MemoRI 12 Oktober
12 Oktober 1945: Laskar Wanita Indonesia berdiri di Bandung
Elshinta
Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
12 Oktober 1945: Laskar Wanita Indonesia berdiri di Bandung
Sumber foto: https://bit.ly/3oQmgPO/elshinta.com

Elshinta.com - Laskar Wanita Indonesia (Laswi) adalah badan pergerakan dan perjuangan kaum perempuan yang berkontribusi dalam era menegakkan Republik Indonesia.

Laswi dibentuk di Bandung, Jawa Barat, pada 12 Oktober 1945 oleh Sumarsih Subiyati biasa dipanggil Yati Aruji, istri Arudji Kartawinata, komandan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Divisi III Jawa Barat yang kelak menjadi Divisi Siliwangi.

Gerakan perjuangan ini turut andil dalam puncak pertempuran Bandung Lautan Api, pada 24 Maret 1946 silam.

Anggota Laswi terdiri dari mereka yang tergabung dalam Barisan Srikandi dan Pemuda Putri Indonesia (PPI).

Anggotanya beragam, dari gadis, ibu rumah tangga hingga janda, dan umumnya berusia 18 tahun ke atas.

Laswi menghadirkan pekik perempuan yang rela berjuang dalam melawan Belanda yang kembali bersama Sekutu.

Tanpa berafiliasi dengan partai politik, mereka memilih bergerak sebagai rakyat sipil dengan membawa nurani dan semangat cinta tanah air.

Para perempuan dalam laskar ini punya tugas bermacam-macam, di antaranya ialah; mengurus tentara yang terluka, mengatur dapur umum di garis depan, menjahit pakaian seragam, mengajar di kelas pemberantasan buta huruf, dan menjadi kurir pembawa pesan yang dinilai sangat berbahaya.

Agar tidak terjadi pelanggaran moral, lebih disiplin dan fokus pada perjuangan, para anggotanya dilarang melakukan hubungan percintaan dalam tangsi militer.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
3 Desember 1945: Perjuangan tujuh pegawai PU pertahankan Gedung Sate
Jumat, 03 Desember 2021 - 06:16 WIB
Gedung Sate yang terletak di Jalan Diponegoro 22, Kota Bandung, Jawa Barat, pascaproklamasi kemerdek...
28 Oktober 1963: Peringatan Sumpah Pemuda dan seperempat abad lagu Indonesia Raya
Kamis, 28 Oktober 2021 - 06:24 WIB
Lagu Indonesia Raya lahir pada Kongres Pemuda ke-2 atau Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
27 Oktober 1945: Pemuda Buleleng turunkan bendera Belanda
Rabu, 27 Oktober 2021 - 06:10 WIB
Pada 27 Oktober 1945, dalam catatan sejarah pernah terjadi peristiwa berdarah mempertahankan tegakny...
25 Oktober 1960: Pameran alutsista digelar di Lapangan Banteng
Senin, 25 Oktober 2021 - 06:15 WIB
Pada 25 Oktober 1960, Pameran Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) dilakukan pemerintah Indonesi...
24 Oktober 1830: Sultan Hamengkubuwana V sahkan perjanjian Klaten
Minggu, 24 Oktober 2021 - 06:31 WIB
Setelah Perang Jawa yang dipimpin Pangeran Diponegoro berakhir pada 1830, wilayah Kesultanan Yogyaka...
19 Oktober 1945: Puluhan tentara Jepang dibantai di Kali Bekasi
Selasa, 19 Oktober 2021 - 06:27 WIB
Tepat pada 19 Oktober 1945 atau 76 tahun silam, Stasiun Kota Bekasi hingga Kali Bekasi menjadi saksi...
15 Oktober 1945: Haji Darip pimpin pertempuran Klender
Jumat, 15 Oktober 2021 - 06:18 WIB
Sejumlah pertempuran pecah di beberapa wilayah Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan berkumandang...
13 Oktober 1945: Pertempuran Medan Area
Rabu, 13 Oktober 2021 - 06:19 WIB
Pertempuran Medan Area adalah peristiwa perlawanan rakyat terhadap Pasukan Sekutu yang terjadi di Me...
12 Oktober 1945: Laskar Wanita Indonesia berdiri di Bandung
Selasa, 12 Oktober 2021 - 06:16 WIB
Laskar Wanita Indonesia (Laswi) adalah badan pergerakan dan perjuangan kaum perempuan yang berkontri...
11 Oktober 1862: Pangeran Antasari wafat
Senin, 11 Oktober 2021 - 12:49 WIB
Pahlawan Nasional Indonesia, Pangeran Antasari menghembuskan nafas terakhirnya pada 11 Oktober 1862,...
InfodariAnda (IdA)