Afsel hentikan penyelidikan tindakan pengamanan impor baja struktur
Elshinta
Rabu, 06 Oktober 2021 - 09:00 WIB |
Afsel hentikan penyelidikan tindakan pengamanan impor baja struktur
Ilustrasi: PT Krakatau Steel ekspor baja perdana di 2021 ke Malaysia. (ANTARA/elshinta.com)

Elshinta.com - Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Wisnu Wardhana menyampaikan Afrika Selatan (Afsel) memutuskan untuk menghentikan penyelidikan tindakan pengamanan (safeguard) atas impor baja struktur atau U, I, H, L, T sections and other angles of iron or non-alloy steel pada 17 September 2021.

“Walaupun belum ada catatan ekspor kita ke Afsel, Indonesia tetap mengambil langkah pengamanan akses potensi pasar ekspor Indonesia,” kata Wisnu lewat keterangannya di Jakarta, Rabu.

Keputusan tersebut selaras dengan laporan data utama yang diterbitkan International Trade Administration Commission of South Africa (ITAC) selaku otoritas penyelidik Afrika Selatan pada 28 Januari 2021. Dalam laporan tersebut, ITAC menyampaikan tidak ditemukannya lonjakan impor produk yang bersifat terkini.

Hal tersebut tetap dilakukan meskipun Pemerintah Indonesia telah mengidentifikasi belum ada aktivitas ekspor produk Indonesia yang diselidiki Afrika Selatan sejak dimulainya penyelidikan pada 19 Juni 2019. Namun Pemerintah Indonesia tetap mengantisipasi kemungkinan hasil akhir penyelidikan.
 

“Hal ini disebabkan syarat utama pengenaan tindakan pengamanan yaitu adanya lonjakan impor yang bersifat recent atau terkini tidak terpenuhi. Meskipun industri domestik Afsel merugi pada periode penyelidikan tahun 2014-2019, hal tersebut tidak diakibatkan oleh faktor barang impor sehingga pengenaan tindakan pengamanan tidak diperkenankan,” katas Wisnu.

Direktur Pengamanan Perdagangan Kemendag Natan Kambuno menambahkan kemungkinan penghentian penyelidikan safeguard sudah dapat terbaca sejak laporan data utama dirilis ITAC.

“Kami langsung merespons untuk mendukung ITAC agar penyelidikan ini segera dihentikan karena sudah tidak lagi memenuhi syarat untuk dilanjutkan," ujar Natan.

Natan juga menyampaikan peta persaingan baja struktur di Afsel tidak berubah. Korea Selatan, Bahrain, India, Inggris, RRT, Jerman, dan Turki menempati lima posisi teratas sebagai sumber asal impor Afsel untuk produk tersebut.

Dengan demikian, terminasi penyelidikan ini menyediakan peluang dan tantangan kompetisi yang sama bagi Indonesia untuk memasuki pasar Afsel, baik saat penyelidikan dimulai maupun saat dihentikan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KBRI Nairobi dorong UMKM Indonesia jajaki peluang ekspor ke Afrika
Sabtu, 04 Desember 2021 - 17:10 WIB
Duta Besar RI Nairobi, Mohamad Hery Saripudin mengatakan, peluang perdagangan ke Afrika sangat terb...
China-Laos terhubung jalur kereta api 1.035 kilometer
Sabtu, 04 Desember 2021 - 08:01 WIB
China dan Laos terhubung jalur kereta api sepanjang 1.035 kilometer yang secara resmi mulai difungsi...
WHO minta Asia-Pasifik bersiap hadapi lonjakan kasus COVID
Jumat, 03 Desember 2021 - 15:24 WIB
Negara-negara Asia-Pasifik harus meningkatkan kapasitas layanan kesehatan mereka dan memvaksin popul...
Singapura: Dua pelancong ke Sydney tertular Omicron transit di Changi
Selasa, 30 November 2021 - 12:14 WIB
Kementerian kesehatan Singapura mengatakan dua pelancong dari Johannesburg yang dites positif varian...
Australia tinjau pembukaan perbatasan setelah kasus Omicron ditemukan
Senin, 29 November 2021 - 14:58 WIB
Australia akan meninjau rencana untuk membuka kembali perbatasan bagi pekerja migran terampil dan pe...
Cegah varian Omicron, Australia uji penumpang pesawat
Minggu, 28 November 2021 - 11:35 WIB
New South Wales pada Minggu melakukan uji COVID-19 terhadap pendatang setelah dua pelaku perjalanan ...
Pakar China yakin vaksinasi COVID-19 mampu atasi Omicron
Sabtu, 27 November 2021 - 17:25 WIB
Pakar pernapasan terkemuka di China Prof Zhong Nanshan meyakini vaksin COVID-19 yang beredar di pasa...
Zhejiang University mendadak `lockdown`dua WNI terjebak
Kamis, 25 November 2021 - 23:41 WIB
Kampus Zhejiang University di Kota Hangzhou, China, mendadak dikenai lockdown (penguncian) pada Ka...
China protes AS atas sanksi 12 perusahaan
Kamis, 25 November 2021 - 22:41 WIB
Kementerian Perdagangan China (Mofcom) memprotes tindakan Amerika Serikat yang menjatuhkan sanksi te...
Australia tetapkan The Base dan Hizbullah sebagai organisasi teroris
Rabu, 24 November 2021 - 16:58 WIB
Pemerintah Australia pada Rabu menetapkan organisasi neo-Nazi, The Base, dan partai politik Syiah Le...
InfodariAnda (IdA)