Mendag sebut UKM eksportir pilar ekonomi Indonesia
Elshinta
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 06:23 WIB |
Mendag sebut UKM eksportir pilar ekonomi Indonesia
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (tengah) saat ditemui dalam acara 45 Menit Bersama Mendag di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Jumat (1/10/2021). ANTARA/AstridFaidlatulHabibah

Elshinta.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyebutkan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang telah mampu menembus pasar ekspor merupakan pilar ekonomi Indonesia sehingga perlu untuk terus didorong.

“Para pelaku eksportir yang utama kebetulan sebagian besar adalah pengusaha kecil kelas menengah menjadi pilar ekonomi Indonesia,” katanya dalam acara 45 Menit Bersama Mendag di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Jumat waktu setempat.

Lutfi menyatakan salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada pelaku UKM eksportir ini adalah melalui Paviliun Indonesia yang digelar di Expo 2020 Dubai mulai 1 Oktober 2021 sampai 31 Maret 2022.

Ia menuturkan Paviliun Indonesia merupakan salah satu bangunan megah di antara 192 paviliun negara lain yang berpartisipasi dalam ajang World Expo ini.

Paviliun Indonesia menyuguhkan berbagai perkembangan kemajuan Indonesia demi menunjukkan eksistensi dan kontribusinya di level global seperti melalui rempah-rempah.

“Kita ingin menujukkan kontribusi dengan rempah-rempah maupun dengan produk yang sustainable atau berkesinambungan, hijau dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Lutfi menyempatkan diri untuk berkomunikasi melalui video bersama beberapa pelaku UKM yang produknya telah mampu menembus pasar global termasuk Kawasan Timur Tengah.

Salah satu pelaku UKM eksportir adalah Ani Murdiati pemilik PT Sinar Prima Food yang mulai mendirikan usahanya pada 2015 dengan produk utama berupa kopi.

Ani bercerita, perizinan usaha miliknya baru selesai 1,5 tahun sehingga ia mulai memproduksi kopi pada akhir 2016 dan pada awal 2017 mulai melakukan penetrasi ke pasar global.

Ia mengaku berani merambah ke pasar global melalui bantuan dari Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) mengingat produknya tidak mampu bersaing di pasar lokal.

“Alhamdulillah setelah kami sering ke Mekkah, Arab Saudi banyak teman-teman dari ITPC memperkenalkan buyer,” katanya.

Tak hanya Ani, Amir Sudjono dari PT Bio Takara juga merasa sangat terbantu dengan dukungan Kementerian Perdagangan mengingat produksi bulu mata dan wig rambutnya mampu menembus kancah global.

“Saya mengapresiasi Kemendag karena ini sudah (berjalan) 15 tahun. Dukungannya luar biasa baik dari ITPC juga Kemendag,” katanya.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mencetak talenta digital dimulai dari sekolah
Minggu, 28 November 2021 - 09:27 WIB
Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) tidak hanya fokus pada pengembangan usaha mikr...
OPD diminta berikan kontribusi di sektor UMKM untuk kendalikan inflasi
Jumat, 19 November 2021 - 17:45 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mendorong para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk berk...
Kisah dua pahlawan masa kini, beri kesempatan kerja ratusan orang
Rabu, 10 November 2021 - 08:59 WIB
Pada peringatan Hari Pahlawan 10 November yang tahun ini kembali berlangsung di tengah pandemi COVID...
PPUMI canangkan gerakan `Sejuta Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM`
Jumat, 29 Oktober 2021 - 13:35 WIB
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan yang penting bagi perekonomian Indonesia. Den...
Bagi tips kepada pelaku UMKM, Bahlil: jangan minder!
Kamis, 28 Oktober 2021 - 18:37 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membagikan tips ke...
UMKM gula semut Rejang Lebong juara nasional
Minggu, 17 Oktober 2021 - 22:27 WIB
Produk gula semut Sari Aren Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, keluar sebagai juara pertama...
Program Active Selling dan upaya menolong UMKM bangkit dari pandemi
Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:49 WIB
Kondisi ekonomi saat ini tidak bisa disamakan dengan krisis yang pernah terjadi pada satu atau dua d...
Kisah sukses UMKM warung setalah gabung platform digital
Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:37 WIB
Dwi Subekti, seorang ibu dua anak yang tinggal di Jakarta Timur, pernah mengalami masa terpuruk saat...
Ekonom: Penghapusan pajak UMKM sudah tepat
Minggu, 17 Oktober 2021 - 09:01 WIB
Pengamat Ekonomi Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Sulawesi Tengah, Sofyan Bachmid menilai langkah pe...
Kota Probolinggo dorong UMKM kembangkan produk olahan mangga
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:45 WIB
Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo mendorong usaha ...
InfodariAnda (IdA)