Akses jalan masuk Jembatan Musi VI Palembang diperlebar 700 meter
Elshinta
Minggu, 10 Oktober 2021 - 21:30 WIB |
Akses jalan masuk Jembatan Musi VI Palembang diperlebar 700 meter
Jembatan Musi VI Palembang Sumatera Selatan. (ANTARA/M Riezko Bima Elko P/21)

Elshinta.com - Akses jalan masuk Jembatan Musi VI Kota Palembang, Sumatera Selatan, diperlebar sepanjang 700 meter agar tidak terjadi penumpukan kendaraan sehingga arus lalu lintas berjalan lancar.

Pelebaran itu dilakukan di ruas Jalan KH Faqih Usman-Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan Seberang Ulu 1 yang saat ini progress pengerjaannya sudah masuk tahap penimbunan dan pemadatan tanah untuk lahan sepanjang 400 meter, kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Darma Budhi di Palembang, Minggu.

Menurutnya, 400 meter atau enam persil lahan itu sudah selesai proses ganti rugi dengan masyarakat Kelurahan 1 Ulu dan 2 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang sehingga didahulukan pembangunannya.

Kawasan yang sedang dikerjakan tersebut sebelumnya merupakan pasar rakyat dadakan yang padat dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Pengerjaan pelebaran jalan jembatan ini dilakukan secara bertahap. Dari 23 persil lahan yang mesti dibebaskan ada 400 meter atau enam persil yang sudah selesai proses adminitrasi dengan nilai Rp6.1 miliar,” ujarnya.

Sementara sisa 17 persil atau lebih kurang 300 meter lainnya sedang dalam proses negosiasi ganti rugi.

Proyek pengerjaan pelebaran lahan yang sedang berlangsung tersebut dianggarkan senilai Rp9.9 miliar dari APBD yang pelaksanaanya berlangsung selama 130 hari ke depan.

"Tim kami terus berupaya melakukan percepatan pelebaran lahan ini, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," tandasnya.

Sementara itu, Nurdin (35) warga setempat mengatakan mendukung pelebaran akses jalan ke Jembatan Musi VI tersebut supaya mereka bisa merasakan ketertiban lalu lintas.

Sebab selama lebih kurang 10 bulan setelah Jembatan Musi VI resmi dibuka wilayah itu selalu macet khususnya pada sore hari hingga malam saat jam pulang kerja.

“Dari arah sini ataupun arah seberang (Jalan Sultan M Mansyur Ilir Barat 1) macet karena memang jalannya sempit, setelah adanya pelebaran ini ya mungkin dapat menjadi lancar,” katanya.

Disamping itu juga mereka mengharapkan adanya solusi menertibkan para pedagang makanan yang kerap berjualan di pinggir jalan sehingga menghalangi lalu lintas kendaraan.

"Supaya lebih maksimal. Kalau jalan diperlebar namun belum ada solusi penertiban (pedagang) ya mungkin sama saja macet juga", katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
5 Desember 1995: Presiden Soeharto resmikan distrik Kuala Kencana
Minggu, 05 Desember 2021 - 06:27 WIB
Presiden Soeharto meresmikan distrik Kuala Kencana dan laboratorium lingkungan PT Freeport Indonesia...
Ini harapan para petani atas kehadiran Bendungan Karalloe
Selasa, 23 November 2021 - 18:14 WIB
Kehadiran Bendungan Karalloe yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Selasa, 23 November 2021, din...
PUPR targetkan pengisian air Bendungan Gongseng selesai Februari 2022
Selasa, 23 November 2021 - 15:38 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR menargetkan proses pengisian air atau impo...
Bupati Langkat terima Jembatan Sei Wampu 
Senin, 22 November 2021 - 19:34 WIB
PT. Aek Simonggo Energy menyerahkan Jembatan Sei Wampu kepada Pemerintah Kabupaten Langkat, di Desa ...
UMM salurkan bantuan bahan material bangunan bagi warga Jodipan 
Sabtu, 13 November 2021 - 16:35 WIB
Bantuan berupa material dan puluhan kursi pada warga jalan Jodipan Wetan gang 3 RW VI, Kelurahan Jod...
Wamen Budi Arie ajak alumni UI dan Bank Mandiri bersama-sama bangun desa 
Sabtu, 13 November 2021 - 10:26 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mengajak Bank M...
Sinergi pemerintah daerah dan Bakamla RI untuk optimalisasi pembangunan laut NTT
Rabu, 10 November 2021 - 21:46 WIB
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima audiens  Tim Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) R...
Pandemi tidak halangi Jateng berangkatkan 10 keluarga transmigrasi ke Kalimantan
Rabu, 10 November 2021 - 20:22 WIB
Sempat terhenti karena pandemi Covid-19,  program transmigrasi Pemprov Jateng akan mulai bergulir p...
Menhub instruksikan jajarannya prioritaskan pembangunan bernilai guna
Sabtu, 06 November 2021 - 18:25 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengingatkan jajarannya untuk memprioritaskan pembang...
Menteri PUPR buka peluang investasi dengan Turki
Sabtu, 06 November 2021 - 10:37 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan dengan aso...
InfodariAnda (IdA)