Polres OI tetapkan seorang pria ODGJ tersangka pembunuhan
Elshinta
Sabtu, 25 September 2021 - 19:31 WIB |
Polres OI tetapkan seorang pria ODGJ tersangka pembunuhan
Tersangka kasus pembunuhan AS (34), warga Desa Seri Banding, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan (Sumsel). ANTARA/HO

Elshinta.com - Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan seorang pria berstatus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sebagai tersangka kasus pembunuhan.

Tersangka berinisial AS (34), warga Desa Seri Banding, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir (OI). Dia diduga sebagai pelaku pembunuhan sadis terhadap T (52) yang tewas dengan kondisi leher hampir putus.

Kepala Polires Ogan Ilir Ajun Komisari Besar Polisi Yusantiyo Sandhy di Indralaya, Sabtu, mengatakan meskipun tersangka tercatat dalam buku rekap sebagai ODGJ, dan kondisi mentalnya itu juga dibenarkan oleh pihak keluarga, namun status hukumnya dalam kasus tersebut tetap sebagai tersangka.

“Kami tetapkan sebagai tersangka. Saat proses BAP, penyidik tidak menemukan kejanggalan sebab semua berjalan lancar yang bersangkutan masih nyambung. Namun tetap, langkah selanjutnya menunggu hasil proses penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut oleh otoritas kesehatan jiwa,” kata dia lagi.

Menurutnya, tersangka sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar Palembang untuk diobservasi kondisi kejiwaannya.

Nanti setelah didapatkan hasil pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, maka penyidik bisa menentukan konstruksi hukum terhadap tersangka.

“Hasilnya baru bisa dipastikan hingga dua minggu ke depan,” ujarnya, didampingi Kasat Reskrim Polres OI Ajun Komisaris Polisi Shisca Agustina.

Tersangka AS ditangkap Unit Reskrim Polsek Pemulutan dan Tim Opsnal Satreskrim Polres OI di rumahnya nyaris tanpa perlawanan, dan langsung dibawa ke Mapolres OI pada Rabu (22/9) malam.

Penangkapan terhadap tersangka tersebut dilakukan setelah polisi mendapatkan keterangan dari saksi-saksi, dan sekaligus diperkuat dengan hasil visum jasad korban dari Laboratorium Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan.

Berdasarkan pemeriksaan saksi dan barang bukti itu, katanya lagi, dugaan mengarah terhadap tersangka sebagai pelaku pembunuhan. Saat diinterogasi petugas, tersangka pun mengakui bahwa ia membunuh korban dengan alasan kesal.

“Kesal dengan korban kata dia (tersangka, Red). Kendati demikian masih akan kami usut sampai tuntas. Sebab, jika larut dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan kamtibmas hingga keresahan warga setempat,” ujarnya lagi.

Dari tangan tersangka petugas mendapatkan barang bukti berupa senjata jenis golok yang diduga digunakan tersangka untuk membunuh korban. Diperkuat dengan hasil visum di instalasi forensik membenarkan leher korban mengalami luka gorok menggunakan senjata tumpul.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Manokwari buru OTK pengibar bendera Bintang Kejora
Selasa, 19 Oktober 2021 - 16:57 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Manokwari jajaran Polda Papua Barat memburu orang tak dikenal (OTK) pengi...
KPK limpahkan berkas perkara terdakwa suap RAPBD Jambi ke pengadilan
Selasa, 19 Oktober 2021 - 14:40 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara Paut Syakarin dari pihak swasta ke Pen...
Waspadai penyusupan iklan judi `online` di situs pemerintah
Selasa, 19 Oktober 2021 - 14:06 WIB
Perlu cari akar masalah ketika akan memberantas perjudian dengan sistem daring (online). Salah satun...
Polda NTT selidiki kasus pencurian baterai tower Telkomsel
Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:25 WIB
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian bat...
MAKI tetap gugat Ketua DPR terkait pemilihan anggota BPK
Selasa, 19 Oktober 2021 - 12:43 WIB
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan bahwa MAKI tetap mela...
KPK kumpulkan bukti terkait OTT di Riau
Selasa, 19 Oktober 2021 - 09:52 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan lembaganya masih mengumpulkan bukti...
KPK benarkan lakukan OTT di Riau
Selasa, 19 Oktober 2021 - 09:29 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Gufron membenarkan bahwa lembaga antirasuah ter...
Menteri Tjahjo dorong Polda Metro Jaya bongkar jaringan calo CPNS
Selasa, 19 Oktober 2021 - 00:11 WIB
Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mendorong Polda Metro Jaya untuk membongkar jaringan dan pihak lain yan...
Ironi di balik pekerja pinjol ilegal
Senin, 18 Oktober 2021 - 23:23 WIB
jIka utang tidak segera dilunasi, foto serta data pribadi peminjam hendak diviralkan di media sosia...
JPU jerat terdakwa `Unlawful Killing` dengan pasal pembunuhan
Senin, 18 Oktober 2021 - 17:16 WIB
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjerat terdakwa perkara dugaan tindak pidana pembunuhan anggota Laskar F...
Live Streaming Radio Network