Warga tiga desa di Nogosari, Boyolali gelar vaksinasi massal
Elshinta
Minggu, 19 September 2021 - 17:08 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Warga tiga desa di Nogosari, Boyolali gelar vaksinasi massal
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Ratusan warga di tiga desa di kecamatan Nogosari, Boyolali JawaTengah, Sabtu (18/9) ramai-ramai mendatangi balai desa setempat guna mengikuti program vaksinasi yang diadakan Satgas Covid 19 Kabupaten Boyolali. 

Antusiasme warga yang mengikuti program vaksinasi dosis pertama dengan vaksin jenis Sinovac ini cukup tinggi. Hal itu dikatakan Kepala Desa Tegalgiri Ngateman saat ditemui wartawan di balai desa setempat.

Ngateman mengatakan, dari 4.000 warga di Tegalgiri yang  siap mengikuti vaksin tahap pertama sebanyak 200 orang. “Vaksin ini bertahap tujuanya biar tidak terjadi kerumunan warga. orang,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Minggu (19/9). 

Diharapkan dengan adanya vaksinasi secara massal dan serentak  ini penyebaran Covid-19 segera berhenti, sehingga warga masyarakat dapat melakukan aktivitas seperti semula. 

“Ya, setelah melakukan vaksin ini semoga semua  warga dapat kembali melakukan pekerjaan seperti semula dan dijauhkan dari Covid-19,” ujar Ngateman.
 
Sementara itu Fitrianto, Kepala Desa Pojok Nogosari mengatakan, hingga  saat ini,warganya yang sudah melaksanakan vaksinasi hampir 800 san orang.

“Semoga pandemi ini segera selesai dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti semula, dan ekonomi masyarakat kembali pulih,” harapnya. 

Dikatakanya, untuk hari Sabtu (18/9) ada 300 warga yang mengikuti vaksin.  Sementara total warga yang sudah mengikuti vaksin sebanyak 800 orang dari jumlah warga sebanyak 3.330 orang. 

“Ini vaksin yang ketiga, pertama diikuti 100 orang kedua 200 orang dan ketiga 300 orang. Namun, sebagian warga ada yang mengikuti vaksin di kecamatan jadi total yang sudah ikut vaksin sebanyak 800 warga,” ujar dia. 

Fitrianto berharap, semua warga di desanya mendapat jatah vakisnasi. “Jadi kalau semua warga sudah mengikuti vaksinasi, semoga aktivitas warga kembali normal,” tandasnya. 

Di tempat terpisah, Kepala Desa Keyongan Kecamatan Nogosari, Sutrisno mengatakan, bahwa antusias warga untuk mengikuti vaksin cukup tinggi, pada hari Sabtu (18/9) ada sebanyak 400 pendaftar. Sementara total warga yang sudah mengikuti vaksin 1.512 dari total warga 7.000. 

“Ya, hampir 10 persen yang sudah mengikuti vaksin. Semoga di minggu depan ada alokasi kembali vaksin untuk warga sehingga semua warga dapat jatah vaksin,” kata dia. 

Sutrisno berharap, pada bulan September dapat 80 persen warga yang sudah divaksin.  

“Kalau setiap minggu ada alokasi vaksin sebanyak 250 sampai 400 aja, mungkin dua bulan ini sudah tervaksin semuanya,” kata dia. 

Ia menambahkan, hampir semua warga yang lansia sudah tervaksin sebanyak 68 orang. Vaksin saat ini diprioritaskan usia 18 keatas. “Vaksin lansia sudah yang kedua kalinya. Kalau sekarang ini diprioritaskan untuk warga yang usia 18 tahun keatas dan mereka yang bekerja bepergian jauh atau yang sedang kuliah keluar kota,” pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
SKK Migas proyeksikan pengeboran 538 sumur sampai akhir 2021
Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:37 WIB
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan pen...
Ekonom prediksi bank umum jadi bank digital pada 2030
Kamis, 28 Oktober 2021 - 16:55 WIB
Ekonom sekaligus Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mempre...
Garuda Indonesia luncurkan promo harga tes COVID
Kamis, 28 Oktober 2021 - 16:20 WIB
Maskapai Garuda Indonesia melalui Aero Globe Indonesia bekerja sama dengan Kartika Pulomas Hospital...
Masa berlaku PCR penumpang pesawat diperpanjang 3x24 jam
Kamis, 28 Oktober 2021 - 15:02 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menambah durasi berlaku tes reaksi berantai (polymerase ch...
BMKG prediksi musim hujan di Sulteng bersamaan dengan fenomena La Nina
Kamis, 28 Oktober 2021 - 13:29 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Meteorologi Palu memprakirakan, wilayah S...
Surabaya kembali gelar kegiatan Hari Bebas Kendaraan mulai November
Kamis, 28 Oktober 2021 - 11:44 WIB
Pemerintah Kota Surabaya di Provinsi Jawa Timur berencana menggelar kembali kegiatan Hari Bebas Ken...
Kota Depok masih tetap di zona kuning
Kamis, 28 Oktober 2021 - 09:45 WIB
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana  mengatakan perkembangan kasus COVID-19 di...
Dinkes Riau ancam cabut izin faskes tak patuhi tarif baru tes PCR
Kamis, 28 Oktober 2021 - 07:45 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir menegaskan pemerintah akan mencabut izin kli...
Wapres: Pengeluaran untuk produk halal capai 2,4 triliun dolar di 2024
Kamis, 28 Oktober 2021 - 00:01 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin mengatakan jumlah masyarakat muslim dunia berpotensi terus meningkat deng...
70 juta penduduk Indonesia terima vaksin COVID-19 dosis lengkap
Rabu, 27 Oktober 2021 - 23:30 WIB
Sebanyak 70.113.618 penduduk Indonesia telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap, menurut data ya...