Ribuan kartu tani `ngendon` di kantor cabang perwakilan bank
Elshinta
Sabtu, 25 September 2021 - 09:48 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ribuan kartu tani `ngendon` di kantor cabang perwakilan bank
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 10.197 kartu tani di Kabupaten Sukoharjo, Jawa tengah belum dibagikan pada pemiliknya. Kartu kartu tersebut masih menumpuk di kantor cabang bank yang ditunjuk pemerintah.

Dinas Pertanian dan Perikanan kemudian berkoordinasi dengan Pemkab Sukoharjo dan pihak perbankan melakukan pelacakan posisi kartu tani, untuk selanjutnya didistribusikan pada pemilik agar bisa segera dimanfaatkan.  

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno mengatakan, kartu tani dicetak untuk mendata kebutuhan subsidi pupuk dan kebutuhan operasional petani lainnya. Data Nomor Induk Kependudukan (NIK) pemilik dan penggaraplahan pertanian diimput dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Jumlah petani terdata di Sukoharjo sebanyak 41.910, namun data yang valid  hanya 41.908 dan semua sudah tercetak dalam bentuk kartu. Hanya saja saat dilacak, 10.197 petani belum menerima kartu. "Masalah ini muncul dari laporan para penyuluh lapangan," kata Bagas seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Sabtu (25/9). 

Bagas menambahkan, menurut informasi dari pihak bank pusat seluruh kartu sudah terdistribusi ke bank cabang daerah. Namun pada kenyataanya dari laporan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) kabupaten, kartu tani yang terdistribusi baru 31.711 atau 75,7 persen. Sedang kartu yang sudah digunakan sebanyak 22.252 atau 70,2 persen.

Petani yang belum menerima kartu harus mengakses secara manual saat membeli dan memenuhi kebutuhan pupuk. Kartu kartu tersebut saat ini berada di kantor bank yang ada di masing masing desa. "Kami mencari solusi dengan mempertemukan petani da bank. Petani yang belum dapat kartu melapor dan petugas bank akan melacak posisi kartu," bebernya.

Di lain pihak, Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo membenarkan  ada kendala terkait distribusi kartu tani yang sudah tercetak dan belum terdistribusi. Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo juga akan melibatkan kelompok tani dan paguyuban kelompok tani mengupayakan penyaluran kartu tani. Kartu tersebut dibutuhkan petani untuk mengakses pupuk subsidi, asuransi pertanian hingga program program pemberdayaan petani lainnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anak-anak boleh ke mal, pasar produk mainan dan perlengkapan sekolah kembali bergairah
Kamis, 28 Oktober 2021 - 15:35 WIB
Perpanjangan PPKM periode 19 Oktober sampai dengan 1 November 2021, dibarengi dengan sejumlah relaks...
Rupiah Kamis pagi melemah 30 poin
Kamis, 28 Oktober 2021 - 10:35 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi melemah 30 poin
IHSG Kamis dibuka melemah 23,63 poin
Kamis, 28 Oktober 2021 - 10:10 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka melemah 23,63 poin
IHSG Rabu dibuka menguat 6,43 poin
Rabu, 27 Oktober 2021 - 11:44 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu dibuka menguat 6,43 poin
Rupiah dibuka melemah 10 poin ke Rp14.162 per dolar AS pada Rabu pagi
Rabu, 27 Oktober 2021 - 11:32 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi dibuka melemah 10 ...
Airlangga: Program BSU akan diperluas sasar 8,78 juta pekerja
Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:48 WIB
Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) diperluas dengan target penerimaannya sebanyak 8.783.350 pekerja ...
Zaman makin maju, Fatar Yani tekankan perusahaan migas upgrade teknologi
Selasa, 26 Oktober 2021 - 17:46 WIB
Menjadi yang nomor 3 di Indonesia, Kalimantan tak sepatutnya berbangga diri karena sumur-sumur minya...
 Wabup Fauzi Yusuf minta Badan Wakaf Indonesia selamatkan harta agama
Selasa, 26 Oktober 2021 - 16:36 WIB
Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf meminta Badan Wakaf untuk menyelamatkan harta agama, yakni berup...
OJK resmi luncurkan Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan
Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:37 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan sebagai ped...
BAZNAS dorong pemanfaatan digitalisasi zakat secara optimal
Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:57 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi Lemb...