39 WIB
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menilai program Rumah BUMN dapat melahirkan UMKM yang ma...
 Tiga tahun Ganjar-Yasin mengabdi Jateng, fokus genjot digitalisasi UMKM
Senin, 06 September 2021 - 14:58 WIB
Pemprov Jawa Tengah melakukan ikhtiar digitalisasi UMKM, di tengah turbulensi ekonomi akibat pandemi...
Bupati Pamekasan: Sebagian produk UMKM tembus pasar internasional
Kamis, 02 September 2021 - 23:15 WIB
Bupati Pamekasan, Jawa Timur Baddrut Tamam menyatakan, sebagian produk usaha mikro, kecil dan meneng...