Azis Syamsuddin nonaktif sebagai kader Partai Golkar
Elshinta
Sabtu, 25 September 2021 - 18:57 WIB |
Azis Syamsuddin nonaktif sebagai kader Partai Golkar
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Azis Syamsuddin telah nonaktif sebagai kader Partai Golkar setelah ia ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada Sabtu (25/9) dini hari.

“Di Partai Golkar, ada AD/ART (yang mengatur status nonaktif), tadi sudah saya sampaikan, sementara waktu (status Azis) dinonaktifkan,” kata Ketua Bidang Hukum DPP Partai Golkar Adies Kadir menjawab pertanyaan Antara saat jumpa pers di Jakarta, Sabtu (25/9).

Dalam kesempatan itu, Adies menerangkan Partai Golkar memberi kesempatan kepada kader untuk berkonsentrasi menghadapi masalah hukumnya. Oleh karena itu, Azis akan menerima kesempatan untuk fokus menghadapi kasusnya di KPK RI, kata Adies.

“(Kesempatan itu diberikan) sebagaimana amanah ketentuan Pasal 9 Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar dan Pasal 19 Peraturan Organisasi DPP Partai Golkar Nomor: PO-15/DPP/GOLKAR/VII/2017 tentang Penegakan Disiplin Organisasi,” sebut dia.

Walaupun demikian, Azis masih berstatus sebagai kader Partai Golkar. Oleh karena itu, pihak partai siap memberi pendampingan hukum kepada Azis Syamsuddin.

“Partai Golkar akan memberi bantuan hukum melalui Badan Advokasi Hukum dan HAM terhadap seluruh kader Partai Golkar yang menghadapi permasalahan hukum dalam berbagai kasus, apabila bantuan hukum tersebut diminta oleh kader,” terang Adies.

Namun, apabila Azis telah menunjuk penasihat hukum lain, maka Partai Golkar akan mengamati dan mengawal perkembangan kasus hukum yang dihadapi oleh kadernya itu, dia menambahkan.

Adies juga menyampaikan Partai Golkar mengedepankan asas praduga tidak bersalah terhadap kasus yang dihadapi oleh Azis Syamsuddin.

“Setiap orang yang disangka, ditangkap, ditahan, dituntut, atau dihadapkan di depan pengadilan wajib dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan kesalahannya dan memperoleh kekuatan hukum tetap,” tegas Adies.

KPK RI di Jakarta pada Sabtu dini hari menetapkan Azis Syamsuddin sebagai tersangka pemberi suap kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP), yang diduga sebanyak Rp3,1 miliar.

Suap itu diberikan untuk penanganan perkara korupsi yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah, kata Ketua KPK RI Firli Bahuri saat jumpa pers di Jakarta, Sabtu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Timsel KPU dan Bawaslu diharapkan kerja profesional dan independen
Jumat, 15 Oktober 2021 - 14:56 WIB
Pemerintah telah membentuk Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Masa Jabat...
MPR: Pro dan kontra pengangkatan Dewan Pengarah BRIN tak perlu terjadi
Jumat, 15 Oktober 2021 - 12:57 WIB
Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menilai pro dan kontra keputusan Presiden Joko Widodo mengangkat da...
Pemkot Bogor serahkan rancangan APBD tahun 2022 sebesar Rp2,3 triliun
Jumat, 15 Oktober 2021 - 08:53 WIB
Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat telah menyerahkan draf rancangan peraturan daerah (Raperda) Anggar...
Inovasi Kota Sukabumi masuk `Top 45` Jawa Barat 2021
Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:47 WIB
Reformasi birokrasi pemerintahan yang terus bergulir melalui berbagai inovasi, mengantarkan dua inov...
Wakil Ketua MPR: Amendemen UUD harus melewati kajian dalam
Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:35 WIB
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa amendemen Undang-Undang Dasar Negara Republik ...
Wakil Ketua MPR: Amendemen UUD harus melewati kajian dalam
Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:57 WIB
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa amendemen Undang-Undang Dasar Negara Republik ...
Wapres Ma`ruf bertolak ke Papua Barat dari Maluku
Kamis, 14 Oktober 2021 - 08:01 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin melanjutkan agenda kunjungan kerja dari Ambon, Provinsi Maluku, menuju Ma...
Lestari Moerdijat: Fraksi Nasdem tidak antiamendemen UUD 1945
Rabu, 13 Oktober 2021 - 21:45 WIB
Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Nasdem Lestari Moerdijat menegaskan partainya tidak anti-terhadap ame...
Mantan pegawai KPK ungkap niat bentuk partai politik
Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:35 WIB
Mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang mengungkap niatnya membentuk pa...
Wapres melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku
Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:35 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Ambon, Maluku, untuk memimpin rapat koordi...
Live Streaming Radio Network