NPC Indonesia: Perhatian pemerintah jadi kunci sukses di Paralimpiade
Elshinta
Selasa, 07 September 2021 - 12:35 WIB |
NPC Indonesia: Perhatian pemerintah jadi kunci sukses di Paralimpiade
Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun saat memberikan sambutan dalam penyambutan kepulangan kloter terakhir Paralimpiade Tokyo di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (7/9/2021). (ANTARA/HO-NPC Indonesia)

Elshinta.com - Ketua Umum Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia Senny Marbun mengatakan kesuksesan Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 tak lepas dari peran pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang memberikan perhatian penuh terhadap olahraga disabilitas.

Senny Marbun pun memuji Menpora Zainudin Amali yang telah memberikan kelonggaran kepada atlet NPC Indonesia untuk mengikuti berbagai event internasional sehingga bisa meloloskan 23 atlet ke pesta olahraga terbesar untuk atlet disabilitas di dunia tersebut.

"Prestasi tahun ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan tanpa campur tangan Kemenpora tidak mungkin prestasi ini bisa tercapai. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa rakyat Indonesia,” kata Senny Marbun dalam sambutan kepulangan kloter terakhir di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa pagi.

"Saya ucapkan banyak terima kasih khususnya kepada bapak Presiden Joko Widodo yang menjadi ujung tombak kami sehingga bisa mengukir prestasi luar biasa ini. Karena di era kepemimpinan Pak Jokowi, NPC bisa setara dengan yang non-difabel. Hal itu memicu semangat kami untuk meraih keberhasilan yang luar biasa,” Senny menambahkan.

Apa yang diungkapkan Senny merujuk pada pencapaian Kontingen Indonesia yang sukses memenuhi dan bahkan melebihi semua target di Paralimpiade Tokyo.

Sebelum bertolak ke Tokyo, Kontingen Merah Putih mencanangkan empat target. Dari jumlah atlet dan cabang olahraga yang diikuti semuanya berhasil terlampaui.

Semula, Indonesia mencanangkan mengirim 15 atlet pada enam cabang olahraga. Setelah mengikuti serangkaian kualifikasi, jumlah tersebut meningkat dengan hadirnya 23 atlet yang bersaing pada tujuh cabang olahraga.

Kemudian Indonesia juga semua menargetkan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu dan finis di posisi 60 besar. Setelah berjuang, Kontingen Merah Putih berhasil membawa pulang dua emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Sehingga menempatkan Merah Putih di peringkat ke-46 klasemen akhir perolehan medali Paralimpiade Tokyo.

Pencapaian tersebut meningkat dibanding di Paralimpiade Rio de Janeiro, Brasil pada 2016. Kala itu, Indonesia hanya membawa pulang satu perunggu dan finis di peringkat ke-76.

Adapun dua emas yang diraih Indonesia di Paralimpiade Tokyo disumbangkan Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah (ganda putri SL3-SU5 para-bulu tangkis) dan Leani Ratri Oktila/Hary Susanto (ganda campuran SL3-SU5 para-bulu tangkis ).

Sementara tiga perak masing-masing diraih Ni Nengah Widiasih (para-powerlifting kelas 41kg putri), Dheva Anrimusthi (tunggal putra SU5 para-bulu tangkis), dan Leani Ratri Oktila (tunggal putri SL4 para-bulu tangkis).

Kemudian perunggu, Saptoyogo Purnomo (para-atletik 100m T37), Suryo Nugroho (tunggal putra SU5 para-bulutangkis), Fredy Setiawan (tunggal putra SL4 para-bulu tangkis), dan David Jacobs (kelas 10 para-tenis meja).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ridwan Kamil ungkap skenario sport sains penunjang prestasi Jabar
Jumat, 15 Oktober 2021 - 16:07 WIB
Gubernur Ridwan Kamil mengungkap skenario sport sains yang dipersiapkan bagi seluruh atlet Jawa Bara...
Menpora: Kesuksesan PON Papua berkat kerja sama lintas instansi
Jumat, 15 Oktober 2021 - 15:53 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali mengatakan kesuksesan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nas...
Antrean mengular, warga antusias menonton upcara penutupan PON Papua
Jumat, 15 Oktober 2021 - 15:29 WIB
Animo warga Papua yang ingin menonton langsung upacara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Pa...
PON Papua - KONI Pusat apresiasi pemecahan dua rekornas renang
Jumat, 15 Oktober 2021 - 09:39 WIB
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengapresiasi adanya pemecahan dua rekor nasional (r...
PON Papua - Jawa Barat juara umum cabang atletik
Jumat, 15 Oktober 2021 - 09:27 WIB
Kontingen Jawa Barat keluar sebagai juara umum cabang olahraga atletik Pekan Olahraga Nasional (PON)...
Laga final Rugby 7S Papua melawan Jakarta ricuh
Kamis, 14 Oktober 2021 - 14:47 WIB
Laga final cabang olahraga Rugby 7S putri antara tuan rumah Papua dan DKI Jakarta berakhir ricuh di ...
Sepuluh provinsi berburu emas pemungkas angkat berat PON Papua
Kamis, 14 Oktober 2021 - 08:50 WIB
Kontingen dari sepuluh provinsi berburu emas pemungkas cabang angkat berat Pekan Olahraga Nasional (...
Suami istri kompak sabet emas pencak silat PON Papua
Selasa, 12 Oktober 2021 - 11:08 WIB
Pesilat Hanifan Yudani Kusumah dan Pipiet Kamelia yang juga pasangan suami istri namun berbeda konti...
Perwakilan Forkopimda akan ikuti penutupan PON Papua
Selasa, 12 Oktober 2021 - 09:50 WIB
Perwakilan-perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari 34 Provinsi akan hadir...
Kementerian PUPR dukung kesuksesan PON Papua lewat sarana air bersih
Senin, 11 Oktober 2021 - 12:29 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut mendukung kesuksesan PON XX Papua melal...
Live Streaming Radio Network