Paus malu Gereja tidak memprioritaskan korban pelecehan di Prancis
Elshinta
Kamis, 07 Oktober 2021 - 00:01 WIB |
Paus malu Gereja tidak memprioritaskan korban pelecehan di Prancis
Arsip - Paus Fransiskus telungkup saat berdoa sebelum perayaan Jumat Agung di tengah wabah COVID-19, di Basilika Santo Petrus di Vatikan, (2/4/2021). ANTARA FOTO/Andreas Solaro / Pool via REUTERS/aww.

Elshinta.com - Paus Fransiskus pada Rabu menyatakan sedih dan malu atas ketidakmampuan Gereja Katolik untuk menangani pelecehan seksual terhadap anak-anak di Prancis.

Paus juga mengatakan bahwa Gereja harus menjadikan dirinya sebagai sebuah "rumah yang aman bagi siapa pun".

"Saya ingin mencurahkan kesedihan saya bagi para korban, kesedihan atas trauma yang mereka derita dan juga rasa malu saya, rasa malu kami, karena ketidakmampuan gereja, untuk waktu yang sudah begitu lama, menempatkan mereka di pusat keprihatinan," kata Paus saat memberi pidato umum mingguan.  

Ia berbicara sehari pasca terkuaknya hasil penyelidikan besar-besaran, yang mengungkapkan bahwa pastor Prancis telah melecehkan lebih dari 200.000 anak selama 70 tahun.

Paus mengajak umat Katolik di Prancis untuk bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi supaya Gereja menjadi "rumah yang aman bagi semua orang."

"Ini momen yang memalukan," ucapnya. Ia meminta para uskup agar melakukan segala upaya untuk meyakinkan bahwa "tragedi serupa tidak akan terulang lagi." 

Kepala komisi yang menyusun laporan pelecehan seksual, Jean-Marc Sauve, mengatakan Gereja telah memperlihatkan ketidakperdulian terhadap pelecehan selama bertahun-tahun dengan lebih memilih melindungi dirinya sendiri ketimbang korban. Banyak dari korban berusia 10-13 tahun.

Puncak kasus pelecehan terjadi pada 1950-1970, kata komisi melalui laporannya. Kasus serupa kembali bermunculan pada awal 1990-an.

Paus sebelummya menyampaikan rasa terima kasih kepada para korban atas keberanian mereka untuk muncul. Ia mengecam perlakuan yang telah mereka alami. 
 
Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Studi Inggris: Vaksin COVID-19 mRNA beri efek `booster` terbesar
Jumat, 03 Desember 2021 - 11:39 WIB
Vaksin COVID-19 buatan Pfizer dan Moderna yang berbasis mRNA memberikan efek pendorong terbesar pad...
Dugaan kasus COVID Omicron muncul di Jerman
Sabtu, 27 November 2021 - 22:41 WIB
Dugaan kasus COVID-19 varian Omicron muncul di Jerman setelah mutasi ditemukan pada salah satu penum...
Jerman akan nyatakan Afsel area varian virus corona
Jumat, 26 November 2021 - 18:21 WIB
Jerman pada Jumat akan menyatakan Afrika Selatan (Afsel) sebagai area varian virus corona setelah te...
Uni Eropa izinkan vaksin COVID pertama bagi usia 5-11 tahun
Kamis, 25 November 2021 - 23:25 WIB
Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) pada Kamis mengizinkan penggunaan vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BioN...
PM Prancis Jean Castex positif terinfeksi COVID-19
Selasa, 23 November 2021 - 10:09 WIB
Perdana Menteri Prancis Jean Castex positif terinfeksi virus corona dan kini sedang menjalani isolas...
Inggris wajibkan ada pengisi daya kendaraan listrik di gedung baru
Senin, 22 November 2021 - 15:59 WIB
Pemerintah Inggris akan mewajibkan pemasangan fasilitas pengisian daya untuk kendaraan listrik di ge...
Malam ketiga kerusuhan di Guadeloupe, Prancis kirim pasukan khusus
Senin, 22 November 2021 - 11:35 WIB
Wilayah seberang laut Prancis, Guadeloupe, dilanda penjarahan dan kerusuhan hingga malam ketiga di t...
Rumah Indonesia Paris kenalkan terasi dan sagu di Prancis
Minggu, 21 November 2021 - 11:31 WIB
Rumah Indonesia Paris atau Le Maison De L`Indonesie (LMDI) memperkenalkan terasi, sagu rumbai, morin...
Austria kembali berlakukan penguncian total
Jumat, 19 November 2021 - 22:45 WIB
Austria akan menjadi negara pertama di Eropa barat yang kembali memberlakukan penguncian COVID-19 to...
RI promosikan pariwisata lewat pameran di Swedia
Jumat, 12 November 2021 - 23:30 WIB
Pemerintah Indonesia mempromosikan pariwisata Tanah Air di Swedia melalui partisipasi dalam pameran ...
InfodariAnda (IdA)