IDI Papua kecam kekerasan terhadap tenaga kesehatan
Elshinta
Jumat, 17 September 2021 - 13:52 WIB |
IDI Papua kecam kekerasan terhadap tenaga kesehatan
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Papua bersama 250 tenaga kesehatan menggelar aksi damai dengan cara berjalan kaki atau \'long march\' mengelilingi jalan protokol di ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Oksibil, Kamis (16/9/2021). (ANTARA/elshinta.com).

Elshinta.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Papua mengecam tindakan kekerasan yang dialami sejumlah tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, pada Senin (13/9).

"Kami meminta kepada pemerintah daerah Provinsi Papua beserta TNI-Polri untuk menjamin keamanan dan keselamatan tenaga kesehatan yang bertugas di seluruh wilayah Papua," kata Ketua IDI Wilayah Papua Donald Aronggear, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Donald menyerukan pernyataan sikap organisasi IDI untuk meminta jaminan keamanan dan keselamatan tenaga kesehatan demi kelancaran pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Papua.

Seruan tersebut disampaikan IDI Papua kepada seluruh pihak terkait, khususnya Pemerintah Provinsi Papua.

"Kami juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua melakukan koordinasi dengan pemerintah kota/kabupaten, para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga keamanan para tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas," ujarnya.

Menurut Donald, aksi kekerasan tersebut berupa tindakan membakar fasilitas kesehatan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata hingga mengakibatkan sejumlah tenaga kesehatan terluka dan satu di antaranya wafat.

Donald berharap kejadian serupa tidak terulang, sehingga tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan dengan tenang tanpa intimidasi yang memicu rasa takut.

Sementara itu dalam jumpa pers virtual yang diadakan oleh Tim Mitigasi IDI dan IDI Wilayah Papua, Jumat pagi, Donald mengatakan masyarakat Papua saat ini sedang membutuhkan pelayanan kesehatan, terutama di tengah situasi pandemi COVID-19.

Aksi kekerasan terhadap tenaga kesehatan dikhawatirkan oleh Donald berdampak pada penurunan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat setempat karena jumlah tenaga kesehatan yang berkurang.

Pada Kamis (16/9), IDI Papua bersama 250 tenaga kesehatan menggelar aksi damai dengan cara berjalan kaki mengelilingi jalan protokol di Oksibil, Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Peserta aksi memasang pita hitam dan menyalakan 1.000 lilin di sepanjang jalan. Aksi tersebut sebagai visualisasi rasa duka cita dan penghormatan bagi korban wafat bernama Gabriella Meilani yang berprofesi sebagai perawat di Puskesmas Kiwirok.

Saat ini, kata Donald, seluruh tenaga kesehatan yang selamat dari lokasi kejadian telah dievakuasi menuju Jayapura.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK amankan Rp1,7 miliar terkait OTT Bupati Musi Banyuasin
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 23:30 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang sekitar Rp1,7 miliar terkait operasi tangkap tan...
KPK tetapkan Bupati Musi Banyuasin tersangka
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 23:01 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) ber...
Polisi ungkap kasus pembuangan bayi di Kabupaten Malang
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 20:15 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Malang berhasil mengungkap pelaku pembuangan seorang bayi berjenis kelamin...
Bupati Tangerang jemput mahasiswa korban kekerasan oknum polisi
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:30 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menjemp...
KPK menangkap Bupati Musi Banyuasin di Jakarta
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:25 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel)...
Bupati Musi Banyuasin yang ditangkap KPK miliki kekayaan Rp38,4 miliar
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 13:30 WIB
Bupati Musi Banyuasin di Sumatera Selatan, Dodi Reza Alex Noerdin, yang ditangkap KPK terkait ka...
Kemenag: Kegiatan susur sungai tewaskan 11 siswa MTs harus dievaluasi
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 11:15 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Islam pada Kementerian Agama M Ali Ramdhani menegaskan kegiatan susur s...
Mabes Polri tindak oknum polisi tidak profesional
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 09:15 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes polisi Ahmad Ramadhan menegaskan institusinya akan memberikan ...
Mabes Polri mutasi Kapolsek Percut Sei Tuan terkait penganiayaan
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 09:01 WIB
Mabes Polri memutasikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Percut Sei Tuan Ajun Komisaris Janpiter ...
KPK lakukan OTT di Sumatera Selatan
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 08:50 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sum...
Live Streaming Radio Network