Kiat kelola keuangan untuk biaya medis tak terduga
Elshinta
Minggu, 10 Oktober 2021 - 14:15 WIB |
Kiat kelola keuangan untuk biaya medis tak terduga
Ilustrasi (Pexels)

Elshinta.com - Kebutuhan akan biaya medis semakin tinggi, apalagi di tengah kondisi pandemi. Solusi yang diperlukan demi meminimalkan masalah biaya tak terduga selain biaya rawat inap saat menjalani opname adalah dengan memiliki asuransi kesehatan dengan layanan terbaik.

Dibutuhkan strategi keuangan yang memang berbeda apalagi kaitannya dengan persiapan biaya kesehatan.

Anda bisa melakukan beberapa trik berikut agar keuanganmu tidak sampai berantakan ketika risiko menghadapi biaya medis itu datang, dikutip dari siaran resmi FWD Insurance, Minggu.

Punya dana darurat cukup
Saat pandemi melanda, banyak yang akhirnya sadar pentingnya memiliki tabungan ataupun aset yang mudah untuk dilikuidasi.

Mengingat kebutuhan hidup yang terus berjalan dan memaksa tetap melakukan pengeluaran untuk kebutuhan pokok, maka alokasi untuk dana darurat ini menjadi sesuatu yang kerap terlupakan ketika kondisi normal dan baru dirasakan urgensinya ketika menghadapi kondisi perekonomian seperti saat ini.

Menyangkut risiko atas kesehatan, apabila ternyata proteksi Anda kurang dan terpaksa harus mengalokasikannya dari tabungan pribadi, maka dari sinilah alokasi tersebut dapat diambil.

Rumus sederhananya adalah mengetahui pengeluaran. Untuk yang berkeluarga? Pada umumnya, besar dana darurat yang perlu dipersiapkan adalah 3-6 bulan pengeluaran.

Pilih fasilitas nirtunai
Saat ini sudah banyak perusahaan asuransi yang menyediakan sistem pembayaran klaim dengan metode nirtunai, dimana fasilitas ini memudahkan nasabah dalam bertransaksi hanya dengan menggunakan kartu ataupun aplikasi dari perusahaan asuransi.

Hal ini tentu menjadi poin plus agar Anda tidak perlu terbebani dengan pengeluaran tunai untuk kemudian mengajukan penggantian (reimburse) seperti pada metode tradisional yang ada.

Buat anggaran pengeluaran
Cara yang pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengatur keuangan pribadi, baik dengan gaji kecil maupun besar, adalah dengan membuat anggaran pengeluaran.

Membuat anggaran pengeluaran tidak perlu sulit, yang terpenting adalah Anda harus bisa menentukan prioritas pengeluaranmu terlebih dahulu.

Menentukan prioritas akan membantumu untuk mengalokasikan pendapatan dengan lebih mudah. Beberapa prioritas yang diutamakan antara lain biaya pengeluaran sehari-hari seperti tagihan bulanan dan keperluan belanja.

Setelah itu utamakan cicilan utang (jika punya), dan sisanya bisa Anda alokasikan untuk tabungan investasi, dana darurat, dana sosial, dan asuransi.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Remaja perlu lewati masa pubertas tanpa `baper`
Jumat, 03 Desember 2021 - 09:35 WIB
Psikolog klinis dari Universitas Indonesia, Tara de Thouars, BA, M.Psi berpendapat, penting bagi par...
Dokter sarankan konsumsi serat dan Jangan mengejan agar tak kena wasir
Kamis, 02 Desember 2021 - 21:35 WIB
Dokter spesialis bedah dari Universitas Udayana, dr. Heru Sutanto K, SpB menyarankan Anda tidak meng...
Dalam setahun, ODHA di Sukoharjo bertambah 47 kasus
Rabu, 01 Desember 2021 - 20:37 WIB
Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mencatat terjadi penambahan kasus orang dengan HIV dan Aids (ODHA) ...
Panel FDA beri dukungan terbatas pemakaian pil COVID-19 Merck
Rabu, 01 Desember 2021 - 09:11 WIB
Sebuah panel penasihat ahli Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (FDA) AS pada Selasa (30/11) dala...
WHO sebut vaksin masih penting untuk lawan Omicron
Selasa, 30 November 2021 - 11:15 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa vaksinasi masih penting untuk melawan virus corona...
Gejala omicron mirip infeksi virus pada umumnya
Senin, 29 November 2021 - 18:37 WIB
Varian baru COVID-19 yang ditemukan di Afrika, Omicron, menunjukkan gejala yang ringan seperti diala...
Moeldoko: Perlu sumber pendanaan alternatif untuk BPJS Kesehatan
Senin, 29 November 2021 - 14:45 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan diperlukannya sumber pendanaan alternatif untuk menga...
 Pemkot bertekad turunkan angka stunting di Kota Magelang
Minggu, 28 November 2021 - 13:44 WIB
Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah bertekad terus menekan jumlah anak penderita stunting di wilay...
Tetap sehat saat liburan, pilih protein yang tepat
Minggu, 28 November 2021 - 12:35 WIB
Liburan akhir tahun sudah di depan mata. Saat liburan, kita cenderung mengkonsumsi makanan tinggi ka...
Alasan PPOK bisa munculkan sesak
Minggu, 28 November 2021 - 12:11 WIB
Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Aditya Wirawan, Ph.D, Sp.P,...
InfodariAnda (IdA)