Menkeu ingatkan belanja mayoritas pemda lebih rendah dari transfer
Elshinta
Kamis, 23 September 2021 - 17:17 WIB |
Menkeu ingatkan belanja mayoritas pemda lebih rendah dari transfer
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA September 2021 secara daring di Jakarta, Kamis (23/09/2021). (ANTARA/Agatha Olivia)

Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengingatkan bahwa realisasi belanja mayoritas pemerintah daerah (pemda) di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan realisasi transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

"Pada saat transfer sudah kami mintakan untuk tata kelola dengan persyaratan salur dan pemda tidak membelanjakan karena sampai dengan bulan Agustus 2021 jumlah belanjanya masih di bawah jumlah yang pemda terima," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA September 2021 secara daring di Jakarta, Kamis.

Maka dari itu, ia menekankan agar pemda bisa lebih giat membelanjakan dana yang telah ditransfer oleh pemerintah pusat agar bisa membantu masyarakat terutama dalam situasi yang luar biasa berat saat ini.

Realisasi pendapatan daerah tercatat lebih tinggi yaitu 53,7 persen per Agustus 2021, dibandingkan dengan realisasi belanja daerah yang baru mencapai 44,2 persen.

Menurut Sri Mulyani selisih tertinggi antara realisasi pendapatan dengan belanja terjadi di wilayah Banten yaitu 19,7 persen dan terendah di wilayah Jawa Tengah (Jateng) yakni minus 0,63 persen, yang merupakan satu-satunya daerah dengan realisasi belanja lebih tinggi dari pendapatannya.

"Pemda Jateng saat ditransfer langsung dibelanjakan, ini berarti masyarakatnya juga langsung menerima," ucap dia.

Secara keseluruhan, ia menyebutkan realisasi belanja pemda sejak Januari sampai dengan Agustus 2021 hanya mengalami sedikit kenaikan yaitu 1,97 persen atau mencapai Rp537,93 triliun.

Per jenis belanjanya, hampir seluruh realisasi pengeluaran pemda mengalami penurunan, tertinggi pada belanja modal yaitu 3,7 persen dari Rp40,22 triliun di Agustus 2020 menjadi Rp38,74 triliun pada Agustus 2021.

Kemudian, belanja lainnya tercatat juga turun 2,3 persen dari Rp129,94 triliun menjadi Rp126,93 triliun, serta belanja pegawai menurun 0,9 persen dari Rp241,25 triliun menjadi Rp238,97 triliun.

"Hanya belanja barang dan jasa yang meningkat cukup tinggi, yaitu 14,8 persen dari sebesar Rp116,11 triliun di Agustus 2020 menjadi Rp133,29 triliun pada Agustus 2021," ungkap Sri Mulyani.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sri Mulyani sebut realisasi PEN capai 58,3 persen
Senin, 25 Oktober 2021 - 15:56 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) telah t...
BI: Digitalisasi kunci kembangkan ekonomi Islam
Senin, 25 Oktober 2021 - 15:26 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan digitalisasi menjadi salah satu kunci untuk mengemb...
Sri Mulyani proyeksikan ekonomi triwulan III-2021 tumbuh 4,3 persen
Senin, 25 Oktober 2021 - 15:12 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memproyeksikan ekonomi triwulan III-2021 tumbuh 4,3 persen, me...
IHSG Senin dibuka melemah 17,37 poin
Senin, 25 Oktober 2021 - 10:20 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin dibuka melemah 17,37 poin
Rupiah Senin pagi melemah 49 poin
Senin, 25 Oktober 2021 - 10:09 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi melemah 49 poin
 PBA jajaki peluang ekspor produk UMKM ke pasar Eropa 
Senin, 25 Oktober 2021 - 09:47 WIB
Gerakan kewirausahaan Perkumpulan Bumi Alumni (PBA)  mengadakan  acara Ngobrol Bareng Kang Dubes d...
Kadin sebut sistem pendidikan belum dukung terciptanya wirausaha baru
Minggu, 24 Oktober 2021 - 21:35 WIB
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto menyebut, ada beberapa ke...
 Kodim 1701/Jayapura beri bantuan tunai kepada PKL dan warung
Minggu, 24 Oktober 2021 - 21:10 WIB
Kodim 1701/Jayapura telah melaksanakan kegiatan Launching Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warun...
Dorong kemajuan ekonomi Kalsel, Angkasa Pura I dukung ekspor produk perikanan
Minggu, 24 Oktober 2021 - 19:11 WIB
Manajemen Angkasa Pura I bersinergi dengan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasi...
Menteri ATR/BPN: Cakupan pemanfaatan wakaf perlu diperluas
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 20:46 WIB
Gerakan santri yang mempromosikan wakaf dalam bentuk uang harus dikelola dengan baik dan dengan penu...