Tiga tewas akibat gempa di Sichuan China, ribuan dievakuasi
Elshinta
Kamis, 16 September 2021 - 11:46 WIB |
Tiga tewas akibat gempa di Sichuan China, ribuan dievakuasi
Petugas membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan di jalan raya akibat gempa bumi di Kabupaten Luxian, Provinsi Sichuan, China, Kamis (16/9). (ANTARA/elshinta.com)

Elshinta.com - Gempa bumi bermagnitudo 6,0 mengguncang Provinsi Sichuan, China, pada Kamis pagi dan hingga kini merenggut korban jiwa sebanyak tiga orang.

Gempa yang terjadi di Kabupaten Luxian pada pukul 04.33 waktu setempat (03.44 WIB) itu juga menyebabkan 60 orang terluka, dengan tiga di antaranya luka parah.

Sementara itu sebanyak 6.904 orang warga dievakuasi akibat gempa tersebut.

Menurut Departemen Publikasi Komite Partai Komunis China (CPC) Kota Luzhou, sedikitnya 35 unit gedung runtuh dan stasiun kereta cepat Luzhou ditutup total.

Pemerintah Provinsi Sichuan pun telah menetapkan tanggap darurat level II untuk merespons bencana gempa bumi tersebut dan pencarian para korban hingga berita ini diturunkan masih berlangsung.

Kabupaten Luxian berada di bawah Kota Luzhou sebagaimana sistem administrasi kewilayahan di China. Kontur wilayah Provinsi Sichuan yang berbentuk cekungan di baratdaya China itu merupakan daerah yang kerap diguncang gempa.

Sebelumnya pernah tercatat gempa bermagnitudo 7,9 terjadi di Sichuan pada 12 Mei 2008 dengan 87.587 korban jiwa dan menyebabkan 374.643 orang luka, serta 18.932 orang hilang.

Untuk memperingati bencana alam terbesar itu, pemerintah China membangun museum gempa bumi di Wenchuan, Sichuan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Indonesia tawarkan 3 proyek investasi sektor energi terbarukan kepada Jepang
Rabu, 20 Oktober 2021 - 14:24 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia ...
Serangan di Norwegia gunakan senjata tikam, bukan busur panah
Selasa, 19 Oktober 2021 - 09:40 WIB
Lima orang yang tewas di sebuah kota kecil di Norwegia pekan lalu semuanya ditikam dan bukan ditemba...
Tiga kasus baru Ebola dikonfirmasi di Kongo timur
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:34 WIB
Tiga kasus baru Ebola dikonfirmasi di Republik Demokratik Kongo timur, sehingga total menjadi lima ...
 Dubes Heri Akhmadi kawal langsung layanan jemput bola keimigrasian WNI di Hokkaido
Senin, 18 Oktober 2021 - 15:22 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi hadir dan memonitor langsung kegi...
Arab Saudi imbau warganya tidak bepergian ke Lebanon
Senin, 18 Oktober 2021 - 11:57 WIB
Arab Saudi mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Lebanon sehubungan dengan situasi keamanan te...
Partai koalisi Australia sebut tak akan tergesa-gesa soal nol emisi
Senin, 18 Oktober 2021 - 11:32 WIB
Partai mitra di pemerintah koalisi Australia mengatakan pada Senin mereka tidak akan tergesa-gesa me...
Dubes Prancis diminta pulang dari Belarus
Senin, 18 Oktober 2021 - 10:55 WIB
Duta besar Prancis telah diperintahkan pergi dari Belarus dan dia telah meninggalkan negara tersebut...
 Dubes Heri ajak Prefektur Hokkaido Jepang manfaatkan kemudahan investasi di Indonesia
Minggu, 17 Oktober 2021 - 20:47 WIB
Duta Besar Republik (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi mengajak pemerintah dan kalangan bisnis di ...
Temui Verstegen, Bahlil siap kawal investasi pala di Fakfak
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 09:30 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan CEO...
RI, Turki sepakati koridor perjalanan untuk pulihkan ekonomi
Jumat, 15 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Pemerintah Indonesia dan Turki telah mencapai kesepakatan tentang koridor perjalanan yang akan memud...
Live Streaming Radio Network