Warga dua desa di Kecamatan Samudera harap pemerintah perbaiki tanggul Krueng Pase
Elshinta
Selasa, 14 September 2021 - 12:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Warga dua desa di Kecamatan Samudera harap pemerintah perbaiki tanggul Krueng Pase
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com

Elshinta.com - Ratusan meter tanggul Sungai Krueng Pasee di Gampong Teupin Ara dan Gampong Teupin Belangan, Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara butuh perhatian pemerintah, khususnya dinas terkait. 

Kondisi tanggul yang memprihatinkan tersebut, membuat masyarakat yang tinggal di dekat bantaran sungai tepatnya di Gampong Teupin Ara, Kecamatan Samudra Geudong, Aceh Utara khawatir. 

Keuchik Gampong Teupin, Ara Alkhalis mengatakan, ada dua titik tanggul yang tergerus amblas ke sungai.

"Di desa ini ada 2 titik tanggul yang tergerus cukup parah. Kedua titik itu berada di Dusun Mamplam Teupin Ara dan Duson dan Duson Tgk. Dikrueng Gampong Teupin Beulangan," katanya kepada Kontributor Elshinta, Hamdani, Selasa (14/9).

Lanjut Geuchik Gampong Teupin Ara, kerusakan parah tanggul di desanya sudah terjadi hampir dua tahun terkhir, namun hingga kini belum ada perhatian khusus dari pemerintah.

"Kerusakan tanggul tersebut cukup mengkhawatirkan, sebab sempat muncul rembesan air dari Sungai ke permukiman warga di saat musim penghujan," ujarnya.

Untuk meminimalisir dampak rusaknya tanggul, warga Gampong Teupin Ara pernah melakukan penambalan darurat secara gotong royong pada September 2020 lalu dengan cara swadaya dengan tumpukan karung diisi tanah untuk mengurangi kekhawatiran akan jebolnya tanggul, juga untuk mengurangi dampak kerusakan tanggul yang lebih luas.

"Jadi, untuk meminimalisir kekhawatiran warga, kami lakukan penanganan darurat. Kami swadaya, dan walaupun upaya ini tidak bertahan lama", ungkap dia.

Apalagi, lanjut Alkhalis, tanggul Sungai Krueng Pasee di Gampong Teupin Ara yang rusak, titiknya berdekatan dengan lokasi perkarangan rumah warga, dan sawah pun pernah mengalami gagal panen. 

Tanggul yang rusak, berada didusun Mamplam dengan panjang sekira 100 meter dan didusun Tgk. Dikrueng sekitar 50 meter.

"Mengingat kedatangan musim penghujan kedepannya, kami berharap kepada pihak Dinas terkait untuk segera menangani kerusakan ini demi kenyamanan masyarakat yang ada di Daerah Aliran Sugai (DAS)," katanya.

"Dikhawatirkantanggul jebol menyebabkan air Sungai Krueng Pased meluap dan merendam rumah-rumah warga, Ini biasa terjadi setelah hujan deras mengguyur. Tanggul tak mampu menahan derasnya debit air sungai," tutup Alkhalis didampingi Razali Abdullah Keusyiek Gampong Teupin Blangan.

Jika hal ini tidak dikerjakan segera maka masyarakat di 15 desa sekecamatan setempat akan merasakan imbas banjir akan mengalami kerugian besar hingga ratusan juta rupiah.

"Sebelum musim hujan didepan mata setiap tahun akan datang banjir pemerintah segera membantu perbaikan secara tanggap darurat tanggul didesa kami,kalau tidak dampak nya sangat besar akan jebol saat banjir tahunan tiba,karena saat ini masyarakat sedang menanti panen padi di sawah" tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Tahun depan, Kudus punya mall pelayanan publik
Selasa, 26 Oktober 2021 - 16:14 WIB
Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kudus Jawa Tengah terus dikebut. Mall yang akan menampung be...
Pemkab Langkat akan bangun sarana dan prasarana umum dan sosial
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:11 WIB
Pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana PA.  Bupati meminta pokok pikiran DPRD segera d...
Ekonom sebut Jembatan Sei Alalak akselerasi pertumbuhan ekonomi
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 16:13 WIB
Ekonom dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Hidayatullah Muttaqin  mengatakan  keberadaan Jemb...
Komitmen Jokowi bangun Papua tersaji dalam Capaian Kinerja 2021
Rabu, 20 Oktober 2021 - 15:45 WIB
Komitmen Presiden Joko Widodo dalam pembangunan Tanah Papua tersaji dalam buku laporan Capaian Kiner...
 Laksanakan kerja bakti, Satgas Yonif RK 751/VJS jadi promotor dalam pembangunan kantor klasis
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:11 WIB
Bersama masyarakat dan Jemaat GKI Oraetlabora Kurima, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS membangun ...
Akademisi: Kota Medan butuh perbaikan infrastruktur jalan
Senin, 18 Oktober 2021 - 07:01 WIB
Akademisi Universitas Medan Area (UMA), Dadang Darmawan Pasaribu, MSi, menyebutkan bahwa Kota Medan ...
Stafsus Menteri BUMN bantah ada utang tersembunyi proyek kereta cepat
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:15 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menegaskan bahwa tidak ada utang tersembunyi China terkait ...
Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah 79 persen
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 14:15 WIB
Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta- Bandung (KCJB) hingga saat ini sudah mencapai 79 persen, da...
Wapres Ma`ruf Amin beri bantuan kepada gereja di Papua Barat
Jumat, 15 Oktober 2021 - 14:45 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberi bantuan kepada gereja untuk pengembangan sekolah dan rumah ibad...
Menteri PUPR ingatkan pengembang bangun rumah berkualitas bagi MBR
Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:45 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kembali mengingatkan kepada pe...