Dari Sorong, api PON akan dikirab keliling Papua
Elshinta
Rabu, 22 September 2021 - 06:41 WIB |
Dari Sorong, api PON akan dikirab keliling Papua
Ketua Harian PB PON XX Papua Yunus Wonda (ANTARA/Evarianus Supar)

Elshinta.com - Ketua Harian Pengurus Besar PON XX Papua Yunus Wonda pada Rabu di Timikia mengatakan api abadi PON akan diambil dari Sorong pada 26 September nanti sebelum dikirab mengelilingi dua provinsi di Papua untuk disiapkan jelang upacara pembukaan pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Yunus mengatakan ia selanjutnya akan menerima api abadi PON dari Bupati Sorong Johny Kamuru untuk diarak keliling kota sebelum dibawa menuju Bandara Sorong pada 27 September dan diterbangkan ke Biak.

Api abadi PON akan bermalam di Biak sebelum diterbangkan lagi ke Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, pada 28 September dan diarak sehari sebelum diterbangkan kembali keesokan harinya ke Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya.

Lantas pada 30 September, api PON diterbangkan lagi dari Wamena ke Merauke dan diarak seharian di ujung timur Nusantara itu sebelum melanjutkan perjalanan ke Jayapura pada 1 Oktober.

Setiba di Bandara Sentani, api PON langsung dibawa ke Kantor Wali Kota Jayapura sebelum diarak keliling kota dan diantarkan ke kediaman Gubernur Papua Lukas Enembe di Gedung Negara Jayapura pada petang harinya.

Bersamaan dengan kedatangan api abadi PON, Gubernur Enembe juga akan menggelar jamuan makan malam bersama seluruh kontingen dari 34 provinsi seluruh Indonesia.

Setelah bermalam di Gedung Negara Jayapura, api abadi PON akan diserahkan kembali kepada Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano untuk diteruskan ke Bupati Jayapura Mathius Awotiauw.

Di Kabupaten Jayapura, api PON bakal dibawa melintasi Danau Sentani menggunakan perahu tradisional menuju Kalkote.

"Diperkirakan api PON tiba di Kalkote sekitar pukul 15.00 WIT dan selanjutnya akan dikirab menuju Stadion Lukas Enembe untuk diserahkan kepada kami dari PB PON XX Papua untuk persiapan pembukaan PON XX Papua pada 2 Oktober jam 19.00 WIT," jelas Yunus.

Ia mengatakan pihak-pihak yang akan terlibat dalam kirab api abadi PON mulai dari Sorong hingga di Jayapura yaitu para mantan atlet baik asal Papua maupun mantan atlet nasional dari berbagai provinsi.

Yunus menyebut pengiraban api abadi PON pada lima wilayah di Papua sebagai perwujudan dari lima wilayah adat Papua.

"Biak itu mewakili wilayah adat Saireri. Timika mewakili wilayah adat Meepago. Wamena mewakili wilayah adat Lapago. Merauke mewakili wilayah adat Anim, sedangkan Jayapura mewakili wilayat adat Tabi," jelas mantan Ketua DPRD Provinsi Papua periode 2014-2019 itu.

Adapun puncak acara pembukaan PON XX Papua akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Oktober 2021 pukul 19.00 WIT bertempat di Stadion Utama Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura.

Yunus mengaku belum menerima informasi apakah setelah membuka kegiatan PON XX di Jayapura, Presiden Jokowi akan berkunjung ke Merauke dan Timika yang juga menjadi klaster penyelenggara PON XX.

"Kami belum mendapatkan jadwal pasti dari Istana, apakah Bapak Presiden akan berkunjung juga ke Merauke dan Timika. Tapi yang jelas, beliau akan membuka kegiatan PON XX di Jayapura," jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Djokovic harus divaksinasi untuk main di Australian Open
Rabu, 20 Oktober 2021 - 11:49 WIB
Upaya Novak Djokovic untuk mempertahankan gelar dan mencetak rekor Grand Slam dalam keraguan setelah...
Seperempat medali emas Jabar disumbangkan Kabupaten Bogor
Selasa, 19 Oktober 2021 - 09:05 WIB
Atlet kontingen Jawa Barat asal Kabupaten Bogor berhasil menyumbangkan 34 medali emas atau seperempa...
 Jateng posisi ke-6 raihan medali PON XX, Wagub Taj Yasin minta ada evaluasi
Senin, 18 Oktober 2021 - 16:23 WIB
Kontingen Jawa Tengah menduduki peringkat enam atas raihan medali dalam ajang Pekan Olahraga Nasiona...
Putra Nababan berharap LADI lebih profesional
Senin, 18 Oktober 2021 - 14:47 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Putra Nababan mengkritik keras kinerja Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) ...
Dua atlet Sukoharjo bawa pulang dua medali emas
Minggu, 17 Oktober 2021 - 21:10 WIB
Dua atlet kontingen Jawa Tengah dari Kabupaten Sukoharjo berhasil membawa pulang medali emas di ajan...
 Gubernur Jabar apresiasi atlet peraih emas terbanyak PON XX Papua 2021
Minggu, 17 Oktober 2021 - 14:57 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil memberikan apresiasi kepada para atlet yqng telah mengharu...
Hasil akhir loncat indah PON Papua, DKI Jakarta dan Jatim mendominasi
Jumat, 15 Oktober 2021 - 06:15 WIB
DKI Jakarta dan Jawa Timur mendominasi persaingan atlet loncat indah dalam gelaran Pekan Olahraga Na...
Maya Sheva bawa pulang emas PON Papua tanpa bertanding
Kamis, 14 Oktober 2021 - 22:30 WIB
Keberuntungan berpihak kepada karateka Maya Sheva setelah membawa pulang medali emas tanpa harus be...
Paralayang itu asyik
Kamis, 14 Oktober 2021 - 19:29 WIB
Semula agak ragu ikut terbang, tapi setelah Ketua Paralayang Indonesia Wahyu Yudha Dewanto berkata `...
 Bantu sambung listrik warga tidak mampu, PLN gelar PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride
Kamis, 14 Oktober 2021 - 15:58 WIB
PLN kembali menggelar kegiatan virtual charity run and ride pada 16 Oktober s.d. 07 November 2021. V...
Live Streaming Radio Network