Bupati Langkat terima penghargaan dari Komnas PGPKT program kerjasama Kemenkes & WHO
Berhasil mencapai kabupaten telinga sehat, Bupati Langkat Terbit Rencana PA menerima penghargaan dari Komnas Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) pusat, program kerjasama Kemenkes RI dan WHO.

Elshinta.com - Berhasil mencapai kabupaten telinga sehat, Bupati Langkat Terbit Rencana PA menerima penghargaan dari Komnas Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) pusat, program kerjasama Kemenkes RI dan WHO. Penghargaan diserahkan Ketua Komda PGPKT Langkat dr. Agus Salim, Sp. THT pada kegiatan bedah rumah serta pelepasan tour sedekah Komunitas Sedekah Jum'at (KSJ), di Dusun VII Desa Paya Rengas Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.
Setelah menerima penghargaan, Bupati Langkat bersama Staf Ahli Bid.Ekonomi Pembangunan Aset dan SDAH Provinsi Sumut, Agus Tripriyono, secara simbolis melepas mobil tour sedekah Komunitas Sedekah Jum'at (KSJ) dan menyerahkan Bansos beras kepada 30 anak yatim. Penyerahan juga didampingi Sekdakab Langkat, Indra Salahudin dan Ketua KSJ Langkat, Muhammad Nawawi.
Selanjutnya, Bupati mendampingi Agus Tripriyono menyerahkan kunci rumah dan melakukan pengguntingan pita rumah kaum dhuafa yang telah dibedah oleh KSJ Langkat, milik Sulaiman dan istrinya Khairunnisa warga setempat. Dikesempatan itu, Bupati berterimakasih dan mengapresiasi KSJ Langkat. Ia berharap KSJ terus istiqomah melakukan giat sosial meringankan beban kaum dhuafa dan anak yatim di Langkat. "Teruslah menolong, Insya Allah menjadi amal zariah yang memberikan syafaat diakhirat," ujar Bupati seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Rabu (6/10).
Sembari memberikan selamat kepada Sulaiman. Serta mendoakan rumah yang sudah dibedah memberikan keberkahan bagi keluarga untuk semakin dekat dengan Allah SWT.
Sementara, Ketua KSJ Langkat Muhammad Nawawi menyampaikan, KSJ hadir untuk membantu pemerintah dalam meringankan beban kehidupan kaum dhuafa dan anak yatim. Programnya, sedekah bedah rumah bagi kaum dhuafa. Kali ini yang dibedah rumah milik Sulaiman yang berukuran 6x6 meter, dengan total biaya Rp21.500.000. Pengerjaannya memakan waktu selama 14 hari. Biaya bersumber dari donasi para donatur KSJ Langkat dan donatur lainnya. "Selain beda rumah, program KSJ sedekah nasi bungkus dan pembagian sembako gratis," ungkap Nawawi yang juga selalu Camat Hinai.
Dikesempatan itu, Bupati bersama lainnya juga meninjau rumah kreatif Mak Saida yang memperkenalkan produk binaan KSJ Langkat. Berupa sabun cuci piring, pembersih lantai, sabun cuci tangan. Hasil penjualan produknya, disedekahkan untuk kaum dhuafa.