Jalan pesisir Nunukan ditarget rampung dalam tiga bulan
Elshinta
Sabtu, 18 September 2021 - 10:15 WIB |
Jalan pesisir Nunukan ditarget rampung dalam tiga bulan
Gubernur Kalimantan Utara Yansen saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) proyek infrastruktur di Kabupaten Nunukan. ANTARA/HO - Dinas KISP Pemprov Kaltara.

Elshinta.com - Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Yansen TP menargetkan peningkatan coastal road (jalan pesisir) Nunukan harus segera rampung dalam waktu tiga bulan.

“Kita harapkan pembangunan jangka panjangnya ada pedesterian di pinggir dan jogging track," kata Yansen saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) proyek infrastruktur di Kabupaten Nunukan, Jumat.

Sedangkan untuk lokasi jalan tepat berada di pinggir laut,  kata dia, sehingga sangat bagus jika dibangun landmark yang dapat menjadi ikon baru masyarakat Nunukan.

Yansen mengatakan bahwa tidak hanya jalan untuk lalu lintas kendaraan yang akan dibangun. Tapi akan didesain sedemikian rupa, sehingga menjadi salah satu ikon Kabupaten Nunukan seperti daerah lainnya.

"Jika peningkatan jalannya menggunakan anggaran pemprov. Untuk sarana pendukung lainnya, kita harapkan dilakukan keroyokan, baik dari kabupaten dan pemerintah pusat. Sehingga pembangunannya benar-benar terintegrasi,” kata Wagub Yansen.

Berkaitan dengan anggarannya, Yansen berharap tidak hanya mengandalkan APBD provinsi saja tetapi juga dari Pemkab Nunukan, bahkan dukungan pusat melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi.

Peningkatan coastal road pada ruas jalan Mansapa – Pelabuhan – Ferry Sei Jepun – Sedadap – Lanal – Simpang Kadir – Pelabuhan Tunon Taka itu dikucur alokasi anggaran sebesar Rp14 miliar untuk pengerjaannya.

“Target pengerjaannya 141 hari. Kita akan lihat dua bulan lagi progresnya,” kata Wagub Yansen.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Tahun depan, Kudus punya mall pelayanan publik
Selasa, 26 Oktober 2021 - 16:14 WIB
Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kudus Jawa Tengah terus dikebut. Mall yang akan menampung be...
Pemkab Langkat akan bangun sarana dan prasarana umum dan sosial
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:11 WIB
Pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana PA.  Bupati meminta pokok pikiran DPRD segera d...
Ekonom sebut Jembatan Sei Alalak akselerasi pertumbuhan ekonomi
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 16:13 WIB
Ekonom dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Hidayatullah Muttaqin  mengatakan  keberadaan Jemb...
Komitmen Jokowi bangun Papua tersaji dalam Capaian Kinerja 2021
Rabu, 20 Oktober 2021 - 15:45 WIB
Komitmen Presiden Joko Widodo dalam pembangunan Tanah Papua tersaji dalam buku laporan Capaian Kiner...
 Laksanakan kerja bakti, Satgas Yonif RK 751/VJS jadi promotor dalam pembangunan kantor klasis
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:11 WIB
Bersama masyarakat dan Jemaat GKI Oraetlabora Kurima, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS membangun ...
Akademisi: Kota Medan butuh perbaikan infrastruktur jalan
Senin, 18 Oktober 2021 - 07:01 WIB
Akademisi Universitas Medan Area (UMA), Dadang Darmawan Pasaribu, MSi, menyebutkan bahwa Kota Medan ...
Stafsus Menteri BUMN bantah ada utang tersembunyi proyek kereta cepat
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:15 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menegaskan bahwa tidak ada utang tersembunyi China terkait ...
Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah 79 persen
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 14:15 WIB
Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta- Bandung (KCJB) hingga saat ini sudah mencapai 79 persen, da...
Wapres Ma`ruf Amin beri bantuan kepada gereja di Papua Barat
Jumat, 15 Oktober 2021 - 14:45 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberi bantuan kepada gereja untuk pengembangan sekolah dan rumah ibad...
Menteri PUPR ingatkan pengembang bangun rumah berkualitas bagi MBR
Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:45 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kembali mengingatkan kepada pe...