Kemendikbudristek dorong satuan pendidikan vokasi lakukan kolaborasi
Elshinta
Senin, 20 September 2021 - 21:01 WIB |
Kemendikbudristek dorong satuan pendidikan vokasi lakukan kolaborasi
Tangkapan layar Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, (Dirjen Diksi) Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) mendorong satuan pendidikan vokasi meningkatkan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk memperkuat produktivitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

“Indeks produktivitas di Indonesia berada pada angka yang rendah, yaitu 0,8 persen. Selama ini, kita terlena dan fokus pada hard skills untuk vokasi, seharusnya kita fokus pada menumbuhkan passion, dan karakter kreatif anak-anak,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, (Dirjen Diksi) Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

Oleh karena itu, kata dia, Gebyar Vokasi digelar pada Kamis (16/9) bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara satuan pendidikan vokasi dengan DUDI, sehingga tercipta link and match 8+i yang akan berdampak pada produktivitas SDM di Indonesia.

Link and Match 8+i mencakup beberapa hal, yakni pertama, kurikulum disusun bersama sejalan dengan penguatan aspek kemampuan nonteknis, kemampuan teknis dan karakter kebekerjaan sesuai kebutuhan dunia kerja. Kedua, pembelajaran diupayakan berbasis proyek riil dari dunia kerja untuk memastikan hardskills, softskills dan karakter yang kuat.

Ketiga, peningkatan jumlah dan peran guru/instruktur dari industri maupun pakar dari dunia kerja. Keempat, praktik kerja lapangan/industri minimal satu semester. Kelima, bagi lulusan dan bagi guru/instruktur sertifikasi kompetensi harus sesuai dengan standar dan kebutuhan dunia kerja. Keenam, bagi guru/instruktur perlu ditekankan untuk memperbarui teknologi melalui pelatihan secara rutin.

Ketujuh, diadakan riset terapan yang mendukung teaching factory berdasarkan kasus atau kebutuhan. Kedelapan, komitmen serapan lulusan oleh dunia kerja. Sedangkan huruf “i” adalah berbagai kemungkinan kerja sama yang dapat dilakukan dengan dunia kerja, di antaranya beasiswa dan/atau ikatan dinas, donasi dalam bentuk peralatan laboratorium dan lainnya.

Lebih lanjut, Wikan menjelaskan bahwa Gebyar Vokasi dapat menjadi sebuah potensi untuk menciptakan integritas pendidikan vokasi dan DUDI. Untuk mencapai link and match dan peningkatan produktivitas SDM, ia menekankan perlu adanya perubahan yang dilakukan, terutama pada para guru- guru serta kepala sekolah.

“Kami harus membuka cara berpikir guru-guru, kami pun harus mengubah mereka untuk bisa mengajar dengan pola-pola baru dan bukan dengan pola lama yang sudah tidak cocok. Satu-satunya cara adalah dengan melatih mereka. Kami tahu, kalau tidak diubah maka kami khawatir ketika melakukan link and match dengan industri, malah tidak sesuai,” kata Wikan lagi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Masih PPKM Level 3, UMK wisuda gunakan sistem drive thru
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 21:36 WIB
Sebanyak 823 mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) Jawa Tengah diwisuda, 10 wisudawan diantaranya ...
UNJ gelar sarasehan bahas polemik tentang statuta baru pemberian gelar kehormatan
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 20:10 WIB
Beberapa hari ini tidak sedikit pemberitaan mengenai perubahan Statuta Universitas Negeri Jakarta un...
Wali Kota Bandung minta santri sukseskan program vaksinasi Covid-19
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:56 WIB
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta kepada para santri agar lebih mencintai bangsa dan Tan...
 Budidaya melon dengan sistem irigasi tetes berbasis tehnologi 
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 15:37 WIB
Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur mengembangkan sistem pertanian presisi berdasarkan I...
Evaluasi 2 Tahun Jokowi-Ma`ruf, BEMNUS kritik beberapa kementerian
Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:57 WIB
Koordinator Pusat Aliansi Badan Eksekutif Nusantara (BEMNUS) Eko Pratama ikut memberikan kritikan di...
Gaungkan Indonesia Emas 2045, PMN gelar `Kemah Kebangsaan`
Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:46 WIB
Pergerakan Mahasiswa Nasional (PMN) yang terdiri dari ratusan mahasiswa dari berbagai universitas me...
Boyolali mulai uji coba pembelajaran tatap muka di tingkat PAUD dan TK
Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:59 WIB
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali di Provinsi Jawa Tengah mulai melaksanakan uji co...
Sinergi seluruh perpustakaan kunci wujudkan kesejahteraan masyarakat melalui literasi
Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:05 WIB
Demi mendukung cita-cita perpustakaan mewujudkan kesejahteraan masyarakat lewat literasi maka perpus...
UM gelar Dies Natalis ke 67 tahun dimasa pandemi Covid-19 
Rabu, 20 Oktober 2021 - 17:22 WIB
Universitas Negeri Malang (UM) merayakan Dies Natalisnya ke 67 pada Rabu (20/10). Menariknya perayaa...
Kemendikbudristek: Duta Kampus Merdeka untuk akselerasi Kampus Merdeka
Rabu, 20 Oktober 2021 - 14:57 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meresmikan penugasan Du...