Polsek Tebet ciduk penebar ranjau paku di Jalan MT Haryono
Elshinta
Jumat, 24 September 2021 - 18:48 WIB |
Polsek Tebet ciduk penebar ranjau paku di Jalan MT Haryono
Kapolsek Tebet Komisaris Polisi Alexander Yurikho Hadi menyampaikan keterangan pers di Mapolsek Tebet, Jumat (24/9/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

Elshinta.com - Petugas Kepolisian Sektor Tebet Jakarta Selatan menangkap seorang pria dengan inisial BIP (43) diduga pelaku penebar ranjau paku yang terbuat dari rangka payung (paku berongga) di sepanjang Jalan MT Haryono dan Gatot Soebroto.

Kapolsek Tebet Komisaris Polisi Alexander Yurikho Hadi mengatakan tim saber gabungan Polsek Tebet dan Sub Direktorat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya bersama mitra ojek daring menangkap pelaku.

"Selama ini yang mungkin jadi momok para pengendara terutama pengendara roda dua yang kebetulan melintas di sepanjang jalur utama Jakarta yaitu Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono," kata Alexander di Jakarta, Jumat.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1/4 botol berisi paku potongan kayu dan ban dalam motor.

Pelaku mengaku melakukan aksinya itu agar para pengguna jalan mengalami bocor ban dan segera menggunakan jasa tambal ban pelaku untuk dapat melanjutkan perjalanan.
​​
Pelaku mematok tarif sebesar Rp 20 ribu/lubang dan apabila ganti ban dalam sebesar Rp75 ribu/ban (harga normal adalah Rp20 ribu) atau tiga kali lipat lebih besar.

Adapun, pelaku bekerja sebagai operator bengkel tambal ban portabel yang berlokasi di Jalan MT Haryono (samping pon bensin).

"Pelaku melakukan tebar paku karena menyadari bahwa arus lalu lintas sudah mulai ramai," katanya.

Atas perbuatannya, pria tersebut dijerat dengan Pasal 192 KUHP mengenai larangan merintangi jalur yang digunakan lalu lintas dengan ancaman sembilan tahun penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Azis klaim hanya beri pinjaman Rp210 juta ke bekas penyidik KPK
Senin, 25 Oktober 2021 - 18:34 WIB
Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin mengklaim hanya memberikan pinjaman...
KPK panggil istri Dodi Reza Alex Noerdin
Senin, 25 Oktober 2021 - 14:55 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (25/10), memanggil Erini Mutia Yufada yang merupakan istri...
LPSK minta korban kekerasan seksual berani bersuara
Senin, 25 Oktober 2021 - 11:49 WIB
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Antonius PS Wibowo meminta agar korban keke...
KPK geledah kamar tahanan Andi Putra terkait unggahan di Facebook
Senin, 25 Oktober 2021 - 08:15 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kamar tahanan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Ria...
KPK dalami berbagai proyek yang dilaksanakan Pemkab Banjarnegara
Senin, 25 Oktober 2021 - 07:45 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami berbagai proyek yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabup...
Bangkitkan kesadaran masyarakat untuk hindari petaka `pinjol` ilegal
Minggu, 24 Oktober 2021 - 12:47 WIB
Keberadaan pinjaman online atau daring, khususnya di tengah pandemi COVID-19, bagaikan sumber mata...
Penyidik KPK geledah Kantor Sekretariat IKA Musi Banyuasin
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 23:45 WIB
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Sekretariat Ikatan Keluarga Alumni (I...
Pelapor Direktur Krimum Polda Maluku berstatus tersangka
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 12:15 WIB
Nyonya Gabriela selaku pelapor Direktur Krimum Polda Maluku Kombes Pol Sih Harno ke Propam Mabes Po...
Panitia pernikahan keluarga Bupati Jember didenda Rp10 juta
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 07:30 WIB
Panitia penyelenggara resepsi pernikahan keluarga Bupati Jember Hendy Siswanto akhirnya didenda Rp10...
Polisi ringkus tersangka penipuan seleksi penerimaan Taruna Akpol 2021
Jumat, 22 Oktober 2021 - 23:40 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur meringkus warga Surabaya berinisial HN...