Pandemi, tradisi Guyang Cekathak Sunan Muria digelar sederhana
Elshinta
Jumat, 10 September 2021 - 21:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Pandemi, tradisi Guyang Cekathak Sunan Muria digelar sederhana
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Kegiatan tradisi mencuci pelana kuda (Guyang Cekathak) Sunan Muria salah satu ulama penyebar Islam di tanah Jawa yang dilakukan oleh masyarakat Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Jawa Tengah kembali digelar tahun ini. Kegiatan Guyang Cekathak dilakukan setiap hari jumat wage pada bulan September.

Meski dalam situasi yang sederhana warga tetap antusias. Usai mengelar tahlilan, pelana kuda tersebut langsung diarak dengan berjalan kaki sekitar 300 meter dibawa ke sendang Rejoso untuk di cuci.

Menurut Kepala Desa Colo Muhammad Destari Andriasmoro, ritual guyang cekathak merupakan tradisi turun temurun yang digelar oleh masyarakat desa Colo. Dimana mereka percaya tradisi tersebut akan mendatangkan hujan pada saat kemarau. "Karena masih pandemi kami lakukan dengan sederhana kalau biasanya semua warga ikut tapi kali ini hanya para pedagang yang jualan dikawasan wisata ziarah makam Sunan Muria dan juga tokoh-tokoh desa", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Jumat (9/9).

Dikisahkan, pelana kuda (cekathak) merupakan salah satu peninggalan Raden Umar Said (Sunan Muria) yang masih disimpan sebagai bukti sejarah. Ketika ritual guyang cekathak digelar masyarakat sekitar kawasan gunung Muria percaya akan turun hujan dimusim kemarau. \

"Kepercayaan ini berlangsung hingga sekarang, warga disini percaya adanya kegiatan ini kawasan lereng muria akan terjadi hujan, sumber-sumber air penuh air untuk kebutuhan konsumsi maupun pertanian", ujar Andrias. Dalam tradisi guyang cekathak dibawa pula nasi gulai ayam dan dawet khas colo. Setelah dibacakan doa, nasi gulai ayam dan dawet dimakan bersama-sama dikawasan sendang. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wagub Jateng: Budidaya maggot solusi kurangi sampah organik
Rabu, 27 Oktober 2021 - 16:41 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan budidaya maggot atau larva lalat black so...
Keraton Yogyakarta peringati Hari Sumpah Pemuda lewat pentas musik
Rabu, 27 Oktober 2021 - 14:53 WIB
Keraton Yogyakarta akan menyelenggarakan Pentas Musikan Mandalasana untuk memperingati Hari Sumpah P...
PARFI: Karya Oddie Agam dikenang sepanjang masa
Rabu, 27 Oktober 2021 - 14:41 WIB
Ketua humas Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Evry Joe mengatakan Oddie Agam yang meninggal p...
Timbulkan kegaduhan, PB Mathla`ul Anwar sesalkan pernyataan Menag 
Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:08 WIB
Pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas soal Kementerian Agama (Kemenag) hadiah negara ...
 Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS bersama masyarakat pasang kubah masjid
Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:10 WIB
Sebanyak 10 anggota Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Pos Kotis Batalyon dipimpin oleh Letda Chk Tom...
 MUI: Percepatan vaksinasi kepentingan dai dan umat
Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:24 WIB
Majelis Ulama Indonesia mengingatkan, percepatan cakupan vaksinasi Covid-19 adalah kepentingan umat ...
 Jefry Romdonny: Batalnya pemberangkatan ibadah haji karena wabah Covid-19
Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:58 WIB
Diseminasi Pembatalan Pemberangkatan Haji Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 Angkatan XXVII digelar di H...
Menag klarifikasi pernyataannya terkait Kemenag hadiah negara untuk NU
Senin, 25 Oktober 2021 - 14:46 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengklarifikasi pernyataannya soal Kementerian Agama merupakan had...
Wapres sebut pandemi COVID-19 berdampak pada keagamaan
Senin, 25 Oktober 2021 - 12:35 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan kondisi krisis pandemi COVID-19 memberikan dampak pada kehid...
 PW Muhammadiyah Sumut: IMM intelektual muda harus terus berinovasi
Minggu, 24 Oktober 2021 - 17:45 WIB
Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke XIX Sumatera Utara, dilaksanakan di...