Pandemi Covid-19, Kalsel tetap fokus tangani masalah stunting
Elshinta
Minggu, 19 September 2021 - 14:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pandemi Covid-19, Kalsel tetap fokus tangani masalah stunting
Sumber foto: Syahri Ruslan/elshinta.com.

Elshinta.com - Provinsi Kalimantan Selatan tetap fokus pada program program prioritas bagi rakyat, salah satunya terkait stunting anak.

"Meski dihadapkan  pada  pandemi covid 19, Kalsel  akan tetap bekerja keras dalam menangani sektor sektor pembangunan prioritas, termasuk  upaya pengurangan angka stunting anak ," tegas Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, di Mahligai Pancasila seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan, Minggu (19/9). 

Sahbirin memaparkan komitmen tersebut pada acara Pemberian Penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Sosialisasi Perpres Nomor 72 Tahun 2021.

Dikatakan,Sementara itu, percepatan penanggulangan stunting terus dilakukan meskipun di tengah situasi pandemi.

Jelasnya, ada beberapa upaya yang dikerjakan sampai saat ini.

Di antaranya melakukan monev surveilans gizi melalui aplikasi EPPGBM, monev evaluasi kinerja kabupaten kota oleh tim KP2S Provinsi.

Menindaklanjuti tahapan aksi integrasi konvergensi yang dilakukan kabupaten kota, meningkatkan kapasitas petugas di tingkat puskesmas dan jajarannya, hingga pemantapan kinerja KP2S kabupaten kota.

Adapun sosialisasi Perpres ini dirangkaikan dengan penghargaan TPID yang jatuh kepada Kabupaten Tabalong.

Dirjen Bina Bangda menyerahkan piagam langsung kepada Bupati Tabalong, disaksikan oleh Gubernur Kalsel.

Paman Birin, sapaan akrabnya, memberikan apresiasi pada Kabupaten Tabalong.

"Penghargaan TPID menunjukkan keberhasilan daerah dalam mengendalikan inflasi. Selamat kepada Kabupaten Tabalong yang berhasil meraihnya.

Sementara itu Dirjen Bina Pembangunan Daerah  Kemendagri, Hari Nur Cahya Murni, menyebutkan, Provinsi Kalimantan Selatan potensial untuk segera menurunkan angka stunting.

Pasalnya, pasokan ikan di Kalsel melimpah, terutama jenis ikan sungai atau air tawar.

Sedangkan bahan makanan tersebut kaya akan nutrisi yang mampu cegah stunting pada anak.

Hal ini ia sampaikan dalam acara "Pemberian Penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Sosialisasi Perpres Nomor 72 Tahun 2021" di Mahligai Pancasila, Banjarmasin (18/9/21).

Mengacu pada Perpres Nomor 72 Tahun 2021, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.

Kondisi tersebut ditandai dengan tinggi badan di bawah standar yang ditetapkan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

Ia menambahkan, "ada 30 provinsi yang prevalensi stuntingnya di atas toleransi WHO, yaitu 20 persen."

Dalam acara ini, hadir pula pimpinan instansi vertikal dan Bupati/Walikota,  Kepala SKPD Pemprov Kalsel.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Tahun depan, Kudus punya mall pelayanan publik
Selasa, 26 Oktober 2021 - 16:14 WIB
Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kudus Jawa Tengah terus dikebut. Mall yang akan menampung be...
Pemkab Langkat akan bangun sarana dan prasarana umum dan sosial
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:11 WIB
Pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana PA.  Bupati meminta pokok pikiran DPRD segera d...
Ekonom sebut Jembatan Sei Alalak akselerasi pertumbuhan ekonomi
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 16:13 WIB
Ekonom dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Hidayatullah Muttaqin  mengatakan  keberadaan Jemb...
Komitmen Jokowi bangun Papua tersaji dalam Capaian Kinerja 2021
Rabu, 20 Oktober 2021 - 15:45 WIB
Komitmen Presiden Joko Widodo dalam pembangunan Tanah Papua tersaji dalam buku laporan Capaian Kiner...
 Laksanakan kerja bakti, Satgas Yonif RK 751/VJS jadi promotor dalam pembangunan kantor klasis
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:11 WIB
Bersama masyarakat dan Jemaat GKI Oraetlabora Kurima, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS membangun ...
Akademisi: Kota Medan butuh perbaikan infrastruktur jalan
Senin, 18 Oktober 2021 - 07:01 WIB
Akademisi Universitas Medan Area (UMA), Dadang Darmawan Pasaribu, MSi, menyebutkan bahwa Kota Medan ...
Stafsus Menteri BUMN bantah ada utang tersembunyi proyek kereta cepat
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:15 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menegaskan bahwa tidak ada utang tersembunyi China terkait ...
Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah 79 persen
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 14:15 WIB
Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta- Bandung (KCJB) hingga saat ini sudah mencapai 79 persen, da...
Wapres Ma`ruf Amin beri bantuan kepada gereja di Papua Barat
Jumat, 15 Oktober 2021 - 14:45 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberi bantuan kepada gereja untuk pengembangan sekolah dan rumah ibad...
Menteri PUPR ingatkan pengembang bangun rumah berkualitas bagi MBR
Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:45 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kembali mengingatkan kepada pe...