Pelemparan narkotika dari luar tembok Lapas Semarang kembali terjadi
Elshinta
Jumat, 24 September 2021 - 22:45 WIB |
Pelemparan narkotika dari luar tembok Lapas Semarang kembali terjadi
Dokumentasi-Petugas Lapas Kedungpane Semarang menunjukkan lokasi penemuan sabu yang diduga dilempar dari luar tembok penjara, Selasa. (ANTARA/ HO-Lapas Kedungpane Semarang)

Elshinta.com - Upaya penyelundupan narkotika dengan modus melempar dari luar tembok penjara kembali terjadi di Lapas Klas I Semarang, Jawa Tengah, Jumat.

Kalapas Klas I Semarang Supriyanto dalam siaran pers di Semarang, mengatakan, upaya penyelundupan yang gagal dilakukan itu diketahui pertama kali oleh petugas lapas yang sedang melakukan kontrol keliling area lapas.

"Petugas menemukan bungkusan berwarna coklat di sekitar tembok lapas," katanya.

Menurut dia, bungkusan yang diduga berisi narkotika itu diperkirakan dilempar dari luar namun gagal melewati tembok dalam blok hunian.

Temuan tersebut, kata dia, kemudian dilaporkan ke Polsek Ngaliyan.

Dalam pemeriksaan diketahui, lanjut dia, bungkusan tersebut berisi 10 gram Sabu-sahu dan 100 butir pil koplo.

Barang haram tersebut selanjutnya diserahkan ke petugas Polsek Ngaliyan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Supriyanto, penggagalan penyelundupan ini merupakan bentuk komitmen lapas dalam memerangi peredaran narkotika.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi ringkus tersangka penipuan seleksi penerimaan Taruna Akpol 2021
Jumat, 22 Oktober 2021 - 23:40 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur meringkus warga Surabaya berinisial HN...
KPK: 86 persen koruptor yang ditangkap dari alumni perguruan tinggi
Jumat, 22 Oktober 2021 - 23:10 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyebutkan sebanyak 86 persen koruptor...
Kemenkeu dan PPATK sinergi berantas pencucian uang
Jumat, 22 Oktober 2021 - 22:55 WIB
Kementerian Keuangan bersinergi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) untuk mencegah ...
Polresta Mataram selidiki pemotongan dana bantuan rumah tahan gempa
Jumat, 22 Oktober 2021 - 19:35 WIB
Tim Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyelidiki dugaan p...
LPSK siap berikan perlindungan bagi korban pinjol ilegal
Jumat, 22 Oktober 2021 - 19:23 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap memberikan perlindungan kepada saksi dan korban pi...
Dewas sebut materi laporan dugaan pelanggaran etik Lili Pintauli sumir
Jumat, 22 Oktober 2021 - 19:11 WIB
Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Syamsuddin Haris menyebut materi lap...
Polri ungkap 13 kasus pinjaman daring ilegal
Jumat, 22 Oktober 2021 - 17:59 WIB
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyatakan hingga saat i...
Oknum aparatur desa diduga terlibat jual beli tanah HPL di Trawangan
Jumat, 22 Oktober 2021 - 15:35 WIB
Pihak kejaksaan melihat adanya oknum aparatur desa yang diduga terlibat dalam proses jual beli tanah...
Polresta Banyumas sita seratusan botol minuman beralkohol
Jumat, 22 Oktober 2021 - 15:00 WIB
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas menyita seratusan botol minuman beralkohol dari berbagai m...
Polres Tanjungpinang mulai selidiki pinjaman online ilegal
Jumat, 22 Oktober 2021 - 13:59 WIB
Kepala Polres Tanjungpinang, AKBP Fernando, mengaku sudah menginstruksikan jajarannya untuk menyeli...