Pemkot Magelang beri pendampingan bagi anak-anak korban Covid-19
Elshinta
Sabtu, 25 September 2021 - 13:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pemkot Magelang beri pendampingan bagi anak-anak korban Covid-19
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menyalurkan bantuan yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah kepada anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu korban Covid-19. Bantuan ini merupakan bagian dari pendampingan dan pemberdayaan bagi mereka agar tetap semangat menyongsong masa depan.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Wali Kota Magelang KH M. Mansyur di Pendopo Pengabdian kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang.

“Yang terpenting anak-anak tetap semangat, jangan putus asa. Insya Allah Pemkot Magelang akan hadir untuk anak-anak semuanya,” kata Mansyur seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Sabtu (25/9). 

Mansyur menyatakan, Pemkot Magelang akan terus memberikan pendampingan dan pemberdayaan bagi anak-anak korban Covid-19. Selain berupa peralatan sekolah dan sembako, bantuan juga berupa beasiswa hingga ke perguruan tinggi.

Menurutnya, pendampingan ini sebagai wujud pemerintah hadir untuk memotivasi anak-anak korban Covid-19. Dia tidak ingin, anak-anak yang semestinya punya cita-cita tinggi, tapi putus sekolah karena tidak punya biaya.

“Pokoknya sekolahnya harus semangat. Pemkot Magelang hadir menyertai putra putri kita. Nanti akan dialokasikan lewat APBD, beasiswa bahkan sampai mereka sarjana. Anak-anak punya hak untuk maju ke depan, punya masa depan yang cerah, dan asah asih asuh,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang, Khudoifah mengatakan, hingga 13 Agustus 2021, tercatat 64 anak-anak di Kota Magelang jadi yatim, piatu dan yatim piatu karena orangtua mereka meninggal akibat Covid-19.

"Jumlah itu terbagi per kecamatan, Magelang Utara sebanyak 22 anak, Kecamatan Magelang Tengah 26 anak, dan Magelang Selatan 16 anak," ujarnya.

Dia menjelaskan, setiap anak sudah didata termasuk nomor telepon pengasuh dan alamatnya secara lengkap. Nantinya, mereka akan mendapatkan bantuan dari Pemkot Magelang sebesar Rp150.000 per bulan per anak mulai Oktober, November, dan Desember 2021.

“Alokasinya dari APBD Perubahan tahun 2021. Kami juga sudah mengusulkan tambahan anggaran untuk kebutuhan permakanan, kebutuhan tambahan pengasuhan pada balita, kebutuhan pendidikan, dan kebutuhan lain-lain bagi anak-anak yang terdampak Covid-19," tuturnya.

Rencana lainnya, DP4KB Kota Magelang akan berkolaborasi dengan lembaga masyarakat, forum anak, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk menginisiasi upaya pemulihan psikososial terpadu bagi anak-anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19.

"Untuk pendampingan sudah kami rencanakan. Namun kita harus melihat situasi dan kondisi, karena saat ini belum boleh. Nanti kalau sudah diperbolehkan kita akan jalin kerja sama dengan forum lainnya, untuk trauma healing," ucapnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Penerapan PCR belum berdampak di Bandara Adi Sumarmo
Senin, 25 Oktober 2021 - 18:46 WIB
Sejumlah penumpang pesawat udara di Bandara Adi Sumarmo, Boyolali, JawaTengah mengeluhkan mahalnya h...
One gate system bus wisata Yogyakarta direncanakan berlaku tiap hari
Senin, 25 Oktober 2021 - 17:59 WIB
Kebijakan one gate system bus pariwisata di Kota Yogyakarta direncanakan tidak hanya diberlakukan pa...
Warga pesisir Kuin Cerucuk jadi sasaran serbuan vaksinasi maritim Lanal Banjarmasin
Senin, 25 Oktober 2021 - 17:34 WIB
Dengan terapkan protokol kesehatan yang ketat, bertempat di Jalan Pembangunan Ujung, Desa Kuin Ceruc...
Polisi tetapkan tiga tersangka kasus pembakaran pos timbangan di Muba
Senin, 25 Oktober 2021 - 17:23 WIB
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menetapkan tiga orang tersangka kasus pembakaran pos timbangan p...
 Pusat Pengembangan SDM dan Dekranas gelar pelatihan masyarakat di Bayat
Senin, 25 Oktober 2021 - 16:57 WIB
Pada masa pandemi Covid-19 pelaksanaan diklat masyarakat semakin penting dan berarti kehadirannya ba...
Mentan minta semua bersiap hadapi dampak pemanasan global
Senin, 25 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta semua pihak yang terkait dengan sektor pertanian untuk...
 Wapres: Dunia butuh gagasan-gagasan baru hadapi pandemi Covid-19
Senin, 25 Oktober 2021 - 13:23 WIB
Covid-19 menjadi pandemi global yang menyerang hampir semua negara di dunia. Dampak yang ditimbulkan...
Jadwal mediasi Haris Azhar dengan Luhut Pandjaitan diundur Senin depan
Senin, 25 Oktober 2021 - 13:04 WIB
Jadwal mediasi antara Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti deng...
Bangunan mal yang rusak akibat gempa di Ambon mulai diperbaiki
Senin, 25 Oktober 2021 - 12:06 WIB
Bangunan mal di Kota Ambon, Provinsi Maluku, yang rusak akibat gempa pada tahun 2019 mulai diperbaik...
Akabri `90 Bakti Untuk Negeri vaksinasi 8.000 pelajar di Kaltim raih Muri
Senin, 25 Oktober 2021 - 10:56 WIB
Sebanyak 8.000 pelajar dan 1.000 masyarakat umum akan mengikuti vaksinasi massal di Gedung BSCC Dome...