IHSG ditutup menguat diiringi aksi beli asing
Elshinta
Kamis, 01 Januari 1970 - 07:00 WIB |
IHSG ditutup menguat diiringi aksi beli asing
Ilustrasi: Seorang pengunjung memotret layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama/aa. (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI)

Elshinta.com - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat, diiringi aksi beli oleh investor asing.

IHSG menguat 34,45 poin atau 0,56 persen ke posisi 6.142,71. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 3,33 poin atau 0,39 persen ke posisi 865,51.

"Pergerakan pasar saham Asia bergerak di jalur menguat. Hal ini seiring adanya komunikasi The Fed yang dinilai oleh pelaku pasar dan investor lebih baik dalam memberi sinyal akan dilakukan tapering sejak jauh hari sehingga ini memberikan transparansi dan ketenangan bagi pasar," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Selain itu sentimen positif lainnya yaitu meredanya ketegangan seputar raksasa pengembang properti China, Evergrande Group. Evergrande setuju untuk menyelesaikan pembayaran bunga pada obligasi domestik, sementara Bank Sentral China menyuntikkan uang tunai ke dalam sistem perbankan.

Sementara dari dalam negeri, dukungan sentimen eksternal dan meningkatnya realisasi penerimaan pajak memberikan katalis positif bagi IHSG.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan realisasi penerimaan pajak hingga akhir Agustus 2021 sebesar Rp741,3 triliun atau tumbuh 9,5 persen dibandingkan Agustus 2020. Realisasi tersebut setara dengan 60,3 persen dari pagu Rp1.229,59 triliun dan menunjukkan angka perbaikan seiring dengan penerapan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang makin menurun.

Dengan demikian defisit APBN hingga akhir Agustus 2021 mencapai Rp383,2 triliun. Defisit tersebut setara dengan 2,32 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Hal itu menunjukkan kondisi keuangan negara berangsur-angsur mengalami perbaikan.

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau pada sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat dengan sektor energi naik paling tinggi yaitu 2,19 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor keuangan masing-masing 1,77 persen dan 1,29 persen.

Sedangkan enam sektor terkoreksi dengan sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu 1,96 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor infrastruktur masing-masing turun 1,33 persen dan 0,77 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp871,18 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.513.627 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,28 miliar lembar saham senilai Rp13,27 triliun. Sebanyak 260 saham naik, 257 saham menurun, dan 146 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Hang Seng menguat 289,44 poin atau 1,19 persen ke 24.510,98, Indeks Shanghai naik 13,73 poin atau 0,38 persen ke 3.642,22, dan Indeks Straits Times meningkat 34,51 poin atau 1,13 persen ke 3.082,56.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 1.000 pekerja rentan di Kecamatan Lawang, Malang dapat jaminan
Minggu, 17 Oktober 2021 - 17:36 WIB
Sekitar 1000 orang pekerja rentan di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur mendapat bantuan...
Ibu hamil minta `dielus`Menparekraf 
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:38 WIB
Ada yang menarik di sela-sela kunjungan Menparekraf, Sandiaga Uno di Desa Sanankerto,Turen, Kabupate...
Harga kedelai naik, perajin tahu kian terpuruk
Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:57 WIB
Harga kedelai naik, perajin tahu di Salatiga, Jawa Tengah  semakin terpuruk, akibat lesunya penjual...
 Obat, kosmetik, dan barang gunaan wajib bersertifikat halal
Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:12 WIB
Penyelenggaraan Sertifikasi Halal di Indonesia memasuki babak baru. Bersamaan ulang tahun ke-4 Badan...
 Menteri Johnny: Pemerintah akan lakukan moratorium penerbitan izin pinjol
Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:13 WIB
Perputaran dana atau nilai omzet financial technology peer to peer lending atau pinjaman online menc...
Meneg BUMN Erick Tohir: Keuntungan BUMN capai Rp96 trilyun
Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:04 WIB
Kementerian BUMN mencatat perusahaan pelat merah meraup laba Rp96,5 triliun hingga semester I 2021.
Menkeu dorong pemerataan pemulihan ekonomi di pertemuan World Bank-IMF
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 18:30 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani mendorong pemulihan ekonomi yang merata pada pertemuan Komite Pembangun...
Penjualan naik, Kemenperin dorong industri alat berat pacu produksi
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 11:01 WIB
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri alat berat memacu produksi di tengan lonja...
BPS: Mobilitas penduduk di tempat belanja alami pemulihan
Jumat, 15 Oktober 2021 - 10:49 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono menyampaikan bahwa aktivitas penduduk di tempat belanja da...
Rupiah Jumat pagi menguat 48 poin
Jumat, 15 Oktober 2021 - 10:14 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi...
Live Streaming Radio Network