Palsukan dokumen istri demi nikah lagi, pasutri di Rembang ditangkap polisi
Elshinta
Selasa, 14 September 2021 - 14:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Palsukan dokumen istri demi nikah lagi, pasutri di Rembang ditangkap polisi
Sumber foto: A Muhtarom/elshinta.com.

Elshinta.com - Pasangan suami istri di Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang, Jawa Tengah nekat memalsukan dokumen kependudukan sang istri agar dapat menikah lagi dengan pria lain tanpa perceraian.

Motif utama agar sang istri mendapatkan uang belanja dari korban. Motif lainnya, sang suami kewalahan lantaran sang istri sering meminta jatah ranjang sehari lima kali.

Tersangka pasangan suami istri tersebut adalah S dan B, warga salah satu desa di Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang.

Sedangkan data yang digunakan untuk memalsukan dokumen adalah milik seorang remaja putri yang merupakan tetangganya sendiri.

Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan didampingi Kasat Reskrim AKP Hery Dwi Utomo mengatakan, modus yang dilakukan, sang suami membantu menguruskan dokumen untuk mengajukan permohonan pernikahan istrinya di KUA setempat.

Kejahatan pelaku terungkap setelah warga si pemilik data asli datang ke KUA Kecamatan Lasem untuk mengajukan pendaftaran pencatatan pernikahan. Korban kaget setelah mendapatkan datanya digunakan orang lain, dan tercatat sudah menikah di KUA setempat. Korban pun melaporkan hal tersebut ke polisi.

“Kejahatan ini terungkap saat korban datang ke KUA untuk mendaftarkan pernikahan. Nah dari situlah korban tahu jika datanya digunakan orang lain,” terang Kapolres Dandy seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, A Muhtarom, Selasa (14/9).

Kepada polisi, pasutri tersebut mengaku nekat memalsukan data agar sang istri dapat menikah lagi dengan orang lain dan mendapat uang belanja.

"Motifnya ekonomi. Yang sudah terjadi, seminggu dapat Rp 450.000 dari suami barunya," imbuh Kapolres.

Sedangkan motif lain, imbuh Kapolres, berdasarkan pengakuan tersangka pria, istrinya sering meminta jatah ranjang sehari hingga lima kali sehingga ia tak mampu melayaninya.

"Pengakuan tersangka suami, kurang puasnya si istri," ungkapnya. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 263 ayat 1 KUHP dengan hukuman 6 tahun penjara.

Saat ini Polres Rembang tengah berkoordinasi dengan pihak KUA setempat untuk membatalkan akta nikah yang sudah terlanjur dikeluarkan untuk tersangka.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi tangkap tukang ojek pelaku pemerkosa relawan PON XX 
Selasa, 26 Oktober 2021 - 15:05 WIB
Polsek Sentani Timur berhasil menangkap seorang pelaku tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang wa...
Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polresta Cirebon ringkus delapan pelaku penganiayaan
Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:25 WIB
Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut meng...
Pengembangan kasus tambang ilegal, polisi tetapkan 2 tersangka pemilik senpi ilegal
Senin, 25 Oktober 2021 - 17:46 WIB
Hasil pengembangan kasus pemblokiran jalan di Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang awal Okt...
 Angkut BBM bersubsidi tanpa izin, 2 warga Kota Banda Aceh diamankan
Senin, 25 Oktober 2021 - 10:44 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus berhasil mengamankan dua orang yang diduga mela...
Perampokan terjadi di Padang satu korban meninggal
Minggu, 24 Oktober 2021 - 14:59 WIB
Kasus dugaan perampokan dilaporkan terjadi di sebuah rumah Jalan Kelok, Belimbing, Kecamatan Kuranji...
 Polda Aceh bongkar praktik tambang ilegal galian C, 2 unit alat berat diamankan
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:24 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus kembali mengungkap dan membongkar praktik tamba...
 Kasus begal libatkan anak di Denpasar, orang tua minta maaf kepada korban
Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:24 WIB
Orang tua anak yang berkonflik dengan hukum telah melakukan musyawarah/perdamaian dengan korban di M...
 Polda Jateng bongkar sindikat pinjaman online yang berpusat di Yogya
Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:58 WIB
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah membongkat sindikat pen...
Polres bekuk pelaku investasi bodong buron 3 bulan
Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:34 WIB
Ayu Sekar Rini, 25 tahun, seorang ibu rumah tangga warga Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupate...
 Aset tersangka kasus arisan fiktif miliaran rupiah di Salatiga dilacak petugas
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:47 WIB
Jajaran Reskrim Polres Salatiga, Jawa Tengah melacak aset dari kedua tersangka kasus arisan fiktif, ...