Bupati: Basapa dapat dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat
Elshinta
Sabtu, 11 September 2021 - 07:45 WIB |
Bupati: Basapa dapat dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat
Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur dan pejabat lainnya saat rapat penyelenggaraan Basapa untuk tahun ini di Parit Malintang. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Padang Pariaman)

Elshinta.com - Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat Suhatri Bur mengatakan penyelenggaraan Basapa atau ziarah di daerah Ulakan pada Safar 1443 Hijriah dapat dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Penyelenggaraan Basapa tahun ini jatuh pada 22 September 2021 masih pada masa pandemi, oleh karenanya perlu persiapan yang lebih matang agar Basapa tidak menjadi klaster baru COVID-19 di Padang Pariaman," kata dia di Parit Malintang, Jumat (10/9).

Ia mengatakan Basapa merupakan kebiasaan rutin warga yang dilaksanakan setiap tahun dan menjadi tambahan ibadah setiap Safar, di mana para peziarah tidak hanya datang dari dalam daerah namun juga dari luar, hingga wilayah Sumatra bagian tengah.

“Pandemi telah berlangsung selama 1,5 tahun. Oleh sebab itu, ada beberapa pertimbangan dalam pelaksanaan Basapa ini, mengingat COVID-19 di Kabupaten Padang Pariaman sudah melandai, jadi harus berhati-hati agar Basapa tidak menjadi klaster baru," ujarnya.

Apalagi, menurut dia, jamaah syatariah yang datang untuk melaksanakan ziarah bisa mencapai ratusan ribuan orang.

Oleh karena itu, diperlukan pengamanan dan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Suhatri juga mengatakan banyak dari ulama besar yang meminta agar Basapa tidak dilarang sama seperti tahun sebelumnya.

Oleh karena itu, katanya, perlunya Basapa dilaksanakan pada masa pandemi juga namun tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ia juga mengatakan perlunya dukungan dari OPD terkait agar Basapa tidak menjadi klaster baru, seperti melalui pembukaan posko COVID-19 di dekat makam di setiap pintu masuk.

"Perlu dipastikan yang bisa ikut hanya yang dekat dari Padang Pariaman. Basapa dapat dijadikan momen untuk mempercepat vaksin demi amannya penyelenggaraan," lanjutnya.

Dalam penyelenggaraan Basapa ini, ia juga meminta para peziarah yang berasal dari luar Padang Pariaman dapat memperlihatkan sertifikat vaksinasi, sedangkan bagi peziarah yang belum mempunyai sertifikat vaksinasi bisa langsung vaksin di lokasi.

"Karena Dinas Kesehatan juga akan menyediakan posko vaksin dan 'rapid' (tes cepat) antigen, sehingga ini perlu disosialisasikan sebelum B​​​​​​asapa dilaksanakan," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wagub Jateng: Budidaya maggot solusi kurangi sampah organik
Rabu, 27 Oktober 2021 - 16:41 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan budidaya maggot atau larva lalat black so...
Keraton Yogyakarta peringati Hari Sumpah Pemuda lewat pentas musik
Rabu, 27 Oktober 2021 - 14:53 WIB
Keraton Yogyakarta akan menyelenggarakan Pentas Musikan Mandalasana untuk memperingati Hari Sumpah P...
PARFI: Karya Oddie Agam dikenang sepanjang masa
Rabu, 27 Oktober 2021 - 14:41 WIB
Ketua humas Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Evry Joe mengatakan Oddie Agam yang meninggal p...
Timbulkan kegaduhan, PB Mathla`ul Anwar sesalkan pernyataan Menag 
Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:08 WIB
Pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas soal Kementerian Agama (Kemenag) hadiah negara ...
 Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS bersama masyarakat pasang kubah masjid
Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:10 WIB
Sebanyak 10 anggota Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Pos Kotis Batalyon dipimpin oleh Letda Chk Tom...
 MUI: Percepatan vaksinasi kepentingan dai dan umat
Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:24 WIB
Majelis Ulama Indonesia mengingatkan, percepatan cakupan vaksinasi Covid-19 adalah kepentingan umat ...
 Jefry Romdonny: Batalnya pemberangkatan ibadah haji karena wabah Covid-19
Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:58 WIB
Diseminasi Pembatalan Pemberangkatan Haji Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 Angkatan XXVII digelar di H...
Menag klarifikasi pernyataannya terkait Kemenag hadiah negara untuk NU
Senin, 25 Oktober 2021 - 14:46 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengklarifikasi pernyataannya soal Kementerian Agama merupakan had...
Wapres sebut pandemi COVID-19 berdampak pada keagamaan
Senin, 25 Oktober 2021 - 12:35 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan kondisi krisis pandemi COVID-19 memberikan dampak pada kehid...
 PW Muhammadiyah Sumut: IMM intelektual muda harus terus berinovasi
Minggu, 24 Oktober 2021 - 17:45 WIB
Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke XIX Sumatera Utara, dilaksanakan di...