Wabup Bandung: Tindak oknum kepsek jual seragam sekolah dengan harga mahal
Elshinta
Senin, 20 September 2021 - 18:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Wabup Bandung: Tindak oknum kepsek jual seragam sekolah dengan harga mahal
Sumber foto: Titik Mulyana/elshinta.com.

Elshinta.com - Adanya temuan penjualan seragam sekolah yang mahal, yang  dilakukan pihak sekolah membuat Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan geram, mengingat keadaan warga masyarakat Kabupaten Bandung Jawa Barat saat ini sedang mengalami dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, sehingga pihaknya menyayangkan tindakan pihak sekolah yang menjual seragam sekolah mahal. Sementara orang tua siswa mengeluh dan keberatan.

Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan menegaskan, pihaknya akan memanggil dan menindak pihak kepala sekolah yang melakukan penjualan seragam sekolah kepada siswa dengan harga yang tidak wajar atau terlalu mahal.

Ia menambahkan, dirinya akan memanggil pihak kepala sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Jawa Barat untuk melakukan klarifikasi tentang temuan tersebut. Pihaknya mendorong untuk dilakukan pantauan terhadap sekolah yang ada di Kabupaten Bandung yang menjual seragam sekolah yang dinilai memberatkan pihak orang tua siswa.

"Kejadian ini tidak boleh terulang lagi dan pihaknya akan tindak tegas dan memberikan sanksi tegas terhadap Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah yang melakukan penjualan seragam yang mahal," kata Syahrul seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Titik Mulyana, Senin (20/9).

 Lebih lanjut ia menegaskan, "Bisaan ngala Duitna" dalam arti pintar mencari uangnya,"  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Boyolali mulai uji coba pembelajaran tatap muka di tingkat PAUD dan TK
Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:59 WIB
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali di Provinsi Jawa Tengah mulai melaksanakan uji co...
Sinergi seluruh perpustakaan kunci wujudkan kesejahteraan masyarakat melalui literasi
Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:05 WIB
Demi mendukung cita-cita perpustakaan mewujudkan kesejahteraan masyarakat lewat literasi maka perpus...
UM gelar Dies Natalis ke 67 tahun dimasa pandemi Covid-19 
Rabu, 20 Oktober 2021 - 17:22 WIB
Universitas Negeri Malang (UM) merayakan Dies Natalisnya ke 67 pada Rabu (20/10). Menariknya perayaa...
Kemendikbudristek: Duta Kampus Merdeka untuk akselerasi Kampus Merdeka
Rabu, 20 Oktober 2021 - 14:57 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meresmikan penugasan Du...
Bantuan biaya belajar Penajam belum dicairkan karena anggaran defisit
Selasa, 19 Oktober 2021 - 20:01 WIB
Bantuan biaya belajar atau beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa/mahasiswi Kabupaten Penajam Paser Uta...
DPR: UU Pesantren untuk kesetaraan institusi pendidikan
Selasa, 19 Oktober 2021 - 17:10 WIB
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR RI mendorong lahirnya Undang-Undang No. 18 tahun 2...
Inovasi mahasiswi asal Medan untuk eksplorasi lepas pantai yang ramah lingkungan
Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:34 WIB
Ester Anggreni Simanjuntak, mahasiswi asal Medan yang kini menempuh pendidikan di program studi Tekn...
5 kiat bagi orang tua bantu anak siap hadapi PTM
Selasa, 19 Oktober 2021 - 08:11 WIB
Pemerintah Pusat telah menentukan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.
 Pasca kasus klaster sekolah, PTM SDN Gendongan 1 Salatiga dilanjutkan
Senin, 18 Oktober 2021 - 18:46 WIB
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Negeri Gendongan 1 Salatiga, Jawa Tengah, Senin (18/10) kembali ...
Disdikbud Aceh Utara akan maksimalkan sarana dan prasana sekolah secara bertahap
Senin, 18 Oktober 2021 - 18:37 WIB
Terkait kekurangan sarana dan prasarana juga tenaga pengajar di SDN 3 Kecamatan Langkahan, Kabupaten...