Jepang gandakan sumbangan vaksin COVID untuk negara lain
Elshinta
Kamis, 23 September 2021 - 12:28 WIB |
Jepang gandakan sumbangan vaksin COVID untuk negara lain
Foto udara menunjukkan pesawat All Nippon Airways (ANA), yang membawa vaksin virus corona (COVID-19) buatan Pfizer Inc. gelombang pertama tiba di Bandara Narita dari Brussels, di Narita, Tokyo, Jepang, Jumat (12/2/2021). (Mandatory credit Kyodo/via REUTERS/KYODO)

Elshinta.com - Pemerintah Jepang berencana memberikan 60 juta dosis vaksin COVID-19 kepada sejumlah negara lain, kata Perdana Menteri Yoshihide Suga pada Kamis.

Jumlah itu naik dua kali lipat dari target 30 juta dosis vaksin yang telah dijanjikan sebelumnya.

"Saat ini, dengan senang hati saya umumkan bahwa, dengan kontribusi tambahan, Jepang akan menyediakan total hingga 60 juta dosis vaksin," kata Suga melalui rekaman pesan video di KTT Global COVID-19 yang diselenggarakan oleh AS.

Dari 30 juta dosis pertama, Jepang telah menyediakan sekitar 23 juta dosis untuk sebagian besar negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam dan Indonesia.

Peluncuran vaksin COVID-19 di Jepang mulanya tertinggal dari negara-negara industri lainnya. Namun sekarang 55 persen dari populasi mereka telah mendapatkan vaksinasi lengkap, hampir setara dengan Amerika Serikat.

Awal September ini Suga secara mengejutkan menyatakan bahwa dirinya akan mundur sebagai perdana menteri Jepang.

Pengumuman yang mengagetkan itu mengakhiri masa jabatan satu tahun Suga, yang melihat dukungan untuk dirinya merosot karena lonjakan kasus COVID-19.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Huang: pendidikan tinggi di China mulai kompetitif
Jumat, 22 Oktober 2021 - 13:12 WIB
Direktur ChineseRd Indonesia, Ceacillia Huang, mengatakan pendidikan tinggi di China kini mulai komp...
Ratu Elizabeth pulang ke rumah setelah dirawat di RS
Jumat, 22 Oktober 2021 - 11:23 WIB
Ratu Inggris Elizabeth (95 tahun) sempat menginap selama satu malam di rumah sakit untuk menjalani `...
Dubes RI serahkan surat kepercayaan kepada Presiden Makedonia Utara
Jumat, 22 Oktober 2021 - 10:46 WIB
Duta Besar RI Iwan Bogananta menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Makedonia Utara Stevo Pen...
AS ke Korea Utara: saatnya untuk pembicaraan berkelanjutan, substantif
Kamis, 21 Oktober 2021 - 13:47 WIB
Amerika Serikat telah menawarkan untuk bertemu Korea Utara tanpa prasyarat dan menjelaskan bahwa Was...
Korsel siap luncurkan roket luar angkasa pertama buatan dalam negeri
Kamis, 21 Oktober 2021 - 11:50 WIB
Korea Selatan siap melakukan uji peluncuran pertama roket buatan dalam negeri ke luar angkasa pada K...
Rusia desak bantuan internasional untuk Afghanistan
Kamis, 21 Oktober 2021 - 10:18 WIB
Rusia pada Rabu (20/10) menyerukan mobilisasi bantuan internasional untuk mendukung Afghanistan saat...
Ratu Elizabeth diminta istirahat oleh dokter
Kamis, 21 Oktober 2021 - 10:07 WIB
Ratu Elizabeth dari kerajaan Inggris memutuskan untuk beristirahat selama beberapa hari atas saran d...
WHO masih memproses vaksin Sputnik V Rusia
Kamis, 21 Oktober 2021 - 09:40 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan masih meninjau penggunaan darurat untuk vaksin COVID-19 ...
 Indonesia tawarkan 3 proyek investasi sektor energi terbarukan kepada Jepang
Rabu, 20 Oktober 2021 - 14:24 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia ...
Serangan di Norwegia gunakan senjata tikam, bukan busur panah
Selasa, 19 Oktober 2021 - 09:40 WIB
Lima orang yang tewas di sebuah kota kecil di Norwegia pekan lalu semuanya ditikam dan bukan ditemba...