Jufry Lumintang: UMKM bangkit lebih cepat dengan dua syarat ini!
Elshinta
Sabtu, 18 September 2021 - 19:10 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Jufry Lumintang: UMKM bangkit lebih cepat dengan dua syarat ini!
Sumber foto: Bayu Koosyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Dalam acara deklarasi, Ketua Umum Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU), Jufri Lumintang mengapresiasi kebijakan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh Presiden Joko Widodo yang berbuah manis seiring dengan menurunnya angka sebaran infeksi Covid-19. Menurut Jufri, keberhasilan penerapan PPKM darurat tersebut berdampak pada peningkatan aktifitas ekonomi warga, khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sejak awal pandemi pada Maret 2020 mengalami tekanan yang luar biasa. 

“Kalau kita liat data BPS sepanjang Juli-Oktober 2020 kemarin, ada sekitar 60 juta pelaku UMKM yang mengalami dampak pandemi Covid-19. Dari data itu, 42 persen pelaku UMKM hanya mampu bertahan selama 3 bulan akibat menurunnya daya beli masyarakat selama pandemi. Selama penerapan PPKM darurat, sebagaimana data dan observasi kami terhadap teman-teman pelaku UMKM, kondisinya lebih memprihatinkan. Banyak yang nutup usaha karena omsetnya turun drastis antara 50-70 persen. Bayar gaji karyawan aja berat,” ujar Jufri usai kegiatan deklarasi dan pelantikan Pengurus DPP GARPU, Sabtu (18/9) di Aula Akademi Bela Negara (ABN) Partai Nasdem, Jakarta Selatan. 

“Beruntung dampak pengetatan PPKM berbanding lurus dengan penurunan angka Covid-19. Apresiasi lah terhadap Pak Jokowi dan Gugus Tugas Covid-19. Kami berharap aktifitas pelaku UMKM bisa dioptimalkan lagi untuk merestorasikan dan meningkatkan performa kegiatan pelaku UMKM,” sambung Jufri seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Sabtu (18/9). 

Dikatakannya lagi, upaya untuk membangkitkan performa dan intensitas aktifitas UMKM kedepan harus benar-benar mendapatkan penanganan khusus. Menurutnya ada 2 cara. Yang pertama dari pendekatan pandemi, Jufri meminta Presiden Joko Widodo dan kementerian terkait untuk melakukan pengetatan di berbagai akses masuk internasional, baik dari bandara dan pelabuhan. Seperti halnya peningkatan infeksi Corona Varian Delta pada Juli lalu, Jufri menyorot buruknya pengetatan screening pendatang asing sehingga penyebaran Varian Delta dari India tak terbendung. 

“Makanya kedepan ini harus lebih ketat. Entah itu mekanisme pemeriksaan medisnya, atau durasi isolasi pendatang diperpanjang mengingat sekarang ini evolusi Covid-19 memunculkan varian-varian virus yang baru dan lain-lain. Jangan sampai lagi bagus-bagusnya peningkatan operasional UMKM, nanti PPKM lagi. Bisa kacau lagi nanti kondisi pelaku usahanya,” tutur pria berdarah Manado ini. 

Selain memperketat pintu masuk internasional, Syarat kedua menurut Jufri yakni adanya keberlangsungan penanganan khusus terhadap pelaku UMKM dalam meningkatkan ritme operasionalnya. Beberapa program penanganan khusus yang diluncurkan Presiden Jokowi terhadap pelaku UMKM seperti relaksasi KUR sejak Tahun 2020, pengembangan pasar digital melalui program UMKM Go Online, bantuan presiden produktif untuk 12,8 juta usaha mikro, tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3 persen, penyediaan 30 persen infrastruktur publik untuk UMKM, hingga alokasi 40 persen belanja barang dan jasa pemerintah bagi UMKM melalui LKPP merupakan program-program yang perlu dilanjutkan untuk menunjang peningkatan performa UMKM. 

Dalam acara deklarasi tersebut Ketua Umum GARPU Jufri Mengatakan bahwa Garpu sangat diterima oleh pedagang dan UMKM di seluruh wilayah Indonesia dan sudah ada pembentukan kepengurusan DPW di 25 Provinsi dari sabang sampai merauke, kedepan kami segera akan melantik pengurus di tingkat daerah.

Diapun berharap, kehadiran GARPU sebagai salah satu alternatif medium pendampingan bagi pelaku UMKM di Indonesia bisa mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. “Komitmen kami adalah bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat, termasuk pemerintah daerah dan seluruh stakeholder yang ada untuk memicu peningkatan aktifitas pelaku UMKM di seluruh Indonesia,” tutup Jufri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri ATR/BPN: Cakupan pemanfaatan wakaf perlu diperluas
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 20:46 WIB
Gerakan santri yang mempromosikan wakaf dalam bentuk uang harus dikelola dengan baik dan dengan penu...
Komisi IV DPR kembangkan percontohan teknologi pertanian di Magelang
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:48 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDIP  dapil VI Jateng, Vita Ervina mengatakan, pihaknya telah ...
 Peduli puluhan kafe kopi di Majalengka, BRIN hibahkan mesin roasting kopi
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 16:25 WIB
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberi bantuan hibah mesin panggang atau penyangrai kopi (r...
 Babinsa Blang Mangat, dampingi petani cabai wujudkan ketahanan pangan 
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 16:07 WIB
Wujudkan ketahanan pangan wilayah ditengah pandemi covid-19, Babinsa Koramil 22/Blm Serka Rusli Panj...
 Hulu migas setor Rp136,8 triliun untuk penerimaan negara
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 15:26 WIB
Momentum membaiknya harga minyak dunia berhasil dimaksimalkan oleh kinerja hulu minyak dan gas bumi ...
 MUI:  Lembaga keuangan syariah bisa berantas pinjol ilegal
Jumat, 22 Oktober 2021 - 19:06 WIB
Pinjaman online atau lebih dikenal sebagai pinjol menjadi salah satu masalah besar Indonesia di teng...
Sandiaga: Potensi game di masa depan luar biasa bagi ekonomi Indonesia
Jumat, 22 Oktober 2021 - 10:35 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahud...
Rupiah Jumat pagi melemah 25 poin
Jumat, 22 Oktober 2021 - 10:12 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah 25 poin
IHSG Jumat dibuka melemah 12,31 poin
Jumat, 22 Oktober 2021 - 09:49 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka melemah 12,31 poin
BI NTT targetkan perluas QRIS untuk retribusi semua pasar Kota Kupang
Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:35 WIB
Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan memperluas transaksi elektronik p...