Edukasi keuangan digital jadi fokus industri
Elshinta
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 13:30 WIB |
Edukasi keuangan digital jadi fokus industri
Ilustrasi perhitungan keuangan (pixabay)

Elshinta.com - Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Susilo Sudjono mengatakan bahwa edukasi terkait layanan keuangan digital terus menjadi fokus baik bagi pemerintah maupun pelaku industri.

APPI selaku asosiasi juga mendukung peran aktif anggota untuk memaksimalkan perannya dalam menyediakan akses pembiayaan yang mudah, aman, dan terjangkau, katanya.

"Kami optimis bahwa dengan kolaborasi yang kuat dari pemerintah serta pelaku industri, maka masyarakat akan semakin siap untuk menjadi bagian dari ekonomi digital yang sehat dan kondusif," kata Susilo dalam pernyataan pers terkait program Generasi Djempolan Kota Bandung, Jabar, dikutip Sabtu.

Susilo menambahkan bahwa APPI juga terus mendorong penyaluran pembiayaan untuk sektor produktif sehingga dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, termasuk di Kota Bandung.

Sementera Dwi Purnomo selaku Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Indonesia Creative Cities Network (ICCN), mengatakan, ekosistem industri kreatif yang sudah terbentuk ini dapat menjadi peluang bagi generasi muda untuk menangkap peluang usaha.

Meskipun peta kompetisi pelaku industri kreatif di Kota Bandung semakin ketat, peningkatan daya saing di tengah kehadiran teknologi menjadi kunci bagi pertumbuhan industri kreatif yang berkelanjutan di Kota Bandung, katanya.

"Akses keuangan digital juga menjadi akselerator perkembangan pelaku usaha, sehingga pemanfaatan terhadap layanan keuangan yang digital perlu untuk terus ditingkatkan, terutama bagi kalangan generasi muda," kata Dwi menambahkan.

Lily Suriani, General Manager Kredivo, perusahaan pembiayaan digital salah satu anggota APPI, mengatakan sebagai penyandang Creative City Network dari UNESCO, Kota Bandung memiliki pelaku ekonomi kreatif yang banyak dan kompetitif.

Bandung, menurutnya, memiliki 126.184 unit usaha kreatif, jauh lebih banyak dibandingkan dengan Yogyakarta yang hanya memiliki 26.910 unit usaha kreatif, dan Bali dengan 37.857 unit usaha kreatifnya.

"Sebagai pelaku industri ekonomi keuangan digital, kami melihat potensi yang besar dari generasi muda yang melek keuangan bagi pertumbuhan ekonomi. Melalui Generasi Djempolan, kami berharap dapat turut menciptakan ekosistem keuangan digital yang kondusif, mengingat bonus demografi dari generasi muda di Indonesia serta perannya sebagai agen perubahan di masyarakat," katanya.

Di Bandung sendiri, generasi muda memiliki peran penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal, melalui industri kreatif. Oleh karena itu, di tengah kompetisi yang semakin ketat, daya saing pelaku industri kreatif di kota ini harus senantiasa ditingkatkan, jelas Lily.

"Selain membantu pelaku usaha kreatif untuk meningkatkan daya saing dan memberikan akses untuk membantu meningkatkan transaksi, Gerakan Generasi Djempolan juga diharapkan dapat mengajak lebih banyak generasi muda Bandung untuk mampu berinovasi dan terus mencari peluang pasar," demikian Lily.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah akan rancang ekosistem bisnis industri fesyen
Minggu, 05 Desember 2021 - 14:58 WIB
Pemerintah akan merancang ekosistem bisnis untuk industri fesyen yang menyambungkan rantai suplai da...
Twitter keliru tangguhkan akun setelah aturan baru
Sabtu, 04 Desember 2021 - 11:47 WIB
Twitter secara keliru menangguhkan sejumlah akun setelah mereka memperbarui kebijakan privasi untuk ...
Tekfin diharapkan mampu perluas akses pendanaan usaha masyarakat
Sabtu, 04 Desember 2021 - 11:35 WIB
Anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Ronny Wijaya mengatakan layanan teknolog...
Komunitas otomotif sebut BBM RON tinggi lebih ekonomis
Jumat, 03 Desember 2021 - 18:35 WIB
Founder Fortuner Owners Club Indonesia (FORCI), Wisnu Sambhoro menyatakan bahwa bahan bakar minyak (...
Asus akan hadirkan jajaran seri ROG Phone 5s terbaru di Indonesia
Kamis, 02 Desember 2021 - 19:45 WIB
Asus Indonesia mengumumkan kehadiran jajaran seri ROG Phone 5s terbaru, menawarkan peningkatan perfo...
Optimisme sambut 2022 dalam koleksi akhir tahun Sapto Djojokartiko
Minggu, 28 November 2021 - 11:03 WIB
Dengan semangat baru dan optimisme yang meningkat dikarenakan keadaan yang diharapkan terus bangkit ...
Pandangan Dian Sastro dan Sejauh Mata Memandang tentang `fast fashion`
Jumat, 26 November 2021 - 17:57 WIB
Pendiri rumah mode Sejauh Mata Memandang Chitra Subyakto dan aktris Dian Sastrowardoyo membagi panda...
Workcation, tren kerja rasa liburan di era kenormalan baru
Rabu, 24 November 2021 - 14:25 WIB
Tren workcation kian meningkat di era kenormalan baru dimana orang-orang memboyong `kantor` mereka...
Tips berkarir di industri teknologi untuk perempuan ala Tokopedia
Rabu, 24 November 2021 - 08:47 WIB
Perusahaan teknologi Tokopedia membagikan sejumlah kiat bagi para perempuan yang ingin berkarir di d...
Waspadai potensi pencurian data dari fitur `Add Yours` Instagram
Rabu, 24 November 2021 - 06:01 WIB
Dalam beberapa pekan terakhir, pengguna media sosial Instagram tengah menikmati fitur stiker \"Add ...
InfodariAnda (IdA)