Penuhi target vaksinasi bagi disabilitas, Kota Bandung dapat apresiasi KSP
Elshinta
Minggu, 26 September 2021 - 11:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Penuhi target vaksinasi bagi disabilitas, Kota Bandung dapat apresiasi KSP
Sumber foto: Dudy Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Kota Bandung mendapat apresiasi dari Staf Khusus Kepresidenan Republik Indonesia, Ankie Yudistia. Penghargaan tersebut diberikan sebagai ucapan terima kasih kepada Kota Bandung yang sudah berupaya keras memenuhi target vaksinasi khusus bagi disabilitas.

Ankie mengaku sangat bersyukur dan bangga melihat kinerja vaksinasi bagi disabilitas di Kota Bandung yang mampu mencapai target. Khusus Kota Bandung ini target sasaran vaksinasi sebanyak 13.775 orang penyandang disabilitas.

"Kota Bandung sudah 100 persen realisasi, ini semua karena gotong royong. Jujur, vaksinasi tantangannya sangat luar biasa khususnya penyandang disabilitas. Karena memiliki kerentanan luar biasa dengan segala macam disabilitasnya," kata Ankie saat hadir di gebyar vaksinasi di SLB Cicendo Bandung.

Ankie mengungkapkan, piagam apresiasi ini sangat layak diberikan kepada Kota Bandung. Mengingat upaya mengakselerasi vaksinasi bagi kaum difabel tidaklah mudah.

"Ini saya sempat hopeless, karena ini vaksin untuk disabilitas sangat sulit sekali. Karena satu akses terbatas. Kedua misinformasinya sangat banyak sekali," ujarnya.

Ankie menambahkan, soal vaksinasi, Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan, seluruh masyarakat Indonesia harus bisa memperoleh vaksinasi secara merata. Tanpa terkecuali bagi penyandang disabilitas.

"Presiden sudah menegaskan bahwa tidak ada satupun yang tertinggal dalam program pemerintah, termasuk kelompok disabilitas," cetusnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang hadir menerima piagam apresiasi menyampaikan rasa syukur dan terimakasih. 

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sangat berkomitmen untuk mengejar target sasaran vaksinasi sebanyak 1.952.358 orang, guna memenuhi standar terciptanya kekebalan kelompok.

Yana juga berterima kasih kepada pihak penyelenggara yang sudah berkolaborasi bersama pemerintah dalam percepatan program vaksinasi ini. Termasuk bagi masyarakat yang bersedia dan sudah mengikuti program pemerintah dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 ini.

"Alhamdulillah per kemarim dosis satu itu sudah 1,531 juta atau setara dengan dengan 81 persen. Kemudian dosis kedua 1,1 juta dosis setara 53 persen," ungkap Yana.

Meski sudah berda di jalur yang tepat untuk memenuhi target vaksinasi, Yana menegaskan Pemkot Bandung tetap meminta semua pihak tak terlena atau bahkan malah euforia sehingga mengabaikan protokol kesehatan. Sebab, protokol kesehatan merupakan faktor utama penanganan pandemi Covid-19.

"Salah satu ikhtiar kita adalah vaksinasi, meskipun kami selalu ingatkan masyarakat tidak euforia. Tidak ada ahli yang menyatakan kapan pandemi berakhir. Dari informasi yang didapat katanya akan mengarah pada endemik. Tapi protokol kesehatan ini tetap harus kita lakukan," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Garuda Indonesia tanggapi putusan penolakan PKPU
Jumat, 22 Oktober 2021 - 00:11 WIB
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menanggapi Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menolak gu...
Pemerintah tambah stok vaksin untuk kejar target akhir tahun
Kamis, 21 Oktober 2021 - 23:59 WIB
Pemerintah menambah persediaan vaksin COVID-19 dalam rangka mengejar target vaksinasi terhadap 70 pe...
Satgas: Anak usia di bawah 12 tahun sudah dapat melakukan perjalanan
Kamis, 21 Oktober 2021 - 23:35 WIB
Satuan Tugas (Satgas) COVID menyampaikan anak-anak usia di bawah 12 tahun sudah dapat melakukan perj...
Sumut ekspor pakan hewan ke Malaysia
Kamis, 21 Oktober 2021 - 21:59 WIB
Sumatera Utara mengekspor pakan hewan \\\"kesayangan\\\" ke Malaysia setelah selama ini hanya dipasa...
Wali kota Singkawang ajak kelompok tani maksimalkan lahan kosong
Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:59 WIB
Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Tjhai Chui Mie mengajak kelompok tani untuk bisa memanfaat...
Peneliti: Peran Bulog dalam rantai pasok beras perlu dievaluasi
Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:35 WIB
Kepala Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta menyatakan peran Pe...
Kemenkumham NTT membagikan bantuan sembako kepada warga Kota Kupang
Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:11 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur membagikan bantuan sembako kepada 22 ke...
Koalisi Bentang Seblat tolak penambangan batu bara di habitat gajah
Kamis, 21 Oktober 2021 - 19:14 WIB
Koalisi Selamatkan Bentang Alam Seblat yang merupakan gabungan dari aktivis mahasiswa, lingkungan da...
KAI Purwokerto kembali jalankan KA Logawa
Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:47 WIB
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto kembali menjalankan KA Logawa relasi Purwokerto-...
2 Tahun Jokowi-Ma`ruf, mahasiswa GMNI apresiasi pencapaian pemerintah
Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:17 WIB
Berbagai kalangan saat ini tengah menaruh perhatiannya terhadap 2 tahun kepemimpinan Presiden Joko W...