Turki perkenalkan Karahantepe sebagai proyek warisan Neolitikum
Elshinta
Sabtu, 25 September 2021 - 14:24 WIB |
Turki perkenalkan Karahantepe sebagai proyek warisan Neolitikum
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Turki bersama Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisata Turki (TGA) memperkenalkan Karahantepe sebagai salah satu situs yang termasuk di proyek Tas Tepeler.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Turki Mehmet Nuri Ersoy, mengatakan bahwa situs dan penggalian termasuk di Karahantepe akan mengungkapkan kontribusi penting Anatolia bagi sejarah manusia.

"Dalam beberapa hari mendatang, penggalian akan dimulai di gundukan pemukiman Ayanlar, Yogunbur, Harbetsuvan, Kurttepesi dan Taslitepe, sebagai bagian dari fase pertama Proyek Penelitian Neolitik Sanliurfa yang akan berlangsung antara 2021-2024," kata Menteri Ersoy, ditulis pada Sabtu (25/9).

"Pengukuran geomagnetik dan pengukuran radar penembus tanah telah dilakukan di beberapa daerah ini. Pengukuran ini akan berlanjut secara paralel dengan penggalian. Ini adalah proyek yang signifikan dengan konten yang luar biasa dan hasil yang mengesankan," imbuhnya.

Menteri Ersoy menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan para pemangku kepentingan seperti 12 institusi dan organisasi, termasuk delapan universitas di Turki dan internasional. Ia mengatakan pihaknya juga sangat terbuka untuk menerima para peneliti dan institusi lain di dunia untuk bergabung di proyek ini.

"Kami mencoba untuk menggandeng sebanyak mungkin pihak dari luar Turki untuk terlibat. Semakin banyak, akan semakin baik, sehingga kami sebagai pemerintah bisa menyediakan anggaran untuk proyek ini secara maksimal," kata Menteri Ersoy.

"Diharapkan, proyek ini akan lebih komperhensif, dan kami sangat terbuka dengan partisipasi dari kalangan internasional," ujarnya menambahkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Temui Verstegen, Bahlil siap kawal investasi pala di Fakfak
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 09:30 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan CEO...
RI, Turki sepakati koridor perjalanan untuk pulihkan ekonomi
Jumat, 15 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Pemerintah Indonesia dan Turki telah mencapai kesepakatan tentang koridor perjalanan yang akan memud...
Belasan jaksa AS surati Facebook tentang disinformasi vaksin
Jumat, 15 Oktober 2021 - 10:38 WIB
Jaksa agung di 14 negara bagian AS mengirim surat ke kepala eksekutif Facebook Inc Mark Zuckerberg u...
Topan Kompasu di China selatan, banjir di utara renggut tiga nyawa
Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:12 WIB
Topan Kompasu menerjang wilayah China selatan, sementara banjir telah menewaskan 15 orang di wilayah...
Presiden Bank Dunia soroti pembalikan tragis pembangunan saat pandemi
Kamis, 14 Oktober 2021 - 08:39 WIB
Presiden Grup Bank Dunia David Malpass mengatakan pada Rabu (13/10/2021) bahwa pandemi COVID-19 mend...
FDA: Moderna tak penuhi semua kriteria vaksin `booster` COVID
Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:11 WIB
Ilmuwan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada Selasa (12/10) mengatakan bahwa Moderna belum ...
Panama setujui booster Pfizer bagi kelompok berisiko tinggi
Rabu, 13 Oktober 2021 - 14:28 WIB
Panama menyetujui vaksin COVID-19 booster (penguat) Pfizer untuk kelompok orang berisiko tinggi, s...
 Dubes Heri Akhmadi resmikan PKBM ketiga di Jepang
Selasa, 12 Oktober 2021 - 21:55 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi meresmikan Pusat Kegiatan Belajar...
Saham Hong Kong ditutup lebih rendah terseret raksasa teknologi
Selasa, 12 Oktober 2021 - 18:58 WIB
Saham-saham Hong Kong berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (12/10), terseret oleh saham tek...
Investor cari mata uang aman, dolar menguat dan melonjak terhadap yen
Selasa, 12 Oktober 2021 - 09:03 WIB
Dolar menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena lonjakan harga energi mendorong...
Live Streaming Radio Network