DPRD Ambon: Gangguan internet hambat aktivitas belajar
Elshinta
Selasa, 21 September 2021 - 10:42 WIB |
DPRD Ambon: Gangguan internet hambat aktivitas belajar
Wakil Ketua II DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono (ANTARA/Winda Herman)

Elshinta.com - DPRD Kota Ambon, Maluku, meminta TelkomGroup segera mengatasi gangguan internet karena banyak aktivitas masyarakat terhambat, terutama pelajar dan mahasiswa yang belajar dan kuliah secara daring.

"Ini kan seluruh aktivitas terganggu karena internet ini sudah merupakan kebutuhan mendasar bagi pekerja, sekolah dan bisnis-bisnis daring lainnya," kata Wakil Ketua II DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono di Ambon, Selasa.

Ia meminta TelkomGroup agar segera memperbaiki masalah jaringan dan memberi penjelasan yang rinci kepada publik.

Gangguan internet dari TelkomGroup sangat berdampak ke aktivitas masyarakat, karena selama ini hanya operator Telkomsel yang memiliki jaringan luas di Maluku, dan digunakan mayoritas warga di Ambon.

"Upayakan untuk menggantikan ada perbaiki akses internet yang ada dulu, agar semua bisa memenuhi kepentingan masyarakat baik dari sisi pekerja maupun sekolah," ucapnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far far, mengatakan pihaknya merencanakan rapat bersama pihak Telkomsel dan Indihome guna membahas permasalahan jaringan internet di Kota Ambon. "Nanti Komisi II akan memanggil Telkomsel dan Indihome supaya kita mendengar penjelasan yang jelas," katanya.

Ia menerangkan dalam kondisi pandemi seperti ini, yang paling penting adalah pendidikan anak-anak. Namun, jaringan saat ini menyulitkan aktivitas belajar mereka. "Sekarang masih dalam situasi pandemi, anak-anak masih sekolah daring. Ini sangat memberatkan tentunya," ucapnya.

Sementara itu, seorang pebisinis daring, Rizana Idris mengatakan sangat kesal karena tidak dapat mengunggah foto jualannya ke dalam cerita media sosial instagram.

"Saya cukup terbawa emosi ya, karena biasanya saya jualannya lancar-lancar saja, tapi kali ini (internet) lemot sekali," ujarnya.

Ia berharap jaringan internet Telkomsel di Kota Ambon segera kembali normal. Menurutnya jika hal ini tidak dapat diperbaiki secepatnya, akan merugikan usahanya yang kini bergantung pada pemesanan daring. "Semoga cepat diperbaiki. Karena saya sangat resah, takut tidak dapat berjualan seperti biasanya," tuturnya.

Mahasiswa Universitas Pattimura, Fadly Anwar mengaku juga tidak bisa mengikuti perkuliahan secara daring lancar. "Kita kuliah tadi, gambarnya buram, dan suaranya juga tidak jelas," katanya.

Fadly berharap jaringan segera diperbaiki untuk kepentingan pendidikan mereka. "Jangan sampai kita tidak bisa belajar baik-baik. Kalau bisa, cepat selesaikanlah," demikian mahasiswa jurusan hukum itu.

Selama tiga hari terakhir jaringan internet dari TelkomGroup seperti Telkomsel dan Indihome tidak bergungsi dengan baik.

Sebelumnya terjadi gangguan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa (Jawa, Sumatera dan Kalimantan) ruas Batam - Pontianak sejak 19 September 2021 yang berdampak pada penurunan kualitas layanan TelkomGroup baik fixed maupun mobile broadband di beberapa wilayah Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
17 ribuan murid di Lumajang terima beasiswa, Komisi X DPR RI: Dua kali lipat dari sebelumnya
Senin, 25 Oktober 2021 - 09:56 WIB
Mendorong semangat belajar di masa pandemi Covid-19, sekitar 17 ribu KIP atau PIP digelontorkan DPR ...
Peringati Hari Santri Nasional, siswa SMP Mutual dihibur dongeng 
Minggu, 24 Oktober 2021 - 17:34 WIB
Ratusan siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Jawa Tengah mengikuti kegiatan p...
Universitas Pancasila wujudkan MBKM budidaya kebun tanaman obat
Minggu, 24 Oktober 2021 - 15:11 WIB
 Universitas Pancasila mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka  dengan melakukan budidaya di lah...
 Masih PPKM Level 3, UMK wisuda gunakan sistem drive thru
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 21:36 WIB
Sebanyak 823 mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) Jawa Tengah diwisuda, 10 wisudawan diantaranya ...
UNJ gelar sarasehan bahas polemik tentang statuta baru pemberian gelar kehormatan
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 20:10 WIB
Beberapa hari ini tidak sedikit pemberitaan mengenai perubahan Statuta Universitas Negeri Jakarta un...
Wali Kota Bandung minta santri sukseskan program vaksinasi Covid-19
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:56 WIB
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta kepada para santri agar lebih mencintai bangsa dan Tan...
 Budidaya melon dengan sistem irigasi tetes berbasis tehnologi 
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 15:37 WIB
Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur mengembangkan sistem pertanian presisi berdasarkan I...
Evaluasi 2 Tahun Jokowi-Ma`ruf, BEMNUS kritik beberapa kementerian
Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:57 WIB
Koordinator Pusat Aliansi Badan Eksekutif Nusantara (BEMNUS) Eko Pratama ikut memberikan kritikan di...
Gaungkan Indonesia Emas 2045, PMN gelar `Kemah Kebangsaan`
Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:46 WIB
Pergerakan Mahasiswa Nasional (PMN) yang terdiri dari ratusan mahasiswa dari berbagai universitas me...
Boyolali mulai uji coba pembelajaran tatap muka di tingkat PAUD dan TK
Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:59 WIB
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali di Provinsi Jawa Tengah mulai melaksanakan uji co...