PON Papua dan kilau kembang api di langit timur Indonesia
Elshinta
Kamis, 23 September 2021 - 09:13 WIB |
PON Papua dan kilau kembang api di langit timur Indonesia
Kembang api yang disiapkan untuk acara pembukaan PON Papua (ANTARA/elshinta.com)

Elshinta.com - Kembang api dalam setiap penyelenggaraan event menempati posisi tersendiri sebagai daya tarik yang siapapun tak ingin lewatkan. Tidak terkecuali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX.

Urusan gebyar-gebyar ini rupanya pun sudah dipikirkan detailnya oleh Nolimits Fireworks di bawah komando CEO Donny Rochyadi yang menjadi salah satu vendor yang memegang peran vital dalam acara pembukaan sekaligus penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang diselenggarakan di Papua pada 2-15 Oktober 2021.

Pasalnya, kreativitas Nolimits Fireworks, akan dibuktikan dalam acara puncak kemeriahan PON XX. Kembang api yang berpendaran juga diharapkan menjadi simbol penyulut semangat para atlet dalam bertanding, sekaligus hiburan menyenangkan bagi warga Papua juga seluruh rakyat Indonesia.

Donny Rochyadi dalam wawancara daring dari Papua menyatakan rasa syukurnya karena telah mendapat kepercayaan dari panitia PON XX, untuk menyediakan pertunjukan kembang api pada acara pembukaan juga penutupan PON.

Bagi pihaknya, kali ini merupakan tugas kelima dari Panitia PON karena sejak tahun 2000 Nolimits Fireworks telah ditunjuk untuk posisi yang sama. Sementara PON sendiri berlangsung setiap empat tahun sekali.

Tantangan pun diterima dan kali ini kesulitan berlipat karena harus mendatangkan kesan mendalam di tengah keprihatinan bangsa yang sedang dilanda pandemi COVID-19.

Namun kemeriahan harus tetap dapat dihadirkan untuk mengabarkan kepada semua hingga dunia bahwa bangsa ini bisa bangkit dari kesulitan sebagai dampak pandemi.



Dua Tempat
Sejak tiga bulan terakhir, Donny bersama timnya telah mempersiapkan pertunjukan kembang api spektakuler untuk PON XX 2021. Ia mencoba memikirkan konsep-konsep yang berbeda dan paling tepat untuk ajang gawean akbar olahraga empat tahunan ini.

Papua sebagai tuan rumah harus benar-benar dimunculkan sebagai Bumi Cenderawasih yang agung dan kaya dalam konsep pertunjukan yang harus disajikan mengesankan.

“Kami masuk Papua dengan rombongan besar. Ada ‘pyrotechnician’ 20 orang, sementara ‘climber’ 10 orang,” ungkap Donny.

Menurut Donny, ada yang istimewa dan berbeda dari penyelenggaraan pembukaan PON XX di Papua kali ini, yakni dalam acara pembukaan yang akan dilaksanakan di dua tempat berbeda, yakni di stadion Lukas Enembe dan di atas Jembatan Merah di atas Teluk Youtefa.

Ada perbedaan konfigurasi di dua tempat tersebut. Di dalam stadion, karena lokasi tidak terlalu besar, digunakan kaliber kecil ukuran di bawah 75 mm. Sedangkan di Jembatan digunakan kaliber lebih besar dengan ketinggian kembang api, mencapai 200 meter di udara.

Nyala kembang api kemudian pun dirancang Nolimits dimulai di dalam stadion dengan konfigurasi yang sangat umum. Setelah selesai, langsung akan menyala kembang api yang dipasang di Jembatan.

Pantulan cahaya kembang api ini diharapkan akan membuat keindahan berbeda di teluk Youtefa. Apalagi ada kembang api berupa air terjun sepanjang 300 meter.

Bisa dibayangkan ini akan indah terlebih juga akan ada pantulan warna-warni kembang api saat dinyalakan. Donny menyebut semua bahan baku kembang api yang mereka gunakan khusus didatangkan dari China untuk ajang tersebut.

Dengan menggunakan teknologi “firing system” yang biasa dipakai, nantinya di dalam stadion akan dipasang 4000 pyro, baik di atap stadion maupun di bawah sekitar panggung. Dengan penyalaan di bagi dalam empat segmen.

Sementara untuk di atas Jembatan, akan dipakai ukuran pyro kaliber lebih besar. Lebih kurang akan ada 5000 shot, dengan durasi kembang api menyala nonstop sepanjang lima menit.

Nolimits Fireworks berharap kerja kreatif mereka di PON Papua, dalam menghias langit malam dengan pancaran kembang api, dapat menghibur seluruh masyarakat, bukan hanya masyarakat di Papua, tapi seluruh masyarakat Indonesia yang bisa menyaksikan acara pembukaan PON XX di TV.

Usai kerja kreatif untuk PON XX, Nolimits bakal menggelar Indonesia Firework Festival Pertama. Kegiatan ini akan diikuti oleh tujuh negara.

Ekonomi dan Wisata
Gebyar pelaksanaan PON XX 2021 juga diharapkan secara khusus oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno dapat memberdayakan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga lokal.

Ia berharap PON XX 2021 menjadi kebangkitan beberapa event skala nasional. Dikatakannya ada sebanyak 25 ribu noken produk kreatif griya Papua yang sudah disiapkan menjadi merchandise untuk para atlet dan official PON serta ratusan pekerja ekonomi kreatif di bidang event.

Menurut Sandiaga ajang ini adalah momentum bagi Papua dan Indonesia untuk mendorong pertumbuhan wisata olahraga, pemerataan pembangunan Papua, dan titik balik kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di Papua.

Apalagi Presiden Joko Widodo sudah memberikan izin agar pelaksanaan PON Papua dengan kehadiran penonton terbatas 25 persen dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan disiplin serta sudah tervaksinasi lengkap.

Kemenparekraf juga melakukan pengawasan ketat agar pelaksanaan pembukaan dan penutupan PON bisa sesuai dengan CHSE, bebas COVID-19. Sehingga PON Papua dapat berjalan dengan aman melalui mekanisme karantina atlet, sistem bubble, integrasi sistem aplikasi Peduli Lindungi, serta sinyal telekomunikasi yang baik.

PON digelar dalam empat klaster yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Sandiaga Uno juga ingin ada elemen surprise, di tengah pandemi dan tantangan ekonomi dimana pelaksanaan PON XX bisa dikemas dengan inovasi terkini, ada pesan-pesan nilai luhur bangsa di dalamnya sekaligus memperkuat persatuan kesatuan dan ketangguhan menghadapi pandemi COVID-19.

"Dengan semangat dari Timur Indonesia ada semangat baru agar Indonesia bisa bangkit kembali. Kita berharap ini bisa sesukses Asian Games maupun Olimpiade. Menampilkan pembukaan dan penutupan yang berkelas dunia dan dapat bersaing di tingkat internasional," kata Sandiaga Uno.

Lebih dari 3 ribu orang terlibat dalam persiapan PON XX di stadion dan tersebar di berbagai lokasi. Ajang ini sekaligus menjadi proyek percontohan pelaksanaan event di masa pandemi. Seribu penari asli Papua, dengan artis lokal Papua, dan koreografer Papua dilibatkan.

Kemenparekraf juga mengembangkan desa wisata berbasis komunitas, kampung kreatif, pariwisata berbasis alam dan budaya, serta pariwisata bertanggung jawab dan berkeadilan.

Pada akhirnya PON Papua pun menjadi harapan sebuah kebangkitan tak hanya pada bidang olahraga melainkan ekonomi dari sisi pariwisata maupun ekonomi kreatif.

Semua berharap semangat kebangkitan itu bisa menyentuh masyarakat yang ada di wilayah paling membutuhkan bahkan hingga pelosok paling timur nusantara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Penyalaan api Olimpiade Musim Dingin Beijing digelar tanpa penonton
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:55 WIB
Api untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing dinayalakan, Senin, di Olympia, Yunani kuno, tanpa penonton...
KOI minta LADI selesaikan tanggung jawabnya dengan WADA
Senin, 18 Oktober 2021 - 10:30 WIB
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) meminta Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) segera menyelesaikan t...
Ridwan Kamil ungkap skenario sport sains penunjang prestasi Jabar
Jumat, 15 Oktober 2021 - 16:07 WIB
Gubernur Ridwan Kamil mengungkap skenario sport sains yang dipersiapkan bagi seluruh atlet Jawa Bara...
Menpora: Kesuksesan PON Papua berkat kerja sama lintas instansi
Jumat, 15 Oktober 2021 - 15:53 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali mengatakan kesuksesan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nas...
Antrean mengular, warga antusias menonton upcara penutupan PON Papua
Jumat, 15 Oktober 2021 - 15:29 WIB
Animo warga Papua yang ingin menonton langsung upacara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Pa...
PON Papua - KONI Pusat apresiasi pemecahan dua rekornas renang
Jumat, 15 Oktober 2021 - 09:39 WIB
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengapresiasi adanya pemecahan dua rekor nasional (r...
PON Papua - Jawa Barat juara umum cabang atletik
Jumat, 15 Oktober 2021 - 09:27 WIB
Kontingen Jawa Barat keluar sebagai juara umum cabang olahraga atletik Pekan Olahraga Nasional (PON)...
Laga final Rugby 7S Papua melawan Jakarta ricuh
Kamis, 14 Oktober 2021 - 14:47 WIB
Laga final cabang olahraga Rugby 7S putri antara tuan rumah Papua dan DKI Jakarta berakhir ricuh di ...
Sepuluh provinsi berburu emas pemungkas angkat berat PON Papua
Kamis, 14 Oktober 2021 - 08:50 WIB
Kontingen dari sepuluh provinsi berburu emas pemungkas cabang angkat berat Pekan Olahraga Nasional (...
Suami istri kompak sabet emas pencak silat PON Papua
Selasa, 12 Oktober 2021 - 11:08 WIB
Pesilat Hanifan Yudani Kusumah dan Pipiet Kamelia yang juga pasangan suami istri namun berbeda konti...